Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1

Senam Sicita Mengantarkan Pelari Kirab Obor Abadi Menuju Arena Rakernas V PDIP

Angga Yudha PratamaAngga Yudha Pratama - Sabtu, 18 Mei 2024
Senam Sicita Mengantarkan Pelari Kirab Obor Abadi Menuju Arena Rakernas V PDIP

Kirab obor api abadi Mrapen menuju arena Rapat Kerja Nasional (Rakernas) V Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) berlanjut (MP/Ponco)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Kirab obor api abadi Mrapen menuju arena Rapat Kerja Nasional (Rakernas) V Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) berlanjut.

Sebelumnya, kirab yang berisi atlit pelari, membawa obor api abadi dari Mrapen, Grobogan, pada Jumat (17/5) sore. Kirab tiba sekitar pukul 22.30 WIB tadi malam, di Kota Semarang, dan para peserta beristirahat.

Pagi ini, kirab dilepas oleh sejumlah elite partai dari Kantor DPD PDIP yang terletak di Jl. Brigjen Katamso, Karangtempel, Kota Semarang, Jawa Tengah. Ratusan kader pun ikut melepas para pelari.

Sebelum melepas kirab obor tersebut, ratusan kader berkumpul sembari melakukan olahraga. Ratusan kader yang didominasi perempuan mengikuti senam pagi. Senam Cinta Tanah Air (Sicita) khas PDIP juga meramaikan olahraga pagi tersebut.

Baca juga:

Ketua DPD Golkar Sumut Ambil Formulir Cagub Dari PDIP

Setelah itu, obor api abadi Mrapen lalu dibawa ke luar dari Gedung DPD PDIP Jawa Tengah menuju panggung acara.

"Karena jarak tempuhnya 520 km, melalui tiga provinsi yang nanti akan jatuh di Jakarta nanti akan bersama dengan pembukaan rapat kerja nasional yang memakai api semangat itu akan dinyalakan di sana," kata Ketua DPRD Provinsi Jateng, Sumanto, di Kantor DPD PDIP Jateng, Sabtu (18/5).

Sumanto meminta para kader bisa menularkan semangat perjuangan, tentunya dengan simbol api Mrapen yang tak pernah padam.

"Untuk itu semangat bapak ibu sekalian membawa semangat bagi kita semua tetap solid menyongsong Pilkada 2024," pintanya.

Baca juga:

Api Mrapen ke Jakarta Lewat Kirab Maraton, PDIP: Tunjukkan Tidak Ada yang Instan

Sumanto lalu menerima obor yang diserahkan Ketua DPRD Kota Semarang Kadar Lusman, dan lalu menyerahkan ke perwakilan atlit yang akan membawa obor ke Jakarta.

Wali Kota Semarang Hevearita Gunaryanti Rahayu, dan Sekretaris DPD PDIP Jateng, Agustina Wilujeng Pramestuti juga tampak ikut melepas rombongan kirab.

Rencananya, sebelum tiba di Jakarta, kirab akan melintasi sejumlah daerah, di mana Kendal jadi titik pemberhentian selanjutnya kirab obor Rakernas PDIP. (Pon)

