Kuliner Imlek

Kue Ku, Si Camilan Merah Pembawa Panjang Umur

Andreas PranataltaAndreas Pranatalta - Kamis, 11 Februari 2021
Kue Ku, Si Camilan Merah Pembawa Panjang Umur

Lambang tempurung kura-kura melambangkan panjang umur. (Foto: Twitter/TeamDeepikaMY_)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

BERWARNA merah, berbentuk serupa tempurung kura-kura, berisi kacang hijau tanpa kulit dihaluskan, dan disajikan di atas daun pisang, membuat kue Ku tampak mencolok dibandingkan camilan lain di atas altar persembahan di Klenteng.

Selain rasanya lezat, kue Ku biasanya dibuat dan disajikan untuk melengkapi sarana sembahyang. Hayo, siapa yang sering menyantap kue ini tapi tidak tahu namanya?

Baca juga:

Imlek Belum Lengkap Kalau Belum Ada Hidangan ini

Kue Ku, Si Camilan Merah Pembawa Panjang Umur
Biasanya disajikan di atas daun pisang. (Foto: Skillshare)

Meski keberadaannya sudah cukup populer di belantara budaya kita, kue Ku rupanya bukanlah camilan kue asli nusantara. Konon katanya, kue ini dibawa masuk oleh warga dari dataran Tiongkok yang hijrah dan menjalani kehidupan di Indonesia. Bentuknya pun cukup unik dan berbeda dari kue biasanya, yakni agak bulat lonjong dan menyerupai tempurung kura-kura beserta motifnya.

Kue ini sebenarnya menjadi jajanan asal Yue selama ribuan atahun sebelum kedatangan Tionghoa dari Utara. Namun, ada pula pihak lain yang mengklaim bahwa kue Ku berasal dari Thailand yang mereka kenal sebagai dessert khasnya.

Kue Ku memiliki nama asli Ang Ku Kueh yang dalam bahasa Inggris berarti Red Tortoise Cake. Nama Ang Ku Kueh ini diambil dari bahasa Tionghoa dialek Hokkian yang Ang artinya merah, Kue artinya kura-kura, dan Kueh artinya kue. Proses pembuatan kue ini dilakukan menggunakan cetakan mirip tempurung kura-kura dengan isi kacang hijau dan kulitnya diberi pewarna merah.

Baca juga:

Kelenteng Madiun Tak Buat Kegiatan di Imlek Tahun Ini

Kue Ku, Si Camilan Merah Pembawa Panjang Umur
Sudah mulai jarang ditemui di pasar tradisional. (Foto: Alchetron)

Kalau kamu bingung, kue Ku ini hampir mirip dengan onde-onde hanya saja beda bentuk dan motif. Lalu, mengapa kue Ku dijadikan camilan khusus saat Imlek atau pelengkap saat sembahyang?

Dalam budaya etnis Tionghoa, kura-kura dipandang sebagai simbol umur panjang, mengingat mereka bisa hidup 80 hingga 100 tahun. Dengan adanya sajian ini, diharapkan manusia bisa sama panjang umurnya dengan kura-kura. Sedangkan merah melambangkan berbagai aspek kehidupan seperti kebahagiaan, kekuatan, dan kemakmuran.

Saat ini, tampaknya sulit untuk menemukan kue Ku di pasar-pasar tradisional. Kue dengan bahan tepung ketan ini hanya ada di beberapa toko dengan jumlah yang terbatas. Untuk itu, kamu harus melakukan pre-order kepada penjual, terlebih menjelang perayaan-perayaan tertentu. (and)

Baca juga:

Jelang Imlek, Wali Kota Jakpus Sidak ke Penjual Daging di Pasar Senen

#Imlek #Februari Kulineran Di Negeri Aing #Kuliner
Bagikan
Ditulis Oleh

Andreas Pranatalta

Stop rushing things and take a moment to appreciate how far you've come.

