MerahPutih.com - Unjuk rasa di depan Gedung DPR/MPR yang dilakukan oleh Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (Apdesi) sempat memanas, Rabu (31/1) siang.
Dampak unjuk rasa tersebut membuat lalu lintas di depan gedung DPR/MPR dan Tol Dalam Kota lumpuh. Lumpuhnya lalu lintas disebabkan jalan tol diblokade oleh massa. Hal itu terjadi dari depan pintu utama Gedung DPR/MPR hingga Cawang.
Baca Juga:
Jalan non tol juga terkena imbasnya, karena pintu tol Halim yang menuju dalam kota sudah ditutup.
Polisi terlihat sudah turun mengamankan situasi. Namun, ratusan kendaraan yang terjebak menjadi sangat sulit dilerai karena tersendat. Selain kendaraan pribadi ada juga bus yang coba diarahkan untuk berputar balik. Polisi yang dipimpin Wakapolda Brigjen Suyudi Ario Seto pun langsung membubarkan massa.
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Ade Ary Syam Indradi mengatakan ruas jalan tol yang semula ditutup massa kini sudah dibuka kembali setelah petugas kepolisian mendorong massa keluar.
Baca Juga:
"Pukul 12.45 WIB jalan tol kembali dibuka setelah dilakukan pendorongan dan imbauan," kata Ade Ary kepada wartawan di lokasi, Rabu (31/1).
Kini, lalu lintas di jalan tol berangsur normal. Namun, lalu lintas di Jalan Gatot Subroto masih ditutup.
Diketahui, massa Apdesi menggelar aksi demonstrasi mendesak DPR untuk mengesahkan revisi UU Desa. Sejumlah perwakilan Apdesi pun telah diterima masuk untuk audiensi ke dalam gedung itu. (knu)
Baca Juga:
FSGI Minta Bawaslu Usut Kabid SMP Medan Arahkan Guru Pilih Paslon 02