Sepanjang 2014, 2.848 Anak Jadi Korban Kekerasan

Bahaudin MarcopoloBahaudin Marcopolo - Jumat, 24 Juli 2015
Sepanjang 2014, 2.848 Anak Jadi Korban Kekerasan

Ilustrasi Kekerasan terhadap Anak (MerahPutih/Alfi Rahmadhani)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih Nasional - Sepanjang tahun 2014 Komisi Nasional Perlindungan Anak (Komnas PA) mencatat ada 2.737 laporan kasus pelanggaran hak anak. Komnas PA mengaku jumlah anak yang menjadi korban kekerasan mencapai 2.848 anak. Dari jumlah tersebut kasus kekerasan seksual anak mendominasi.

"Tahun 2014, sebanyak 1.424 kasus atau 52 persen kekerasaan seksual pada anak," ujar Ketua Umum Komisi Nasional Perlindungan Anak (Komnas PA) Arist Merdeka Sirait kepada MerahPutih.com,  di Jakarta, Jumat (24/7).

Selain kasus kekerasan seksual anak, kasus lain yang terjadi adalah kekerasan fisik sebanyak 825 kasus atau sekitar 30%, kemudian kekerasan psikis sebanyak 477 kasus atau sekitar 17%.

Data yang diterima redaksi total korban kekerasan pada anak sebanyak 2.828 anak, anak laki-laki jadi sasaran predator terbanyak, yaitu sebanyak 1.698 anak atau sekitar 60% menjadi korban kekerasan seksual. Untuk korban kekerasan seksual yang terjadi pada anak perempuan sebanyak 1.131 anak atau sekitar 40 %.

Adapun sebaran kejahatan seksual terhadap anak terjadi hampir merata du seluruh Kota dan Kabupaten di Indonesia, baik di desa maupun kota. Sedangkan pelaku kejahatan seksual terhadap anak justru berasal dari orang terdekat seperti orang tua kandung, orang tua tiri, paman, kakak, kerabat terdekat, guru reguler, guru spiritual, penjaga sekolah, pedagang keliling, bahkan oknum penegak hukum.

Di tepi lain majelis hakim masih memberikan vonis bebas kepada para pelaku kejahatan seksual yang dilakukan orang dewasa. Sedangkan UU RI No.23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak sesungguhnya mensyaratkan hukuman minimal 3 tahun dan maksimal 15 tahun bagi pelaku kejahatan seksual. (bhd/gms

BACA JUGA:  

Kejahatan Seksual Hantui Anak Indonesia 

Hotman Paris Hutapea Yakin Agus Dijebak. Alasannya? 

 

 

 

 

#Kekerasan Seksual Anak #Kekerasan Anak #Ketua Komnas PA Arist Merdeka Sirait
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
PBNU Minta Jangan Hakimi Pesantren Akibat Ulah Bejat Segelintir Oknum Akibat Kasus Kekerasan Seksual
PBNU mendukung penuh langkah penegakan hukum sekaligus penguatan sistem perlindungan santri secara internal
Angga Yudha Pratama - Sabtu, 30 Mei 2026
PBNU Minta Jangan Hakimi Pesantren Akibat Ulah Bejat Segelintir Oknum Akibat Kasus Kekerasan Seksual
Indonesia
Kekerasan di Daycare Mencuat, DPR Wacanakan Revisi UU Perlindungan Anak
DPR RI tengah mengkaji langkah penguatan regulasi sebagai bagian dari strategi pencegahan kekerasan terhadap anak.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 05 Mei 2026
Kekerasan di Daycare Mencuat, DPR Wacanakan Revisi UU Perlindungan Anak
Indonesia
Komisi X DPR RI Bakal Perketat Izin Daycare Lewat Regulasi Pendidikan Informal
Meskipun pembahasan sempat tertunda akibat masa reses parlemen, Komisi X memastikan isu ini menjadi prioritas utama
Angga Yudha Pratama - Senin, 04 Mei 2026
Komisi X DPR RI Bakal Perketat Izin Daycare Lewat Regulasi Pendidikan Informal
Indonesia
Kasus Kekerasan di Daycare Little Aresha Yogyakarta, Dosen dan Hakim Aktif Diminta Segera Dinonaktifkan
Beberapa anak terlaporkan mengidap penyakit seperti pneumonia, bronkitis, infeksi saluran kemih (ISK), hingga mengalami stunting akibat kekurangan gizi dan dehidrasi
Angga Yudha Pratama - Minggu, 03 Mei 2026
Kasus Kekerasan di Daycare Little Aresha Yogyakarta, Dosen dan Hakim Aktif Diminta Segera Dinonaktifkan
Indonesia
DPR Minta Sanksi Berat untuk Dosen PTN yang Terlibat Kasus Kekerasan Daycare
DPR melalui Esti Wijayanti mendesak penonaktifan dosen terduga pelaku kasus kekerasan anak di Daycare Little Aresha Yogyakarta.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 30 April 2026
DPR Minta Sanksi Berat untuk Dosen PTN yang Terlibat Kasus Kekerasan Daycare
Indonesia
43% Daycare Tak Berizin, DPR Desak Razia Besar Demi Lindungi Anak
DPR mendesak razia daycare ilegal setelah maraknya kekerasan anak. Data menunjukkan 43 persen daycare belum berizin dan minim standar pengasuhan.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 30 April 2026
43% Daycare Tak Berizin, DPR Desak Razia Besar Demi Lindungi Anak
Indonesia
DPR Desak Pemerintah Audit Seluruh Daycare Pasca Tragedi Memilukan di Little Aresha Yogyakarta
Maman menilai fenomena ini merupakan pengkhianatan terhadap kepercayaan orang tua yang menitipkan buah hati mereka
Angga Yudha Pratama - Rabu, 29 April 2026
DPR Desak Pemerintah Audit Seluruh Daycare Pasca Tragedi Memilukan di Little Aresha Yogyakarta
Indonesia
DPR Desak Pemulihan Hak Bayi yang Jadi Korban Kekerasan Daycare Little Aresha Yogyakarta
Secara aturan, kasus ini memenuhi syarat untuk restitusi karena korbannya bayi
Angga Yudha Pratama - Selasa, 28 April 2026
DPR Desak Pemulihan Hak Bayi yang Jadi Korban Kekerasan Daycare Little Aresha Yogyakarta
Indonesia
Dugaan Kekerasan Anak di Daycare Yogyakarta, DPR Desak Kemendikdasmen Bertindak
DPR RI menyoroti dugaan kekerasan anak di Daycare Little Aresha Yogyakarta. Kemendikdasmen diminta memperketat pengawasan dan evaluasi nasional.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 28 April 2026
Dugaan Kekerasan Anak di Daycare Yogyakarta, DPR Desak Kemendikdasmen Bertindak
Indonesia
Legislator Desak Evaluasi Total Daycare, Bongkar Kegagalan Sistem
Kepercayaan masyarakat terhadap daycare kini berada di titik rawan.
Wisnu Cipto - Selasa, 28 April 2026
Legislator Desak Evaluasi Total Daycare, Bongkar Kegagalan Sistem
Bagikan