Berita Terkait

Indonesia
Imlek Festival Perdana Usung Semangat Bhinneka Tunggal Ika
Imlek Festival akan mencakup Festival Lentera di berbagai kota, festival pasar kuliner yang menyajikan produk makanan akulturasi, seni, dan kreatif, museum.
Alwan Ridha Ramdani - 56 menit lalu
Imlek Festival Perdana Usung Semangat Bhinneka Tunggal Ika
Indonesia
Wagub Rano Karno Pastikan Persiapan Imlek 2026, Jakarta Light Festival Bakal Digelar
Wagub DKI Jakarta Rano Karno meninjau Bazar Imlek dan Vihara Dharma Bakti di Glodok untuk memastikan kesiapan Imlek 2026 yang melibatkan partisipasi masyarakat.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 20 Januari 2026
Wagub Rano Karno Pastikan Persiapan Imlek 2026, Jakarta Light Festival Bakal Digelar
Kuliner
Sambut Tahun Baru Imlek 2026, Hennessy Hadirkan Koleksi Tahun Kuda nan Berani
Dalam rangka merayakan Tahun Baru Imlek 2026 dan menyambut Tahun Kuda, Hennessy kembali meluncurkan koleksi edisi terbatas terbaru.
Dwi Astarini - Selasa, 20 Januari 2026
Sambut Tahun Baru Imlek 2026, Hennessy Hadirkan Koleksi Tahun Kuda nan Berani
Indonesia
Geliatkan Ekonomi Jakarta, Gubernur Pramono Gelar Lomba Lampu dan Lampion Imlek di Pusat Perbelanjaan
Pemerintah DKI akan menggelar perlombaan di pelbagai pusat perbelanjaan dalam meramaikan perayaan Imlek 2026.
Dwi Astarini - Selasa, 20 Januari 2026
Geliatkan Ekonomi Jakarta, Gubernur Pramono Gelar Lomba Lampu dan Lampion Imlek di Pusat Perbelanjaan
Indonesia
Pramono Ingin Warga Jakarta Dibikin Senang Saat Imlek, Tebar Diskon Belanja
Politisi PDI Perjuangan ini menegaskan, langkah ini disiapkan Pemprov DKI secara matang, transparan, dan bakal meriah.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 20 Januari 2026
 Pramono Ingin Warga Jakarta Dibikin Senang Saat Imlek, Tebar Diskon Belanja
Indonesia
Sambut Imlek, Rekayasa Lalin Bakal Diberlakukan di Kota Tua hingga Pertengahan Februari 2026
Rekayasa lalu lintas akan diberlakukan di Kota Tua hingga pertengahan Februari 2026. Hal itu dilakukan demi menyambut Imlek.
Soffi Amira - Senin, 19 Januari 2026
Sambut Imlek, Rekayasa Lalin Bakal Diberlakukan di Kota Tua hingga Pertengahan Februari 2026
Fun
30 Kuliner Khas Riau yang Wajib Dicoba: Cita Rasa Melayu yang Kaya Rempah dan Sulit Dilupakan
Temukan 30 kuliner khas Riau mulai dari gulai patin, mie sagu, bolu kemojo, hingga otak-otak Selatpanjang. Lengkap dengan lokasi hingga harga.
ImanK - Jumat, 12 Desember 2025
30 Kuliner Khas Riau yang Wajib Dicoba: Cita Rasa Melayu yang Kaya Rempah dan Sulit Dilupakan
Kuliner
Merayakan Malam Tahun Baru ala Argentina, Menikmati Torta Galesa hingga Asado
Seluruh rangkaian ini menjadi cara Sudestada menutup 2025 dengan meriah.
Dwi Astarini - Kamis, 04 Desember 2025
Merayakan Malam Tahun Baru ala Argentina, Menikmati Torta Galesa hingga Asado
Fun
Babak Baru Restoran Latin: Pembagian Menu Lunch dan Dinner untuk Pengalaman Bersantap Lebih Fokus
CasaLena Jakarta memperkenalkan menu lunch dan dinner terbaru mulai 1 Desember 2025, menghadirkan pengalaman kuliner Latin American Grill yang lebih fokus dan premium.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 28 November 2025
Babak Baru Restoran Latin: Pembagian Menu Lunch dan Dinner untuk Pengalaman Bersantap Lebih Fokus
ShowBiz
Chef Paik Jong-won Balik ke TV, Diam-Diam Hapus Video Pengumuman Hiatus
Video yang dihapus itu berisi permintaan maaf Chef Paik terkait dengan isu pelanggaran label asal produk, iklan menyesatkan, serta tuduhan penyalahgunaan siaran.
Dwi Astarini - Selasa, 25 November 2025
Chef Paik Jong-won Balik ke TV, Diam-Diam Hapus Video Pengumuman Hiatus
Bagikan