Sebaiknya Makan Sebelum atau Sesudah Berolahraga?

annehsannehs - Rabu, 04 Agustus 2021
Sebaiknya Makan Sebelum atau Sesudah Berolahraga?

Apakah kamu suka makan sebelum berolahraga? (Foto: Pixabay/pexels)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

ASUPAN nutrisi dan olahraga menjadi dua faktor terpenting yang mempengaruhi kesehatan tubuh secara keseluruhan. Kedua faktor ini pun ternyata memiliki hubungan yang erat.

Asupan nutrisi yang seimbang dapat memaksimalkan efek berolahraga dan membantu menjaga kesehatan tubuh serta menurunkan berat badan. Di sisi lain, ada pertanyaan yang sering ditanyakan oleh orang-orang yang gemar berolahraga. Sebaiknya makan sebelum atau sesudah berolahraga sih?

Baca juga:

Sukses Meng-ASI-hi, Ibu Butuh Dukungan Optimal

Perhatikan juga apa yang kamu makan.  (Foto- Unsplash/Mpho Mojapelo)
Perhatikan asupan yang masuk ke tubuh. (Foto: Unsplash/Mpho Mojapelo)

Dilansir dari Healthline, beberapa penelitian menunjukkan bahwa tubuh akan merespons kegiatan olahraga berdasarkan kapan kamu makan.

Menurut penelitian yang diunggah di PubMed Central, 273 partisipan membuktikan bahwa ada lebih banyak lemak yang terbakar ketika berolahraga dalam posisi perut yang kosong.

Sementara, kadar glukosa dan gula darah akan meningkat jika makan sebelum berolahraga.

Dari penelitian di atas, banyak orang beranggapan bahwa berolahraga dalam keadaan perut kosong artinya bisa membuatmu kehilangan lemak lebih besar dari waktu ke waktu. Di sisi lain, sebuah studi menunjukkan bahwa tiap orang memiliki respons tubuh yang berbeda-beda.

Baca juga:

Enam Bukti Olimpiade Tokyo 2020 Ramah Lingkungan

Rutin berolahraga bisa meningkatkan imun tubuh.  (Foto- Unsplash/Jonathan Borba)
Rutin berolahraga bisa meningkatkan imun tubuh. (Foto: Unsplash/Jonathan Borba)

Beberapa ilmuwan percaya bahwa berolahraga dalam keadaan perut kosong mampu meningkatkan kemampuan otot untuk membakar lemak dan mengatur tingkat gula darah pada tubuh.

Kesimpulannya, belum tentu puasa sebelum berolahraga bisa mengurangi lemak lebih banyak dari waktu ke waktu, tetapi berolahraga dalam keadaan perut kosong terbukti memberikan perubahan yang lebih positif bagi tubuh.

Laman Everyday Health mengatakan bahwa sebaiknya kamu makan dua sampai tiga jam sebelum berolahraga. Jika hanya makan makanan ringan seperti pisang atau yogurt, kamu bisa menunggu 30 menit sebelum berolahraga.

Baca Juga:

Hal yang Perlu dilakukan Setiap Pagi untuk Menjaga Kesehatan Otak

Konsumsi karbohidrat dan protein setelah berolahraga.  (Foto- pixabay/free-photos)
Konsumsi karbohidrat dan protein setelah berolahraga. (Foto: Pixabay/free-photos)

Menurut Healthline, makanan terbaik yang bisa membantu membentuk otot dan mengembalikan stamina adalah yang mengandung banyak protein dan karbohidrat.

Karbohidrat terbaik untuk dikonsumsi setelah berolahraga antara lain biskuit, pisang, apel, ubi madu, dan roti gandum. Kamu juga bisa memperoleh protein dari cokelat susu batangan, telur, greek yogurt, salmon, tuna, dan tahu.

