Selain Soal Politik, Hoaks Kesehatan juga Makin Meningkat

Zulfikar SyZulfikar Sy - Kamis, 17 Oktober 2019
Selain Soal Politik, Hoaks Kesehatan juga Makin Meningkat

Acara Forum Group Discussion (FGD) Divisi Humas Polri dengan tema Milenial Dalam Pusaran Hoax dan Masa Depan Bangsa, di Jakarta, Rabu (16/10/2019). (ANTARA/ Anita Permata Dewi)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Kementerian Komunikasi dan Informasi (Kominfo) menyebut angka peredaran hoaks melonjak ketika mendekati momen politik.

Lalu, hoaks tentang kesehatan juga menunjukkan peningkatan. Hoaks tersebut bisa berisi bahaya konsumsi bahan makanan.

Baca Juga:

Kapolda Papua: Penyebar Hoaks Kerusuhan Wamena Belum Tertangkap

"Angka penyebaran hoaks, tiap bulan begitu mendekati pemilu makin banyak. Tapi saat ini, hoaks banyak terkait kesehatan, isinya 'hati-hati, makanan ini mengandung ini' atau 'jangan pakai makan ini', ternyata hoaks," tutur Direktur Jenderal Aplikasi Informatika Kominfo Semuel Abrijani Pangerapan, kepada wartawan dalam sebuah diskusi di Jakarta Selatan, Rabu (16/10).

Acara FGD Polri bertajuk Milenial dalam Pusaran Hoax dan Masa Depan Bangsa, di Jakarta, Rabu (16/10/2019). ANTARA/Anita Dewi
Acara FGD Polri bertajuk Milenial dalam Pusaran Hoax dan Masa Depan Bangsa, di Jakarta, Rabu (16/10/2019). ANTARA/Anita Dewi

Saat konten hoaksyang diciptakan atau disebar akhirnya viral, biasanya pelaku menghapus postingan tersebut.

"Apa yang kita posting belum bisa 100 persen dihapus. Misalnya (unggahan) soal kontainer Priok (7 kontainer surat suara tercoblos) hilang (di laman media sosial), yang capture sudah banyak, ada archives yang mengumpulkan," ujar Semuel.

"Paling banyak kerja sama dengan Polri untuk melakukan penegakan hukum," imbuh dia.

Baca Juga:

PSI Kembali Diserang Hoax, Pernyataan Grace Natalie Soal "Bakmi" Diplesetkan Jadi "Babi"

Semuel pun menerangkan Kominfo menyediakan situs stophoax.id sebagai sarana masyarakat mengecek kebenaran berita atau informasi yang diterima.

Ia menegaskan, pembuat maupun penyebar hoaks tak dapat bersembunyi. Bahkan, meski telah berupaya menghilangkan jejak digital, misalnya dengan cara menghapus konten yang telah diunggah di media sosial, mereka tetap dapat diburu.

Jejak digital membuat pelaku penyebar hoaks dengan mudah diketahui. (Foto: Pixabay/geralt)
Jejak digital membuat pelaku penyebar hoaks dengan mudah diketahui. (Foto: Pixabay/geralt)

"Kita harus sadar, di ruang digital kita enggak bisa bersembunyi. Mau pakai nama palsu, fotonya siapa, kami (Kominfo) bisa temukan," kata Samuel.

Semuel mencontohkan kasus seorang paedofil yang menggunakan identitas palsu di media sosial dan mengaku sebagai dokter kandungan. "Laki-laki mengaku dokter kandungan, ketangkap juga. Enggak bisa sembunyi di ruang digital," tutup Semuel. (Knu)

Baca Juga:

