Sepuluh Ribu Langkah Sehari Bisa Turunkan Berat Badan?
10.000 langkah sehari untuk turunkan berat badan. (Foto: Unsplash/Arek Adeoye)
MELACAK berapa banyak langkah telalu dilalui kini sudah semakin mudah seiring dengan bermunculannya peranti penghitung mengusung teknologi tercanggih. Langkah kaki kini semakin penting bagi masyarakat urban apalagi pelaku pola hidup sehat atau sedang dalam program penurunan berat badan.
Pasalnya, berjalan kaki setiap harus diklaim dapat mengurangi risiko gangguan kesehatan, seperti penyakit jantung, diabetes tipe dua, dan persendian kaku. Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC), mengutip Antara, merekomendasikan untuk setidaknya melakukan aktivitas fisik intensitsas sedang selama 150 menit dalam seminggu atau aktivitas intensitas tinggi selama 75 menit dalam seminggu untuk mengoptimalkan gaya hidup sehat.
Baca juga:
Berolahraga 30 Menit Sehari Apakah Cukup?
Bila menggunakan hitungan tersebut, maka idealnya kamu harus aktif melakukan gerakan fisik setidaknya 30 menit per hari selama lima hari dalam seminggu agar tubuh tetap sehat. CDC malah merekomendasikan durasi lebih tinggi bila ingin mengoptimalkan gaya hidup lebih sehat dan berenergi.
Kamu bisa menyesuaikan hingga 300 menit dalam seminggu untuk aktivitas fisik dengan intensitas sedang atau 150 menit seminggu dengan intensitas tinggi. Aktivitas fisik tersebut tak selalu harus olahraga ekstrem atau berat, kamu bisa melakukannya dengan sesederhana berjalan kaki.
Personal trainer bersertifikat NSCA Laura Arndt juga merupakan CEO Matriac mengatakan berjalan cepat 30 menit berarti sudah melakukan antara 3.000 hingga 5.000 langkah, tergantung kecepatan dan gaya berjalan.
Arndt bahkan merekomendasikan agar kliennya menargetkan berjalan setidaknya 10.000 langkah dalam sehari sebab menurutnya rata-rata seseorang dapat membakar 100 kalori hanya dengan berjalan satu mil. Berjalan 10.000 langkah kurang lebih sama dengan lima mil.
Baca juga:
Mengonsumsi Makanan Sehat Saja Enggak Cukup, Harus Dibarengi Olahraga
Dengan menyelesaikan 10.000 langkah berarti telah membakar hingga 500 kalori. Namun, Arndt menegaskan 10.000 langkah dalam sehari bukan target realistis untuk bisa dicapai semua orang.
"Hal terbaik bisa dilakukan dengan mengenakan alat pelacak kebugaran selama seminggu dan mencoba untuk meningkatkan jumlah langkah setidaknya sebesar 10 persen," jelasnya.
Sementara ahli bedah bariatrik di Khalili Center Gregg Kai Nishi, MD, FACS, mengatakan berjalan lambat hingga 10.000 langkah tidak benar-benar efektif mengurangi berat badan. Sebaliknya berjalan cepat meski kurang dari 10.000 langkah lebih bermanfaat menurunkan berat badan. (waf)
Baca juga:
Sebaiknya Makan Sebelum atau Sesudah Berolahraga?
Bagikan
Andrew Francois
Berita Terkait
Mengenal HYROX, Olahraga Kebugaran Hybrid yang Uji Kekuatan dan Daya Tahan
Program Keluarga SIGAP Dorong Perubahan Perilaku Lewat Layanan Kesehatan Primer
Usai Banjir Bandang, Warga Aceh Tamiang Banyak Alami Gangguan Kesehatan
NOC Terima Kunjungan KSOC, Perkuat Kerja Sama Olahraga Indonesia-Korea Selatan
Presiden Prabowo Minta Atlet Dihargai secara Nyata, jangan hanya Diberi Terima Kasih,
AS Kurangi Jumlah Vaksin Wajib untuk Anak-Anak, Timbulkan Kekhawatiran Peningkatan Risiko Penyakit
Gubernur Pramono Tegaskan belum Ditemukan Super Flu di Jakarta
DPR Minta Pemerintah Gerak Cepat Antisipasi Ancaman Super Flu, Dorong Kemenkes Terbitkan Vaksin Pencegah
Waspada Super Flu, 62 Kasus Terkonfirmasi di Indonesia Terbanyak di Jawa Timur
Super Flu Masuk ke Indonesia, Kemenkes Imbau Kenali Gejala dan Terapkan Protokol Kesehatan