Jika ingin mengonsumsi lemak, kamu bisa memilih alpukat dan kacang-kacangan. (SHN)

Baca juga:

Studi: Olahraga Lari Membuatmu Lebih Bahagia

#Kesehatan #Olahraga
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Olahraga
Pelari NYC Marathon Meninggal 3 Km sebelum Garis Finis, Umurnya Baru 24 Tahun
Sang ayah menyebut anaknya dalam kondisi kesehatan sempurna dan bentuk fisik yang prima.
Dwi Astarini - Rabu, 04 November 2026
 Pelari NYC Marathon Meninggal 3 Km sebelum Garis Finis, Umurnya Baru 24 Tahun
Fun
Apa Itu Nutri-Level? Kenali Arti Warna Label Gizi dan Kaitannya dengan Pencegahan Diabetes
Kenali Nutri-Level, sistem label gizi dengan empat kategori warna untuk membantu masyarakat memahami kandungan gula, garam, dan lemak pada produk.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 04 November 2026
Apa Itu Nutri-Level? Kenali Arti Warna Label Gizi dan Kaitannya dengan Pencegahan Diabetes
Lifestyle
Seorang Pria tak Sengaja Telan Earbud, Bunyinya Muncul dalam Perutnya
Pria ini membutuhkan prosedur kolonoskopi untuk mengeluarkan perangkat tersebut.
Dwi Astarini - Jumat, 30 Oktober 2026
Seorang Pria tak Sengaja Telan Earbud, Bunyinya Muncul dalam Perutnya
Lifestyle
Dokter Citra Poerwa Ungkap Dampak Stres Finansial bagi Kesehatan hingga Sandwich Generation
Dokter Citra Poerwa menjelaskan kaitan stres finansial dengan kesehatan mental dan fisik serta pentingnya skala prioritas bagi sandwich generation.
Soffi Amira - Minggu, 25 Oktober 2026
Dokter Citra Poerwa Ungkap Dampak Stres Finansial bagi Kesehatan hingga Sandwich Generation
Olahraga
Para Atletik Indonesia Koleksi 22 Medali di Asian Para Games 2026, Partin Muhlisin Pecahkan Rekor
Para atletik Indonesia menutup Asian Para Games 2026 dengan raihan 22 medali, terdiri dari tiga emas, delapan perak, dan 11 perunggu.
Soffi Amira - Sabtu, 24 Oktober 2026
Para Atletik Indonesia Koleksi 22 Medali di Asian Para Games 2026, Partin Muhlisin Pecahkan Rekor
Olahraga
Jadwal Asian Para Games 2026 23 Oktober: Indonesia Berpeluang Tambah Emas dari Bulu Tangkis
Jadwal Indonesia di Asian Para Games 2026 pada 23 Oktober akan berlangsung. Leani Ratri Oktila dan kolega tampil di lima final bulu tangkis.
Soffi Amira - Jumat, 23 Oktober 2026
Jadwal Asian Para Games 2026 23 Oktober: Indonesia Berpeluang Tambah Emas dari Bulu Tangkis
Indonesia
Rabu Pagi, Kualitas Udara Jakarta tidak Sehat
Kualitas udara Jakarta berada pada poin 162 dengan tingkat konsentrasi polutan PM 2,5 sebesar 71 mikrogram per meter kubik.
Dwi Astarini - Rabu, 21 Oktober 2026
Rabu Pagi, Kualitas Udara Jakarta tidak Sehat
Olahraga
Catat Rekor Para Renang Asia Baru, Maulana Rifky Sapu Bersih 2 Emas Indonesia
Maulana Rifky Yavianda sabet 2 emas & rekor Asia baru di Asian Para Games Aichi-Nagoya 2026. Kalahkan wakil tuan rumah Jepang. Simak selengkapnya!
Wisnu Cipto - Selasa, 20 Oktober 2026
Catat Rekor Para Renang Asia Baru, Maulana Rifky Sapu Bersih 2 Emas Indonesia
Fun
We Pause We Rise Ajak Perempuan Kenali Perimenopause, Ahli Ingatkan Gejala Brain Fog
We Pause We Rise menggelar Rose & Bloom untuk mengedukasi perempuan tentang perimenopause dan menopause, termasuk brain fog, kesehatan tulang, dan hipertensi.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 19 Oktober 2026
We Pause We Rise Ajak Perempuan Kenali Perimenopause, Ahli Ingatkan Gejala Brain Fog
Indonesia
Jakarta Catat 58 Kasus DBD per Oktober 2026
Secara kumulatif, jumlah kasus selama Januari hingga Oktober 2026 juga lebih rendah jika dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun sebelumnya.
Dwi Astarini - Sabtu, 17 Oktober 2026
Jakarta Catat 58 Kasus DBD per Oktober 2026
Bagikan