Sensasi Khas Nasi Pecel Iwak 'Kriuk' Kali Warung Deso Madiun

Yudi Anugrah NugrohoYudi Anugrah Nugroho - Minggu, 20 Juni 2021
Sensasi Khas Nasi Pecel Iwak 'Kriuk' Kali Warung Deso Madiun

Tampilan Nasi Pecel Iwak Kali di Warung Deso di sekitar Monumen Kresek, atau tepatnya di Jalan Raya Monumen, Jatirogo, Desa Kresek, Kecamatan Wungu, Kabupaten Madiun. Don

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MADIUN memang gudangnya pecel enak. Namun, sensai menyantap nasi pecel Madiun bersanding Iwak kali (ikan dari sungai) paling otentik hanya bisa ditemui di Warung Deso terletak di sekitar Monumen Kresek, atau tepatnya di Jalan Raya Monumen, Jatirogo, Desa Kresek, Kecamatan Wungu, Kabupaten Madiun.

Baca juga:

Kue Ku, Si Camilan Merah Pembawa Panjang Umu

Warung Deso nan buka setiap hari dari mulai pukul 07.00 – 13.00 WIB, dan jam 20.00 – 02.00 WIB tersebut, memang menjajakan menu andalan Nasi Pecel Iwak Kali (ikan sungai), dan Iwak Kali Sambal Terasi.

Puryanto (Yanto Landak), pengelola Warung Deso mengatakan, cita rasa unik dan khas Iwak kali mampu menggugah selera makan pecinta kuliner. Apalagi Iwak kali diolah dalam keadaan segar dari sungai tersebut semakin nikmat saat bercampur bumbu kacang kental sedikit pedas dan manis berpadu sayuran.

View this post on Instagram

A post shared by MADIUN (@exploremadiun)

“Ikannya fresh, ikan air deras. Jadi teksturnya keras (garing),” tandas Yanto ditemui Merahputih.com, Sabtu (19/06/2021).

Yanto tak pernah main-main soal kualitas ikan. Ia rela mencari sendiri turun sungai menangkap ikan di sekitar tempat tinggalnya. Ikan hasil tangkapan malam hari langsung diolah untuk disajikan pagi hari, sementara hasil buruan siang hari khusus untuk sajian malam hari.

Dengan kualitas ikan segar, garing, berbumbu, berpadu dengan pecel khas Madiun, tentu saja para pelanggan tak pernah bosan kembali makan di Warung Deso.

nasi pecel
Wader atau Iwak kali hasil tangkapan untuk dijadikan teman pendamping pecel. (Wikipedia)

Soal harga tak perlu khawatir. Dijamin tak membuat kantong jebol. Warung Deso hanya membanderol Rp7 ribu rupiah untuk satu porsi Nasi Pecel Iwak Kali, sedangkan Iwak Kali Sambal Terasi berikut nasi dan lalapannya dibanderol seharga Rp. 12 ribu rupiah.

Jika kamu sedang beranjangsana di wilayah Madiun, jangan lupa mampir ke Warung Deso dan coba sensasi berbeda makan nasi pecel khas Madiun bersanding kriuknya Iwak kali.

Baca juga:

Jajanan Khas Indonesia, Namanya Sering Disingkat

Di tengah sedikit menyusutnya pembeli akibat pandemi COVID-19, Yanto terus berusaha sekuat tenaga mempertahankan kualitas ikan agar tak mengecewakan pelanggang.

“Ya semoga warung ini nantinya bisa semakin berkembang lebih besar. Terpenting tetap dengan kualitas rasa terjaga,” pungkasnya. (Don)

Baca juga:

