42 Hari Tanpa kasus Baru, Wabah Ebola di Uganda Resmi Berakhir

Wisnu CiptoWisnu Cipto - Sabtu, 26 April 2025
42 Hari Tanpa kasus Baru, Wabah Ebola di Uganda Resmi Berakhir

Ilustrasi virus. (Foto: Pexels)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Kabar gembira bagi dunia kesehatan. Uganda akhirnya mengumumkan wabah virus Ebola di negara afrika itu sudah resmi berakhir.

Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Uganda mengumumkan resmi berakhirnya pandemi wabah ebola setelah genap 42 hari tidak ditemukan adanya kasus baru di negara mereka

"KABAR BAIK! Wabah Penyakit Virus Ebola Sudan saat ini resmi berakhir. Hal ini ditandai oleh nihilnya kasus baru selama 42 hari sejak pasien terakhir terkonfirmasi dipulangkan pada 14 Maret 2025,” demikian pernyataan Kemenkes Uganda, dalam unggahan akun resminya di platform X, Sabtu (25/4).

Baca juga:

Virus Ebola Ditemukan di Ibu Kota Uganda, Satu Pasien Meninggal dan Pemerintah Langsung Gencarkan Vaksinasi

Virus ebola sendiri memang menjadi momok bagi Uganda. Sudah sejak belasan tahun negara itu dilanda wabah ebola. Bahkan, tercatat ribuan warga Uganda pernah terinfeksi ebola pada 2021 silam.

Badan Kesehatan Dunia WHO mencatat virus ebola kembali mewabah di Uganda sejak awal tahun 2025 ini. Pada Maret, WHO kembali melaporkan kematian kedua terkait Ebola di Uganda, menambah jumlah total kasus terkonfirmasi menjadi 10 kasus.

Meski demikian, langkah positif terkait penanganan pandemi ebola telah terdengar sejak Februari lalu. Dilansir Antara, kala itu badan kesehatan dunia itu telah mereka meluncurkan uji coba vaksin virus Ebola pertama di Uganda. (*)

#Virus Ebola #Uganda #Kesehatan
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Wisnu Cipto

Jurnalis dan penulis profesional selama dua dekade di industri media, mulai dari koran, televisi, hingga konten digital. Lulusan FISIP UI terlatih merangkai kata-kata terkait isu sosial-budaya-politik-hukum secara akurat dan relevan bagi pembaca, dengan kiblat kode etik jurnalistik dan verifikasi-verifikasi-verifikasi ... Pemegang sertifikasi kompetensi dari Lembaga Pers Dr.Soetomo (LPDS), yang coba terus belajar berkarya dengan 'hati'.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Kemenkes Ancam Pidanakan Penimbun Masker di Tengah Erupsi Anak Krakatau
Pelaku usaha yang terbukti menimbun atau membatasi pasokan hingga menyebabkan kelangkaan dan kenaikan harga tidak wajar dapat dikenai sanksi sesuai tingkat pelanggaran.
Dwi Astarini - Selasa, 08 September 2026
Kemenkes Ancam Pidanakan Penimbun Masker di Tengah Erupsi Anak Krakatau
ShowBiz
Tas Obat Jungkook Viral, Ahli Ingatkan Moderasi dalam Konsumsi Vitamin
Dalam live tersebut, sang ‘Golden Maknae’ dengan santai memperlihatkan kepada penggemar berbagai produk yang biasa ia konsumsi.
Dwi Astarini - Senin, 07 September 2026
Tas Obat Jungkook Viral, Ahli Ingatkan Moderasi dalam Konsumsi Vitamin
Lifestyle
Abu Vulkanis Juga Bahaya untuk Mata, Pakai Kacamata Pelindung Penting saat di Luar Ruang
Abu vulkanis itu bukan debu biasa. Ada campuran silica di dalamnya.
Dwi Astarini - Senin, 07 September 2026
Abu Vulkanis Juga Bahaya untuk Mata, Pakai Kacamata Pelindung Penting saat di Luar Ruang
Indonesia
Cara Cek Masuk Daftar PBI JKN 2026 Pakai HP, Biar Akses Kesehatan Gratis Tetap Aman
Pemerintah memastikan masyarakat bisa dengan mudah mengecek status kepesertaan Penerima Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan Nasional (PBI JKN) 2026 hanya lewat HP.
Wisnu Cipto - Jumat, 04 September 2026
Cara Cek Masuk Daftar PBI JKN 2026 Pakai HP, Biar Akses Kesehatan Gratis Tetap Aman
Indonesia
Asap Karhutla Mengepul, ini nih Pilihan Masker yang Direkomendasikan untuk Melindungi Pernapasan
. Di Kabupaten Katingan, Kalimantan Tengah, misalnya, ISPU sempat mencapai angka 1.919 pada 2 September 2026 atau masuk kategori berbahaya.
Dwi Astarini - Jumat, 04 September 2026
Asap Karhutla Mengepul, ini nih Pilihan Masker yang Direkomendasikan untuk Melindungi Pernapasan
Dunia
Kasus Ebola di Kongo Makin Menggurita, 10 Negara Afrika Perketat Perbatasan
Hingga kini, belum ada vaksin atau pengobatan yang secara resmi disetujui untuk Bundibugyo, jenis Ebola baru tersebut.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 02 September 2026
Kasus Ebola di Kongo Makin Menggurita, 10 Negara Afrika Perketat Perbatasan
Lainnya
Jangan Dianggap Sakit Perut Biasa, Ini Ciri-Ciri Gejala Usus Buntu Anak!
Usus buntu bisa mengakibatkan kematian. Jangan anggap semua sakit perut anak sebagai keluhan biasa.
Wisnu Cipto - Selasa, 01 September 2026
Jangan Dianggap Sakit Perut Biasa, Ini Ciri-Ciri Gejala Usus Buntu Anak!
Lifestyle
Ramalan Zodiak Hari Ini 1 September 2026: Taurus Wajib Waspadai 5 Hal Ini
Ramalan zodiak hari ini 1 September 2026, lengkap dengan asmara, karier, keuangan, dan keberuntungan Aries hingga Pisces. Simak 5 hal yang Taurus wajib waspadai
ImanK - Senin, 31 Agustus 2026
Ramalan Zodiak Hari Ini 1 September 2026: Taurus Wajib Waspadai 5 Hal Ini
Indonesia
Kasus Kanker di Bogor Naik 138 Persen, Mayoritas Payudara dan Paru-Paru
Terjadi lonjakan kasus kanker di Kota Bogor sebesar 138 persen dalam empat tahun terakhir.
Wisnu Cipto - Kamis, 27 Agustus 2026
Kasus Kanker di Bogor Naik 138 Persen, Mayoritas Payudara dan Paru-Paru
Indonesia
Wabah Ebola Merebak di Kongo, 2.476 Orang Meninggal Dalam 20 Hari
Wabah Ebola ini terjadi di sebuah wilayah yang telah terdampak konflik bersenjata selama 30 tahun, dengan kebutuhan bantuan kemanusiaan yang tinggi.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 21 Agustus 2026
Wabah Ebola Merebak di Kongo, 2.476 Orang Meninggal Dalam 20 Hari
Bagikan