Serangan Balasan Hizbullah Hajar Pemukiman Israel
Rudal yang menyerang "sasaran vital" di Israel. (ANTARA/Anadolu/py)
MerahPutih.com - Senin (23/9) pagi, Kelompok Hizbullah Lebanon mengumumkan telah melancarkan lima operasi balasan ke sejumlah lokasi di wilayah Israel.
Ratusan roket, artileri dan juga rudal itu berhasil menembus pertahanan udara Israel dan menghantam pemukiman penduduk. Harian Israel Yedioth Ahronoth melaporkan sekitar 100 roket ditembakkan dari Lebanon ke Israel utara menyasar Kota Safed dan permukiman penduduk di Bet.
Sementara itu, Channel 12 Israel mengatakan sebuah roket langsung menghantam sebuah rumah di permukiman Kadita di Galilea Atas. Gambar video menunjukkan seluruh rumah itu dilalap api.
Namun, Hizbullah mengklaim anggotanya menargetkan pangkalan Al-Baghdadi milik Israel. Mereka juga menyasar Pangkalan Mayan Baruch di wilayah Galilea Hulu dan situs radar di wilayah pendudukan Shebaa Farms sebagai target serangan roket dan peluru artileri.
Baca juga:
Kelompok Hizbullah Lebanon Luncurkan Roket ke Kota Margaliot Israel Utara
Kantor berita Irak IRNA melansir Hizbullah telah mengeluarkan pernyataan resmi yang memastikan serangan balasan terbaru mereka terhadap sejumlah sasaran militer Israel itu.
Hizbullah menegaskan tidak akan membiarkan serangan terhadap warga sipil Lebanon tanpa balas. Mereka akan terus menggencarkan serangan terhadap permukiman Zionis dan posisi tentara militer israel lainnya.
"Serangan balasan untuk mendukung rakyat Palestina di Jalur Gaza sekaligus perlawanan berani mereka terhadap rezim Zionis," demikian pernyataan Hisbullah, dikutip dari Antara.
Sebelumnya, Hizbullah telah mengonfirmasi kematian pemimpin mereka Mahmoud Hossein Saad akibat serangan Israel di Lebanon selatan pada Ahad. Dua warga Lebanon lainnya juga tewas akibat pemboman di kawasan penduduk di Kota Al Khayyam dan Aitaroun.
Baca juga:
Serangan itu berlangsung sehari setelah rezim Israel menyerang Dahieh di Beirut selatan yang menewaskan hampir 50 orang, termasuk komandan Hizbullah Ibrahim Aqil. (*)
Bagikan
Wisnu Cipto
Berita Terkait
[HOAKS atau FAKTA] : Prabowo Nyatakan Indonesia siap Berperang Melawan Israel
Israel 813 Kali Langgar Gencatan Senjata Gaza, Banjir Kecaman Negara Eropa
Israel Lakukan 813 Kali Pelanggaran Gencatan Senjata di Gaza, Akses Bantuan Masih Dihambat
ICC Tolak Banding Israel, Status PM Benjamin Netanyahu Tetap Buron Kejahatan Perang
Trump Bakal Jabat Ketua Dewan Perdamaian, Kelola Administrasi Gaza
Kemenlu Dorong Perbankan Indonesia Beroperasi di Arab Saudi, Qatar dan UEA
Israel Serbu Kantor PBB untuk Pengungsi Palestina, Staf Internasional Dipaksa Pergi
8 Negara Muslim Termasuk Indonesia Desak Israel Buka Gerbang Rafah 2 Arah
Presiden Lebanon Utamakan Bahasa Negosiasi Ketimbang Perang Hadapi Israel
Disidang dalam Kasus Korupsi, Benjamin Netanyahu Minta Pengampunan dari Presiden Israel