Dugaan Kekerasan Anak di Daycare Yogyakarta, DPR Desak Kemendikdasmen Bertindak

Ananda Dimas PrasetyaAnanda Dimas Prasetya - Selasa, 28 April 2026
Dugaan Kekerasan Anak di Daycare Yogyakarta, DPR Desak Kemendikdasmen Bertindak

Ilustrasi Daycare (Pexels)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Wakil Ketua Komisi X DPR RI, Lalu Hadrian Irfani, menyampaikan keprihatinan mendalam atas dugaan kasus kekerasan terhadap anak yang terjadi di Daycare Little Aresha, Kota Yogyakarta.

Lalu Ari, sapaan akrabnya, mengecam keras tindakan tersebut dan menegaskan bahwa segala bentuk kekerasan terhadap anak tidak dapat ditoleransi dalam kondisi apa pun.

“Kami sangat prihatin dan mengutuk keras dugaan kekerasan terhadap anak di lingkungan daycare. Tempat yang seharusnya menjadi ruang aman justru menjadi lokasi terjadinya tindakan yang tidak manusiawi,” ujar Lalu Ari dalam keterangannya, Selasa (28/4).

Baca juga:

Daycare Little Aresha Tak Berizin Siksa Puluhan Anak, Komisi III DPR RI Pemilik Yayasan Segera Dipecat

Menurut legislator asal Dapil NTB II itu, kasus ini harus menjadi perhatian serius bagi Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah. Ia meminta kementerian tersebut segera bergerak cepat mengambil langkah konkret.

Ia menekankan bahwa Kemendikdasmen memiliki tanggung jawab dalam pembinaan dan pengawasan operasional daycare melalui dinas pendidikan di daerah, sekaligus berperan dalam penyusunan standar kurikulum dan layanan pengasuhan anak usia dini.

“Pengawasan harus diperketat dan standar layanan daycare harus benar-benar ditegakkan. Tidak boleh ada kompromi terhadap keselamatan dan perlindungan anak,” tegasnya.

Baca juga:

Skandal Little Aresha Yogyakarta Picu Amarah, DPR RI Desak Reformasi Izin Daycare

Lebih lanjut, Lalu Ari mendorong pemerintah untuk melakukan evaluasi total terhadap pengelolaan daycare di seluruh Indonesia guna mencegah kejadian serupa terulang kembali.

Sebagai tindak lanjut, ia menyatakan bahwa Komisi X DPR akan memanggil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) untuk membahas secara khusus persoalan daycare, termasuk penguatan sistem pengawasan dan perlindungan anak.

“Kasus di Daycare Little Aresha harus menjadi momentum perbaikan menyeluruh. Negara harus hadir memastikan setiap anak mendapatkan perlindungan maksimal,” pungkasnya. (Pon)

#Day Care #Kekerasan Anak #Komisi X DPR #Kemendikdasmen
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Kemendikdasmen Dorong Lulusan SMK Kerja di Luar Negeri, Isi Kebutuhan Pasar Kerja Global
Dari total 3.030 peserta, sebanyak 1.530 orang merupakan lulusan dari 231 SMK di 26 provinsi.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 29 Oktober 2026
Kemendikdasmen Dorong Lulusan SMK Kerja di Luar Negeri, Isi Kebutuhan Pasar Kerja Global
Indonesia
Prodi Bahasa Indonesia Sudah di Perguruan Tinggi dari Mesir Hingga Australia
pengajaran Bahasa Indonesia di salah satu perguruan tinggi di Uzbekistan, yang meskipun belum berbentuk prodi, Bahasa Indonesia telah menarik minat mahasiswa di kampus tersebut.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 28 Oktober 2026
Prodi Bahasa Indonesia Sudah di Perguruan Tinggi dari Mesir Hingga Australia
Indonesia
Sadis! Siswa SMP Korban Kekerasan Gang Motor di Mataram Meninggal
Selama perawatan, tim RSUD Mataram memberikan penanganan medis intensif. Dalam kejadian itu, korban mengalami luka parah di bagian kepala.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 27 Oktober 2026
Sadis! Siswa SMP Korban Kekerasan Gang Motor di Mataram Meninggal
Indonesia
Bukan Syarat Lulus tapi Diburu 4 Juta Siswa, TKA SMA 2026 Cetak Rekor Partisipasi
Pendaftaran TKA 2026 resmi meledak hingga tembus 4,2 juta siswa SMA sederajat! Cek jadwal pelaksanaan serta fakta penting asesmen akademik ini.
Wisnu Cipto - Senin, 12 Oktober 2026
Bukan Syarat Lulus tapi Diburu 4 Juta Siswa, TKA SMA 2026 Cetak Rekor Partisipasi
Indonesia
IMSO Ke-23 Digelar di Indonesia: 404 Murid dari 23 Negara Adu Kemampuan Matematika dan Sains
Sebanyak 404 murid sekolah dasar dari 23 negara ambil bagian dalam IMSO ke-23 di Indonesia.
Yusuf Abdillah - Minggu, 04 Oktober 2026
IMSO Ke-23 Digelar di Indonesia: 404 Murid dari 23 Negara Adu Kemampuan Matematika dan Sains
Indonesia
Kabar Baik! Mau Dibuka Seleksi 139 Ribu CPNS Guru Bebas Syarat Sertifikat PPG
Kemendikdasmen siap buka 139 ribu formasi CPNS Guru. Terbuka untuk umum, fresh graduate S1/D-IV bisa daftar tanpa syarat sertifikat PPG.
Wisnu Cipto - Rabu, 23 September 2026
Kabar Baik! Mau Dibuka Seleksi 139 Ribu CPNS Guru Bebas Syarat Sertifikat PPG
Indonesia
Prabowo Berencana Ambil Alih Pengangkatan Guru, DPR: Kesejahteraan Harus Naik
Komisi X DPR mendukung rencana Presiden RI, Prabowo Subianto, yang ingin mengambil alih pengangkatan guru.
Soffi Amira - Kamis, 17 September 2026
Prabowo Berencana Ambil Alih Pengangkatan Guru, DPR: Kesejahteraan Harus Naik
Indonesia
Mendikdasmen Minta Sekolah Terdampak Erupsi Gunung Anak Krakatau Terapkan PJJ
Mendikdasmen Abdul Mu'ti meminta sekolah terdampak erupsi Gunung Anak Krakatau mengutamakan keselamatan siswa dengan menerapkan PJJ dan menyesuaikan jam belajar.
Ananda Dimas Prasetya - Minggu, 06 September 2026
Mendikdasmen Minta Sekolah Terdampak Erupsi Gunung Anak Krakatau Terapkan PJJ
Indonesia
Kemendikdasmen Perkuat Peran Sekolah Cegah Anak Terpapar Radikalisme di Media Sosial
Kekerasan yang perlu dicegah tidak hanya terjadi secara fisik, tetapi juga dalam bentuk nonfisik, baik di dunia nyata maupun ruang digital.
Dwi Astarini - Kamis, 03 September 2026
Kemendikdasmen Perkuat Peran Sekolah Cegah Anak Terpapar Radikalisme di Media Sosial
Indonesia
Usul Kemendiknasmen Tambah Anggaran Rp 157,76 akan Dibahas di Banggar DPR RI
Tambahan anggaran diperlukan untuk mendukung berbagai program prioritas pemerintah sekaligus meningkatkan kualitas layanan pendidikan di Indonesia.
Dwi Astarini - Kamis, 03 September 2026
Usul Kemendiknasmen Tambah Anggaran Rp 157,76 akan Dibahas di Banggar DPR RI
Bagikan