Facebook akan Berlakukan Hukuman bagi Grup Penyebar Hoax

#Berita Hoax #Kemenkominfo
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Hoaks! Komdigi Bantah Kabar Pemadaman Internet Nasional 25-27 September 2026
Komdigi membantah kabar adanya pemadaman internet nasional pada 25-27 September 2026. Kabar tersebut dipastikan hoax.
Soffi Amira - Jumat, 25 September 2026
Hoaks! Komdigi Bantah Kabar Pemadaman Internet Nasional 25-27 September 2026
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Pesisir Banten dan Lampung Darurat Tsunami akibat Erupsi Gunung Anak Krakatau?
Banten dan Lampung darurat tsunami akibat erupsi Gunung Anak Krakatau. Namun, apakah informasi ini benar?
Soffi Amira - Jumat, 11 September 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Pesisir Banten dan Lampung Darurat Tsunami akibat Erupsi Gunung Anak Krakatau?
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Benarkah Prabowo dan Gibran Ambil Alih Pengesahan RUU Perampasan Aset?
Presiden RI, Prabowo Subianto dan Wapres RI, Gibran Rakabuming Raka, dikabarkan mengambil alih pengesahan RUU Perampasan Aset.
Soffi Amira - Selasa, 11 Agustus 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Benarkah Prabowo dan Gibran Ambil Alih Pengesahan RUU Perampasan Aset?
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Benarkah WNI yang Tidak Bayar Pajak Bakal Dicabut Status Kewarganegaraannya?
WNI yang tidak membayar pajak akan dicabut status kewarganegaraannya. Lalu, apakah informasi ini benar?
Soffi Amira - Jumat, 07 Agustus 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Benarkah WNI yang Tidak Bayar Pajak Bakal Dicabut Status Kewarganegaraannya?
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Viral Demo Ajakan Tidak Bayar Pajak, Ramai Jadi Perbincangan
Media sosial tengah viral adanya ajakan demo tidak bayar pajak. Lalu, apakah informasi ini benar?
Soffi Amira - Kamis, 06 Agustus 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Viral Demo Ajakan Tidak Bayar Pajak, Ramai Jadi Perbincangan
Indonesia
Pemerintah Telusuri Penyebar Video Hoaks Kerusuhan, Menko Polkam: Bakal Ditindak Tegas
Pemerintah kini menelusuri video hoaks kerusuhan di media sosial. Menko Polkam, Djamari Chaniago, akan menindak tegas penyebarnya.
Soffi Amira - Rabu, 05 Agustus 2026
Pemerintah Telusuri Penyebar Video Hoaks Kerusuhan, Menko Polkam: Bakal Ditindak Tegas
Indonesia
Jakarta Diterpa Isu Kerusuhan, Pramono: Kondisi Tetap Aman dan Nyaman
Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, yakin Jakarta tetap aman di tengah adanya isu kerusuhan.
Soffi Amira - Selasa, 04 Agustus 2026
Jakarta Diterpa Isu Kerusuhan, Pramono: Kondisi Tetap Aman dan Nyaman
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Menteri ESDM Bahlil Kabarnya Bakal Sita TV karena Tidak Bayar Pajak, Benarkah?
Menteri ESDM, Bahlil Lahadaila, kabarnya akan menyita TV para penunggak pajak. Apakah informasi itu benar?
Soffi Amira - Minggu, 02 Agustus 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Menteri ESDM Bahlil Kabarnya Bakal Sita TV karena Tidak Bayar Pajak, Benarkah?
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Viral Emas 74 Kg Febrie Adriansyah Disebut Palsu, Begini Penjelasannya
Viral emas 74 kg milik Febrie Adriansyah disebut palsu. Lalu, apakah informasi tersebut dibenarkan?
Soffi Amira - Kamis, 30 Juli 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Viral Emas 74 Kg Febrie Adriansyah Disebut Palsu, Begini Penjelasannya
Dunia
[HOAKS atau FAKTA]: Viral Bendera Iran tak Dikibarkan di Pembukaan Piala Dunia 2026
Bendera Iran dikabarkan tak dikibarkan saat pembukaan Piala Dunia 2026. Apakah informasi ini benar?
Soffi Amira - Senin, 29 Juni 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Viral Bendera Iran tak Dikibarkan di Pembukaan Piala Dunia 2026
Bagikan