#PDIP #DPP PDIP #Pawai Obor
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Kudatuli dan Profesionalitas TNI, Andi Widjajanto Ingatkan lagi Amanat Jenderal Soedirman
Peristiwa bersejarah itu pada hakikatnya menyasar elemen masyarakat bawah yang menyuarakan aspirasinya.
Dwi Astarini - Selasa, 28 Juli 2026
Kudatuli dan Profesionalitas TNI, Andi Widjajanto Ingatkan lagi Amanat Jenderal Soedirman
Indonesia
Megawati Resmikan Monumen Kudatuli, Tegaskan Api Perjuangan tak Padam
Peresmian monumen ini menjadi puncak peringatan 30 tahun insiden berdarah pada 27 Juli 1996 di kantor DPP PDI, Jalan Diponegoro, Jakarta Pusat.
Dwi Astarini - Senin, 27 Juli 2026
Megawati Resmikan Monumen Kudatuli, Tegaskan Api Perjuangan tak Padam
Berita Foto
Megawati Soekarnoputri Resmikan Monumen Kudatuli di Kantor Pusat PDIP
Ketua Umum DPP PDI Perjuangan (PDIP) Megawati Soekarnoputri meresmikan Monumen Kudatuli dan tabur bunga di DPP PDI Perjuangan, Jakarta, Senin (27/7/2026).
Didik Setiawan - Senin, 27 Juli 2026
Megawati Soekarnoputri Resmikan Monumen Kudatuli di Kantor Pusat PDIP
Indonesia
Megawati Resmikan Monumen Kudatuli, 30 Tahun Luka Demokrasi
Monumen Kudatuli di Menteng. Peringatan 30 tahun tragedi 27 Juli 1996 yang menewaskan 5 orang, melukai 149, dan 23 hilang.
Wisnu Cipto - Senin, 27 Juli 2026
Megawati Resmikan Monumen Kudatuli, 30 Tahun Luka Demokrasi
Indonesia
Kaesang Pangarep Resmi Masuk 'Kandang Banteng' Pada Pemilu 2029, Siap Bersaing dengan Puan Maharani
Bahkan kawasan kerap mendapatkan julukan sebagai daerah pemilihan terketat mengingat keberadaan sejumlah figur politisi berbobot tinggi
Angga Yudha Pratama - Senin, 27 Juli 2026
Kaesang Pangarep Resmi Masuk 'Kandang Banteng' Pada Pemilu 2029, Siap Bersaing dengan Puan Maharani
Indonesia
Dituduh Curi Ayam Aduan Hingga Tewas, Kasus Pengeroyokan Warga di Tabanan Bikin PDIP Pasang Badan
PDIP akan selalu mendukung keadilan bagi rakyat
Angga Yudha Pratama - Minggu, 26 Juli 2026
Dituduh Curi Ayam Aduan Hingga Tewas, Kasus Pengeroyokan Warga di Tabanan Bikin PDIP Pasang Badan
Indonesia
Di Harlah PKB Prabowo Sebut PDIP ; Hatinya Sebetulnya Sama Dengan Kita
Seluruh partai politik dan elemen bangsa pada dasarnya memiliki cita-cita yang sama untuk mewujudkan kesejahteraan bagi rakyat Indonesia.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 24 Juli 2026
 Di Harlah PKB Prabowo Sebut PDIP ; Hatinya Sebetulnya Sama Dengan Kita
Indonesia
Refleksi Kudatuli, PDIP Serukan Dukungan untuk Pers yang Bebas dan Hukum tak Tebang Pilih
Dalam merefleksikan jalannya sejarah masa lalu, PDIP berkomitmen mendorong agar iklim perpolitikan Tanah Air menjunjung tinggi nilai peradaban.
Dwi Astarini - Rabu, 22 Juli 2026
Refleksi Kudatuli, PDIP Serukan Dukungan untuk Pers yang Bebas dan Hukum tak Tebang Pilih
Indonesia
30 Tahun Kudatuli, Prof Sukidi Ajak Publik Berani Bersuara
Menyebut sejarah mungkin tidak pernah berulang secara persis, tapi polanya sering kali memiliki irama yang senada (rhyme).
Dwi Astarini - Senin, 20 Juli 2026
30 Tahun Kudatuli, Prof Sukidi Ajak Publik Berani Bersuara
Indonesia
Catatan Jurnalis saat Peristiwa Kudatuli: Sensor Ketat Militer dan Larangan Nama Megawati Soekarnoputri
Sebagai bagian dari upaya penghilangan pengaruh Sukarno oleh penguasa.
Dwi Astarini - Senin, 20 Juli 2026
Catatan Jurnalis saat Peristiwa Kudatuli: Sensor Ketat Militer dan Larangan Nama Megawati Soekarnoputri
Bagikan