Kesehatan

Selain Corona, 4 Virus ini Juga Sempat Menggemparkan Dunia

Ananda Dimas PrasetyaAnanda Dimas Prasetya - Senin, 27 Januari 2020
Selain Corona, 4 Virus ini Juga Sempat Menggemparkan Dunia

Virus yang pernah menggemparkan dunia selain virus corona (Foto: Xiong Qi)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

SAAT ini virus Corona sedang menjadi sorotan dunia. Penyebarannya yang begitu cepat, virus ini telah menginfeksi lebih dari seribu orang warga negara Tiongkok. Bahkan, virus ini telah menyebar ke beberapa negara Asia lainnya, seperti Singapura, Malaysia, Korea, Thaliand, dan dilansir dari The New york Times, virus ini telah menyebar ke beberapa negara lain seperti Amerika Serikat, Prancis, dan Australia.

Baca juga:

Sedang Mewabah di Tiongkok dan Taiwan, Apa itu Virus Corona?

Jumlah korban yang terus bertambah setiap harinya, tentunya telah membuat keresahan masyarakat diseluruh penjuru dunia. Dilansir dari Reuters, Dokter yang disebut berada di garis paling depan untuk melawan virus Corona, dikabarkan telah meninggal karena terinfeksi virus mematikan ini juga. Selain virus Corona, sebelumnya beberapa virus lainnya juga pernah menggemparkan dunia. Simak ulasannya!

Ebola

Selain Corona, 4 Virus ini Juga Sempat Menggemparkan Dunia
Ebola virus mematikan yang pernah menggemparkan dunia pada 2014 (Foto: Regionweek)

Sama seperit virus Corona, Ebola merupakan virus mematikan yang dapat membunuh korban dalam hitungan hari. Gejala umum dari virus ini adalah demam, diare, muntah, dan pendarahan.

Dilansir dari WHO, Ebola bermula menyerang negara Afrika sejak Januari 2014. Virus ini bukan hanya menular kepada manusia saja, namun juga dapat menular ke hewan.

Penularan virus ini bisa terjadi melalui kontak langsung seperti darah, cairan tubuh yang sudah terinfeksi seperti, urin, tinja, air liur, ingus, dan air mani.

SARS

Selain Corona, 4 Virus ini Juga Sempat Menggemparkan Dunia
SARS adalah virus yang menyerang sistem pernapasan (Foto: Thehill)

Severe Acute Respiratory Syndrom (SARS) juga pernah menjadi sorotan dunia pada 2003. Dilansir dari WHO, virus ini telah menjadi sorotan dunia setelah ditemukan seorang warga berasal dari Guangdong terinfeksi pada 2002.

Virus yang menyerang sistem pernapasan ini telah menginfeksi lebih dari 8.000 orang. Gejala SARS bisa dilihat dari mulai demam, batuk kering, sesak napas, pusing, hingga diare.

Baca juga:

Mendadak Wuhan!

Cacar Monyet

Selain Corona, 4 Virus ini Juga Sempat Menggemparkan Dunia
Cacar monyet disebabkan oleh virus monkeyfox (Foto: goodnewsfromindonesia/anna mouton)

Penyakit yang dapat menular ke manusia, cacar monyet disebabkan oleh virus monkeypox yang bisa menyebar melalui air liur penderita, benda-benda yang terkontaminasi, seperti pakaian penderita.

Gejala dari penyakit bisa dilihat dari demam, menggigil, sakit kepala, nyeri otot, dan muncul benjolan dibeberapa tempat, hingga muncul ruam. Penularan cacar monyet berasal dari hewan primata, seperti tikus, tupai, dan monyet yang telrah terinfeksi.

Flu Burung

Selain Corona, 4 Virus ini Juga Sempat Menggemparkan Dunia
Flu burung menyebabkan kematian (Foto: nusabali_dewa)

Dilansir dari Healthline, virus H5N1 yang menyebabkan flu burung ini pada awalnya hanya menularkan kepada hewan saja, namun pada 1997, virus ini mulai menular antar manusia yang menyebabkan kematian, karena pada saat itu obat dari penyakit flu burung belum ditemukan.

Ciri-ciri terinfeksi flu burung bisa dilihat dari tanda-tanda seperti, batuk, diare, demam, pusing, hingga permasalahan pernapasan.

Flu burung bisa menular kepada manusia melalui, kintak langsung dengan unggas yang terpapar virus penyebab flu burung, cairan unggas yang terinfeksi, tingkat kematang dari daging unggas, mandi atau berenang dengan air yang telah terkontaminasi dengan virus H5N1. (bel)

Baca juga:

Tips Agar Kamu Terhindar Virus Corona

#Info Kesehatan #Virus #Virus Corona #Virus Ebola #Flu Burung #Penyebaran Virus
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Ananda Dimas Prasetya

Penulis, editor, dan praktisi konten digital dengan latar belakang akademis di bidang jurnalistik serta pengalaman dalam penyusunan artikel berita, konten informatif, dan optimasi mesin pencari (SEO). Lulusan Fakultas Ilmu Komunikasi, Jurusan Jurnalistik, Universitas Padjadjaran (2007–2014) dengan pemahaman mendalam mengenai kaidah jurnalistik, etika media, verifikasi informasi, dan teknik penulisan profesional. Berfokus pada pengembangan konten yang mengutamakan akurasi, relevansi, dan nilai informasi bagi pembaca. Memastikan artikel disusun melalui proses riset, verifikasi sumber, dan pengolahan data cermat guna menjamin kualitas informasi yang disajikan. Berbagai topik yang menjadi perhatian meliputi pemerintahan, ekonomi, pendidikan, teknologi, budaya, hiburan (musik & film), gaya hidup, motorsports, hingga isu-isu sosial yang berkembang di masyarakat.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Waspada Abu Vulkanik Anak Krakatau, Ini Dampaknya bagi Kesehatan dan Cara Melindungi Diri
Abu vulkanik yang terhirup dapat mengganggu saluran pernapasan, terlebih jika paparan berlangsung dalam waktu lama.
Yusuf Abdillah - Minggu, 06 September 2026
Waspada Abu Vulkanik Anak Krakatau, Ini Dampaknya bagi Kesehatan dan Cara Melindungi Diri
Dunia
Kasus Ebola di Kongo Makin Menggurita, 10 Negara Afrika Perketat Perbatasan
Hingga kini, belum ada vaksin atau pengobatan yang secara resmi disetujui untuk Bundibugyo, jenis Ebola baru tersebut.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 02 September 2026
Kasus Ebola di Kongo Makin Menggurita, 10 Negara Afrika Perketat Perbatasan
Indonesia
Wabah Ebola Merebak di Kongo, 2.476 Orang Meninggal Dalam 20 Hari
Wabah Ebola ini terjadi di sebuah wilayah yang telah terdampak konflik bersenjata selama 30 tahun, dengan kebutuhan bantuan kemanusiaan yang tinggi.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 21 Agustus 2026
Wabah Ebola Merebak di Kongo, 2.476 Orang Meninggal Dalam 20 Hari
Dunia
2.061 Tewas, Wabah Ebola RD Kongo Bisa Lampaui Kasus Kematian Terparah Afrika Barat 2014–2016
WHO umumkan wabah Ebola di RD Kongo kini wabah terbesar kedua sepanjang sejarah dengan 4.449 kasus terkonfirmasi dan 2.061 kematian.
Wisnu Cipto - Kamis, 13 Agustus 2026
2.061 Tewas, Wabah Ebola RD Kongo Bisa Lampaui Kasus Kematian Terparah Afrika Barat 2014–2016
Dunia
Antisipasi Gagal, Selandia Baru di Ambang Bencana Besar Wabah Flu Burung H5N1
Kasus pertama flu burung H5N1 terdeteksi di Selandia Baru. Para ahli memperingatkan ancaman endemik pada satwa liar langka.
Wisnu Cipto - Kamis, 16 Juli 2026
Antisipasi Gagal, Selandia Baru di Ambang Bencana Besar Wabah Flu Burung H5N1
Dunia
Burung Migrasi di Semenanjung Fleurieu Positif Virus H5, Australia Waspada Penuh
Australia kini meningkatkan koordinasi antarwilayah untuk mencegah penyebaran lebih luas virus flu burung lewat jalur migrasi burung
Wisnu Cipto - Rabu, 24 Juni 2026
Burung Migrasi di Semenanjung Fleurieu Positif Virus H5, Australia Waspada Penuh
Olahraga
Wabah Ebola Bikin Kacau Persiapan Piala Dunia 2026, Laga RD Kongo vs Chili Resmi Dibatalkan
Wabah Ebola mengacaukan persiapan Piala Dunia 2026. Laga RD Kongo vs Chili pun harus dibatalkan akibat wabah tersebut.
Soffi Amira - Rabu, 03 Juni 2026
Wabah Ebola Bikin Kacau Persiapan Piala Dunia 2026, Laga RD Kongo vs Chili Resmi Dibatalkan
Olahraga
Ebola Intai Piala Dunia 2026, AS Wajibkan Tes Kesehatan Penumpang Internasional di Semua Bandara
Amerika Serikat mewajibkan tes Ebola di semua bandara utama untuk mencegah penyebaran wabah selama Piala Dunia FIFA 2026.
Wisnu Cipto - Rabu, 03 Juni 2026
Ebola Intai Piala Dunia 2026, AS Wajibkan Tes Kesehatan Penumpang Internasional di Semua Bandara
Dunia
WHO Tetapkan Status Darurat Wabah Ebola, CDC Larang Warga 3 Negara Afrika Masuk AS
CDC melarang sementara warga Kongo, Uganda, dan Sudan Selatan masuk ke AS selama 30 hari akibat wabah Ebola
Wisnu Cipto - Jumat, 22 Mei 2026
WHO Tetapkan Status Darurat Wabah Ebola, CDC Larang Warga 3 Negara Afrika Masuk AS
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Hantavirus Adalah Rekayasa dan Bohongan
Beredar informasi yang menyebut Hantavirus adalah virus bohongan yang diambil dari bahasa Israel. Cek kebenaran informasinya.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 22 Mei 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Hantavirus Adalah Rekayasa dan Bohongan
Bagikan