Sendirian, PKB Usung Acep Adang Ruchiat-Gita KDI di Pilkada Jabar

Alwan Ridha RamdaniAlwan Ridha Ramdani - Kamis, 29 Agustus 2024
 Sendirian, PKB Usung Acep Adang Ruchiat-Gita KDI di Pilkada Jabar

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) akhirnya mencalonakn Acep Adang Ruchiat-Gitalis Dwi Natarina atau Gita KDI,ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) Jawa Barat.

Pengajuan ini, dilakuan di hari terakhir pendaftaran kontestasi Pilgub Jabar 2024, Kamis.

Acep Adang Ruchiat dan Gitalis Dwi Natarina datang ke Kantor KPU Jabar sekitar pukul 21.30 WIB dengan mengenakan pakaian hijau-hijau kombinasi hitam yang langsung disambut kesenian lengser.

Selepas diterima oleh kesenian lengser, pasangan Acep-Gitalis memasuki Gedung KPU Jawa Barat dengan diterima oleh Ketua KPU Jabar Ummi Wahyuni beserta komisionernya dan Ketua Bawaslu Jabar Zacky Muhammad Zamzam.

Baca juga:

PKB Bantah Absennya Bendera Partai Saat Pendaftaran RK Sinyal Balik Arah Dukung Anies

Keduanya didampingi Ketua DPW PKB Jawa Barat Syaiful Huda, menyerahkan draft dokumen pendaftaran calon Gubernur dan Wakil Gubernur Jabar pada Pilkada Jabar 2024 ke KPU.

"Kami datang ke sini untuk menyerahkan dokumen pendaftaran calon Gubernur dan Wakil Gubernur Jabar yakni Pak Acep Adang Ruchiat dan Gitalis Dwi Natarina," ucap Syaiful.

Dengan ini, Acep Adang Ruchiat dan Gitalis Dwi Natarina merupakan calon ketiga yang mendaftar ke KPU Jawa Barat setelah dua calon lainnya. Keduanya merupakan kader PKB.

Sebelumnya, untuk Pilkada Jabar ada dua pasangan, yakni Dedi Mulyadi-Erwan Setiawan yang diusung Golkar, Demokrat, Gerindra, PSI, PAN, serta hampir semua partai nonparlemen seperti Partai Buruh, PBB, Gelora, Perindo.

Baca juga:

Alasan PKB Usung Kader Perempuan di Pilkada Jatim

Kemudian pasangan Ahmad Syaikhu dan Ilham Habibie yang diusung PKS, PPP dan Nasdem. Tinggal PDIP, yang belum mengajukan calon sampai ukul 22.00 WIB.

#PKB #Pilkada Jawa Barat
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Alwan Ridha Ramdani

Alwan Ridha Ramdanu adalah Jurnalis kelahiran di Bandung, Jawa Barat. Sudah 20 tahun menjadi jurnalis dengan mayoritas fokus pada liputan atau menulis terkait ekonomi makro. Selain jurnalis, Alwan juga adalah pendamping petani sawit swadaya dan juga berpengalaman dalam communication dan community terkait isu keberlanjutan dan lingkungan hidup.
Show More

Berita Terkait

Indonesia
Pembalut Perempuan Dikenakan Pajak, Politikus PKB Protes
Pemerintah agar mengkaji ulang penerapan pajak terhadap pembalut, dan menyarankan optimalisasi sumber penerimaan pajak dari kelompok ekonomi yang mapan.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 30 Oktober 2026
Pembalut Perempuan Dikenakan Pajak, Politikus PKB Protes
Indonesia
Cak Imin Berikan Bantuan Uang Tunai dan Pangan ke Relawan Karhutla Kalsel
Bantuan diberikan di sela peresmian Kantor Dewan Pengurus Wilayah PKB Kalimantan Selatan.
Alwan Ridha Ramdani - Minggu, 25 Oktober 2026
Cak Imin Berikan Bantuan Uang Tunai dan Pangan ke Relawan Karhutla Kalsel
Indonesia
Cak Imin Perintahkan Relawan PKB Turun Beri Bantuan Tangani Karhutla
Para relawan PKB telah mendistribusikan berbagai kebutuhan masyarakat di wilayah terdampak karhutla, seperti masker dan perlengkapan pendukung evakuasi lainnya.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 19 Oktober 2026
Cak Imin Perintahkan Relawan PKB Turun Beri Bantuan Tangani Karhutla
Indonesia
PKB Sebut Parliamentary Threshold 6 Persen Sudah Ideal
PT enam persen merupakan titik keseimbangan antara kebutuhan penyederhanaan sistem kepartaian di DPR dan kewajiban mempertahankan proporsionalitas representasi politik.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 28 September 2026
PKB Sebut  Parliamentary Threshold 6 Persen Sudah Ideal
Indonesia
PKB Dukung Batas Parlemen 5 Persen, Jaga Proporsionalitas Keterwakilan Politik
Di atas kertas, angka 5 persen diprediksikan akan menghasilkan tujuh sampai delapan partai politik di parlemen, tidak jauh berbeda saat penerapan PT 4 persen seperti Pemilu 2024.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 18 September 2026
PKB Dukung Batas Parlemen 5 Persen, Jaga Proporsionalitas Keterwakilan Politik
Indonesia
PKB Sentil Menhut Raja Juli: Karhutla tak Cukup Ditangani dengan Pemadaman
PKB menyoroti Menteri Kehutanan, Raja Juli Antoni. Ia diminta tak hanya cosplay damkar, tetapi ikut melakukan pembenahan.
Soffi Amira - Senin, 24 Agustus 2026
PKB Sentil Menhut Raja Juli: Karhutla tak Cukup Ditangani dengan Pemadaman
Indonesia
PKB Sebut Reshuffle Kabinet Prabowo Bersifat Terbatas, hanya Mengisi Jabatan yang Kosong
Presiden memiliki kewenangan penuh untuk menentukan siapa saja yang dinilai tepat mengisi posisi menteri, termasuk apabila terdapat jabatan yang kosong.
Dwi Astarini - Senin, 10 Agustus 2026
PKB Sebut Reshuffle Kabinet Prabowo Bersifat Terbatas, hanya Mengisi Jabatan yang Kosong
Indonesia
Komisi II DPR Minta Penaikan Gaji Kepala Daerah Dikaji Matang dan Berbasis Kinerja
Kebijakan tersebut harus diiringi dengan indikator kinerja yang jelas dan terukur sehingga mampu mendorong peningkatan kualitas pelayanan publik.
Dwi Astarini - Selasa, 04 Agustus 2026
Komisi II DPR Minta Penaikan Gaji Kepala Daerah Dikaji Matang dan Berbasis Kinerja
Indonesia
Kader PKB Pakai Kaus Prabowonomics, Presiden Prabowo: tidak Pantas Saudara Pakai Nama Saya
Ia merasa bahagia karena Ijtima Ulama PKB secara tegas menyatakan dukungan terhadap arah pembangunan ekonomi yang tengah dijalankan pemerintah.
Dwi Astarini - Jumat, 24 Juli 2026
Kader PKB Pakai Kaus Prabowonomics, Presiden Prabowo: tidak Pantas Saudara Pakai Nama Saya
Indonesia
Presiden Prabowo Tegaskan Pemerintah tidak Antikritik, tetapi bukan Fitnah
Pemerintah memahami bahwa kritik memiliki fungsi untuk mengoreksi jalannya pemerintahan.
Dwi Astarini - Jumat, 24 Juli 2026
Presiden Prabowo Tegaskan Pemerintah tidak Antikritik, tetapi bukan Fitnah
Bagikan