Toko Roti Sidodadi, Legenda Kuliner Kota Bandung

#Wisata #Pariwisata Indonesia #Madiun #Pecel Pincuk #Kuliner
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Pelanggan Kereta Panoramic Naik, KAI Catat 140.583 Orang hingga Agustus 2026
Pelanggan Kereta Panoramic mencapai 140.583 orang sepanjang Januari-Agustus 2026, tumbuh 62,86 persen dibandingkan periode yang sama 2025.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 06 Oktober 2026
Pelanggan Kereta Panoramic Naik, KAI Catat 140.583 Orang hingga Agustus 2026
Travel
Menikmati Sisi Lain Bali bersama Masyarakat Lokal, Menengok Konservasi Kunang-Kunang di Ubud
Dengan cara tak biasa, Wayan memutuskan membagikan upaya konservasinya melalui Airbnb Experiences.
Dwi Astarini - Senin, 05 Oktober 2026
Menikmati Sisi Lain Bali bersama Masyarakat Lokal, Menengok Konservasi Kunang-Kunang di Ubud
Kuliner
Gandeng G-DRAGON, McDonald's Hadirkan Menu Gochujang Butter di 13 Negara Asia
Menu gojuchang butter akan diluncurkan secara bertahap di negara-negara yang berpartisipasi mulai 17 September.
Dwi Astarini - Selasa, 15 September 2026
  Gandeng G-DRAGON, McDonald's  Hadirkan Menu Gochujang Butter di 13 Negara Asia
Kuliner
Gelombang Panas di Prancis Bikin Sampanye Lebih Memabukkan
Penaikan kadar alkohol itu terkait dengan gelombang panas ekstrem yang melanda musim panas tahun ini.
Dwi Astarini - Selasa, 15 September 2026
 Gelombang Panas di Prancis Bikin Sampanye Lebih Memabukkan
Travel
TIPTIP Group Luncurkan SatuSatu Partner Portal, Buka Keran Cuan Baru buat Agen Perjalanan Kenalkan Pengalaman Lokal
Industri pariwisata Indonesia berada di ambang era baru yang sangat dinamis.
Dwi Astarini - Sabtu, 12 September 2026
TIPTIP Group Luncurkan SatuSatu Partner Portal, Buka Keran Cuan Baru buat Agen Perjalanan Kenalkan Pengalaman Lokal
Kuliner
Hoki Banget nih, Pencari Obat Temukan Ginseng Liar Senilai Rp 1,3 Miliar di Gunung Jiri
Akar-akar tersebut diidentifikasi sebagai ‘cheonjong’, ginseng liar yang tumbuh secara alami selama setidaknya 50 tahun dengan sedikit campur tangan manusia.
Dwi Astarini - Rabu, 09 September 2026
Hoki Banget nih, Pencari Obat Temukan Ginseng Liar Senilai Rp 1,3 Miliar di Gunung Jiri
Kuliner
Catat nih, Promo 9.9 2026 Ada Diskon Kuliner hingga Voucher Hemat
Beragam penawaran tersebut bisa dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan sekaligus menikmati berbagai layanan dengan harga yang lebih terjangkau.
Dwi Astarini - Rabu, 09 September 2026
Catat nih, Promo 9.9 2026 Ada Diskon Kuliner hingga Voucher Hemat
Kuliner
Bertualang Kuliner di JF3 Food Festival 2026, Ada 1.000 Makanan Khas Nusantara
Dengan membawa tema Lokarasa Nusantara, JF3 Food Festival 2026 mengajak kamu menjelajahi cita rasa autentik dari berbagai daerah di Indonesia.
Dwi Astarini - Jumat, 04 September 2026
Bertualang Kuliner di JF3 Food Festival 2026, Ada 1.000 Makanan Khas Nusantara
Indonesia
Pariwisata Flores Tetap Hidup Walau Status Tanggap Darurat Bencana Diperpanjang Pemerintah
Kawasan wisata Danau Kelimutu sudah kembali beroperasi pascagempa
Angga Yudha Pratama - Senin, 31 Agustus 2026
Pariwisata Flores Tetap Hidup Walau Status Tanggap Darurat Bencana Diperpanjang Pemerintah
Kuliner
Warga Korea Selatan makin Jarang Makan Kimchi, Gen Z Ternyata Kurang Doyan
Studi bersama yang dilakukan peneliti dari Chung-Ang University, Jeju National University, dan World Institute of Kimchi menunjukkan bahwa proporsi warga Korea yang mengaku tidak makan kimchi dalam 24 jam terakhir meningkat hampir dua kali lipat.
Dwi Astarini - Selasa, 25 Agustus 2026
Warga Korea Selatan makin Jarang Makan Kimchi, Gen Z Ternyata Kurang Doyan
Bagikan