MerahPutih.com - Ditresnarkoba Polda Jawa Timur menggelar tes urine mendadak bagi anggota Kepolisian yang tengah berdinas. Kegiatan ini berlangsung d Polda Jatim, Senin (3/5)
Dipimpin Dirnarkoba Polda Jatim Kombes Hanny Hidayat, jalannya pelaksanaan tes urine itu dipantau langsung oleh Kabid Propam Polda Jatim Kombes Taufik.
Menurut Hanny, tes urine yang dilakukan secara dadakan itu untuk mengetahui secara pasti ada tidaknya personel yang terlibat narkoba.
Baca Juga:
Namun demikian, dari hasil tes urine ternyata tidak ada satu pun anggota Ditnarkoba Polda Jawa Timur yang positif narkoba.
“Semua anggota kami negatif narkoba,” jelas Hanny dalam keteranganya, Senin (3/5).
Tes urine dilakukan untuk bisa mengetahui kondisi fisik, kimiawi, dan mikroskopik dari urine seseorang. Hasil tes urine digunakan untuk mengidentifikasi adanya kondisi tertentu yang terkait dengan kesehatan.
Meski tidak bisa digunakan sebagai acuan utama dalam mengidentifikasi suatu penyakit, tes ini menjadi acuan awal setelah pada seseorang yang mengalami suatu penyakit.
Ada banyak tujuan lain dari dilakukannya tes urine. Tidak hanya untuk mendeteksi penyakit, tes urine juga sering dilakukan untuk mengecek apakah seorang wanita mengalami kehamilan. Atau, bisa juga sebagai indikasi bahwa seseorang telah menggunakan narkoba atau obat-obatan terlarang.
Baca Juga:
Lima Anggota Serse Narkoba Surabaya Ditangkap Propam Saat Pesta Sabu
Pada dasarnya, narkoba memiliki jangka waktu untuk berada di dalam tubuh pengguna setelah dikonsumsi. Semakin banyak zat yang masuk, maka jangka waktunya semakin lama. Inilah yang menjadi alasan utama mengapa seorang pengguna narkoba harus melakukan tes urine dan tes darah, karena hasil tes urine mengindikasikan seseorang telah menggunakan narkoba.
Ternyata, tes urine bisa memberitahu pada petugas apakah seseorang merupakan seorang pengguna aktif atau pasif, berikut jenis obat-obatan yang digunakan. Namun, tes urine tidak selalu bisa mendeteksi dengan hasil yang akurat. Jadi, tetap ada kemungkinan bahwa seseorang adalah pengguna narkoba positif tetapi hasil tes narkoba yang dilakukan tidak membuktikan demikian. (Knu)
Baca Juga: