Seluruh Polisi Ditresnarkoba Polda Jatim Mendadak Dites Urine, Ini Hasilnya

Zulfikar SyZulfikar Sy - Senin, 03 Mei 2021
Seluruh Polisi Ditresnarkoba Polda Jatim Mendadak Dites Urine, Ini Hasilnya

Ditresnarkoba Polda Jawa Timur menggelar tes urine mendadak bagi anggota Kepolisian yang tengah berdinas. (Foto: MP/Istimewa)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Ditresnarkoba Polda Jawa Timur menggelar tes urine mendadak bagi anggota Kepolisian yang tengah berdinas. Kegiatan ini berlangsung d Polda Jatim, Senin (3/5)

Dipimpin Dirnarkoba Polda Jatim Kombes Hanny Hidayat, jalannya pelaksanaan tes urine itu dipantau langsung oleh Kabid Propam Polda Jatim Kombes Taufik.

Menurut Hanny, tes urine yang dilakukan secara dadakan itu untuk mengetahui secara pasti ada tidaknya personel yang terlibat narkoba.

Baca Juga:

Vokalis Deadsquad Daniel Mardhany Ditangkap karena Narkoba

Namun demikian, dari hasil tes urine ternyata tidak ada satu pun anggota Ditnarkoba Polda Jawa Timur yang positif narkoba.

“Semua anggota kami negatif narkoba,” jelas Hanny dalam keteranganya, Senin (3/5).

Tes urine dilakukan untuk bisa mengetahui kondisi fisik, kimiawi, dan mikroskopik dari urine seseorang. Hasil tes urine digunakan untuk mengidentifikasi adanya kondisi tertentu yang terkait dengan kesehatan.

Meski tidak bisa digunakan sebagai acuan utama dalam mengidentifikasi suatu penyakit, tes ini menjadi acuan awal setelah pada seseorang yang mengalami suatu penyakit.

Ditresnarkoba Polda Jawa Timur menggelar tes urine mendadak bagi anggota Kepolisian yang tengah berdinas. (Foto: MP/Istimewa)
Ditresnarkoba Polda Jawa Timur menggelar tes urine mendadak bagi anggota Kepolisian yang tengah berdinas. (Foto: MP/Istimewa)

Ada banyak tujuan lain dari dilakukannya tes urine. Tidak hanya untuk mendeteksi penyakit, tes urine juga sering dilakukan untuk mengecek apakah seorang wanita mengalami kehamilan. Atau, bisa juga sebagai indikasi bahwa seseorang telah menggunakan narkoba atau obat-obatan terlarang.

Baca Juga:

Lima Anggota Serse Narkoba Surabaya Ditangkap Propam Saat Pesta Sabu

Pada dasarnya, narkoba memiliki jangka waktu untuk berada di dalam tubuh pengguna setelah dikonsumsi. Semakin banyak zat yang masuk, maka jangka waktunya semakin lama. Inilah yang menjadi alasan utama mengapa seorang pengguna narkoba harus melakukan tes urine dan tes darah, karena hasil tes urine mengindikasikan seseorang telah menggunakan narkoba.

Ternyata, tes urine bisa memberitahu pada petugas apakah seseorang merupakan seorang pengguna aktif atau pasif, berikut jenis obat-obatan yang digunakan. Namun, tes urine tidak selalu bisa mendeteksi dengan hasil yang akurat. Jadi, tetap ada kemungkinan bahwa seseorang adalah pengguna narkoba positif tetapi hasil tes narkoba yang dilakukan tidak membuktikan demikian. (Knu)

Baca Juga:

ASN DKI yang Jadi Kurir Narkoba Sudah 1 Tahun Bolos Kerja

#Polda Jawa Timur #Kasus Narkoba
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Buntut Pesta Narkoba di Hotel Surabaya, Gerindra Resmi Pecat 3 Anggota DPRD Jatim!
Tiga anggota DPRD Jatim resmi dipecat Partai Gerindra usai terciduk pesta narkoba di sebuah hotel di Surabaya. Cek kronologi dan fakta lengkapnya di sini!
Angga Yudha Pratama - Selasa, 03 November 2026
Buntut Pesta Narkoba di Hotel Surabaya, Gerindra Resmi Pecat 3 Anggota DPRD Jatim!
Indonesia
Pabrik Sabu 1,2 Ton Dibongkar di Pidie Aceh, 11 Orang Ditangkap
Pabrik sabu dengan barang bukti 1,2 ton dibongkar di Pidie, Aceh. Sebanyak 11 orang diamankan, sementara Kapolri mengingatkan ancaman narkoba.
Soffi Amira - Sabtu, 24 Oktober 2026
Pabrik Sabu 1,2 Ton Dibongkar di Pidie Aceh, 11 Orang Ditangkap
Indonesia
Modus Penyelundupan 1 Ton Ketamin Terungkap, Libatkan Transaksi Antarkapal
Modus penyelundupan 1 ton ketamin terungkap melalui transaksi antarkapal di Laut Andaman dalam kasus MT Global 168.
Soffi Amira - Jumat, 23 Oktober 2026
Modus Penyelundupan 1 Ton Ketamin Terungkap, Libatkan Transaksi Antarkapal
Indonesia
Kasus Penyelundupan 1 Ton Ketamin di Selat Malaka, 8 Awak Kapal MT Global 168 Diamankan
Aparat gabungan mengamankan delapan awak MT Global 168 dalam pengungkapan dugaan penyelundupan sekitar 1 ton ketamin di perairan Sumatera Utara.
Soffi Amira - Jumat, 23 Oktober 2026
Kasus Penyelundupan 1 Ton Ketamin di Selat Malaka, 8 Awak Kapal MT Global 168 Diamankan
Indonesia
Karhutla di Bromo Tewaskan 3 Orang, Polda Jatim Langsung Selidiki Kejadian
Karhutla di Bromo menewaskan tiga orang. Peristiwa naas itu terjadi pada Kamis (15/10).
Soffi Amira - Kamis, 15 Oktober 2026
Karhutla di Bromo Tewaskan 3 Orang, Polda Jatim Langsung Selidiki Kejadian
Indonesia
Pemerintah Filipina Ampuni Mantan Terpidana Mati Mary Jane Veloso, Janji Bantu Kehidupan dan Keluarganya
Departemen Pekerja Migran Filipina (DMW) memastikan akan mendampingi Mary Jane bersama keluarganya dalam proses kembali menjalani kehidupan di masyarakat.
Dwi Astarini - Senin, 28 September 2026
Pemerintah Filipina Ampuni Mantan Terpidana Mati Mary Jane Veloso, Janji Bantu Kehidupan dan Keluarganya
Indonesia
Alasan Indonesia Legowo Mary Jane Veloso Dapat Pengampunan Mutlak dari Filipina
Kasus Mary Jane Veloso akhirnya menemui titik terang setelah Presiden Filipina memberikan pengampunan mutlak. Simak alasan Pemerintah RI menghormati keputusan ini dan kesepakatan di baliknya!
Angga Yudha Pratama - Sabtu, 26 September 2026
Alasan Indonesia Legowo Mary Jane Veloso Dapat Pengampunan Mutlak dari Filipina
Indonesia
Lagi Banyak Pikiran, Motif Aktor Revaldo Kembali Pakai Narkoba Biar Badan Fit
Motif yang melatarbelakangi selebritas Revaldo Fifaldi Surya Permana kembali tersandung kasus narkoba mulai terkuak, setelah tiga kali terjerat kasus yang sama.
Wisnu Cipto - Rabu, 26 Agustus 2026
Lagi Banyak Pikiran, Motif Aktor Revaldo Kembali Pakai Narkoba Biar Badan Fit
Indonesia
Pramono Dukung Penggerebekan Narkoba di Kampung Bahari: Jadi Pembelajaran bagi Warga
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mendukung penggerebekan narkoba BNN di Kampung Bahari. Tiga tersangka ditangkap dalam operasi tersebut.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 13 Agustus 2026
Pramono Dukung Penggerebekan Narkoba di Kampung Bahari: Jadi Pembelajaran bagi Warga
Indonesia
Dibuntuti dari Kampung Bahari, 'Bos Gendut' Pemilik 98 Kg Sabu Akhirnya Ditangkap di Salon
BNN menangkap MR alias 'Bos Gendut', buronan kasus kepemilikan 98 kg sabu. MR ditangkap di salon Mangga Besar setelah dibuntuti dari Kampung Bahari.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 13 Agustus 2026
Dibuntuti dari Kampung Bahari, 'Bos Gendut' Pemilik 98 Kg Sabu Akhirnya Ditangkap di Salon
Bagikan