Sentil Bahlil, NasDem: Lebih Penting Kehendak Rakyat dari Pengusaha
Menteri Investasi, Bahlil Lahadalia. Foto: Twitter/Bahlil Lahadalia
MerahPutih.com - Pernyataan Menteri Investasi, Bahlil Lahadalia soal penundaan Pilpres 2024 menuai kritik dari anggota DPR RI Fraksi Partai NasDem, Irma Suryani Chaniago.
Irma menegaskan, kehendak rakyat jauh lebih penting. "Lebih penting kehendak rakyat daripada kehendak pengusaha," kata Irma kepada wartawan, Rabu, (12/1).
Baca Juga
Politisi Gerindra Desak Bahlil Buka Nama Pengusaha yang Minta Pemilu Ditunda
Apalagi, Pasal 7 Undang-Undang Dasar (UUD) 1945 menyebutkan bahwa Presiden dan Wakil Presiden memegang jabatan selama lima tahun dan dapat dipilih sekali lagi pada jabatan yang sama.
"Konstistusi kita sudah menyatakan 2 periode. Saya kira sudah cukuplah," ujar Irma.
Irma mencap Bahlil sebagai sosok yang kurang mengedepankan demokratisasi. Cap tersebut disematkan Irma lantaran Bahlil memunculkan kembali wacana perpanjangan masa jabatan Presiden.
"Menteri yang kurang mengedepankan demokratisasi," imbuhnya.
Baca Juga
Elite Demokrat Sebut Pandangan Bahlil Soal Penundaan Pilpres Sesat
Anak buah Surya Paloh ini mengaku khawatir, pernyataan Bahlil terkait perpanjangan masa jabatan Presiden memunculkan anggapan negatif dari rakyat.
"Jangan sampai nanti rakyat berfikir, presiden pingin kekuasaan nya di perpanjang, lalu anggota DPR juga minta diperpanjang dan tentunya menteri juga pingin diperpanjang," kata Irma.
Sebelumnya, Bahlil mengungkapkan para pelaku usaha berharap Pilpres 2024 ditunda. Ia mengatakan pelaku usaha mempertimbangkan upaya pemulihan ekonomi nasional akibat pandemi COVID-19. (Pon)
Baca Juga
Legislator PAN Sebut Pernyataan Bahlil Melawan Kedaulatan Rakyat
Bagikan
Ponco Sulaksono
Berita Terkait
Parpol Wajib Tahu, Catat Titik-Titik Steril Atribut Politik di Jakarta!
Aturan Baru, Pemasangan Atribut Parpol di Ruang Publik Jakarta Maksimal 6 Hari
Dosen Politik Senior UI Kritik Pemilu, Lahirkan Partai “Rental” Pemuja Uang
RDP dengan DPR, Pakar Pemilu Sebut E-Voting Rawan Diretas
[HOAKS atau FAKTA]: Pilpres 2029, PDIP 'Colong Start' Usung Hasto Jadi Capres
Jokowi Tegaskan Dukung Prabowo-Gibran 2 Periode di Pilpres 2029
Kubu Pro Junta Militer Menang Pemilu, Kuasi 86 Persen Kursi Parlemen
Revisi UU Pemilu, NasDem Ingin Ambang Batas Parlemen Sampai 7 Persen
Revisi UU Pemilu, PAN Minta Ambang Batas Pilpres dan Parlemen Dihapus
Bahlil: Adies Kadir Sudah Mundur dari Golkar Sebelum Ditetapkan Hakim MK