Sekolah Rakyat Bertambah Jadi 182 Titik pada 2026, Target Tampung 43.344 Siswa

Ananda Dimas PrasetyaAnanda Dimas Prasetya - Rabu, 22 Juli 2026
Sekolah Rakyat Bertambah Jadi 182 Titik pada 2026, Target Tampung 43.344 Siswa

Sebanyak 182 Sekolah Rakyat telah Beroperasi dari Sabang sampai Merauke (MP/Didik)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Pemerintah memperluas penyelenggaraan Sekolah Rakyat dari 166 menjadi 182 titik pada Tahun Ajaran 2026/2027. Penambahan ini menjadi bagian dari pengembangan bertahap program menuju satuan pendidikan permanen yang lebih berkelanjutan.

Deputi Bidang Kemitraan dan Hubungan Media Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom RI), Kurnia Ramadhana, mengatakan perluasan tersebut merupakan bagian dari transisi pemerintah dalam mengembangkan Sekolah Rakyat dari model rintisan menuju sekolah permanen.

"Pada Tahun Ajaran 2026/2027, penyelenggaraan Sekolah Rakyat diperluas dari 166 menjadi 182 sekolah," ujar Kurnia kepada wartawan, Rabu (22/7).

Sebanyak 182 sekolah yang disiapkan terdiri atas:

  • 93 Sekolah Rakyat permanen yang siap beroperasi.
  • 81 Sekolah Rakyat Rintisan tetap.
  • 85 Sekolah Rakyat Rintisan baru.

Kurnia mengatakan penambahan jumlah sekolah tersebut diharapkan mampu menampung lebih banyak peserta didik yang berasal dari keluarga miskin dan miskin ekstrem.

Baca juga:

Pramono: Sekolah Rakyat Jadi Kesempatan Anak Kurang Mampu Raih Masa Depan Lebih Baik

Jumlah siswa diproyeksikan meningkat signifikan

Berdasarkan data Kementerian Sosial per 17 Juli 2026, sebanyak 166 Sekolah Rakyat Rintisan yang telah beroperasi di 141 kabupaten/kota di 34 provinsi telah menampung 14.776 peserta didik pada Tahun Ajaran 2025/2026.

Seiring bertambahnya jumlah sekolah, jumlah peserta didik diperkirakan meningkat menjadi 28.568 siswa pada Tahun Ajaran 2026/2027. Rinciannya meliputi SD 6.305 siswa, SMP 11.186 siswa, dan, SMA 11.077 siswa.

Total peserta didik Sekolah Rakyat tingkat SD, SMP, dan SMA secara keseluruhan dari yang sudah ada dan target sementara mencapai 43.344 orang pada tahun ini,

Deputi Bidang Kemitraan dan Hubungan Media Bakom RI, Kurnia Ramadhana.

Target perluasan hingga 500 titik pada 2029

Kurnia menjelaskan program sekolah berasrama yang menyasar anak-anak dari keluarga miskin dan miskin ekstrem akan terus diperluas sebagai bagian dari upaya pemerintah memutus rantai kemiskinan antargenerasi.

Pada periode 2027–2028, pemerintah menargetkan penambahan sekitar 100 hingga 200 titik Sekolah Rakyat setiap tahun.

Selanjutnya, pada 2029 pemerintah menargetkan pembangunan Sekolah Rakyat mencapai 500 titik yang tersebar di 38 provinsi dan 416 kabupaten/kota.

Baca juga:

Alokasi Dana Buat Bangun Sekolah Rakyat Tahap III Capai Rp 26,30 Triliun

Kurnia berharap kehadiran Sekolah Rakyat tidak hanya memperluas akses pendidikan bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu, tetapi juga membantu meringankan beban ekonomi keluarga.

"Pemerintah terus mengukur dampak jangka menengah dan panjang dari program ini melalui pemantauan secara berkelanjutan demi memutus mata rantai kemiskinan antargenerasi," pungkasnya. (Asp)

#Sekolah Rakyat #Sekolah #Keluarga Miskin
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Rano Karno Janji 214 Sekolah Rusak di DKI Jakarta Segera Diperbaiki, Bertahap Sesuai Anggaran
Penyesuaian itu membuat sejumlah sekolah terpaksa menunggu giliran untuk direvitalisasi, dengan mempertimbangkan kemampuan fiskal Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 16 Oktober 2026
Rano Karno Janji 214 Sekolah Rusak di DKI Jakarta Segera Diperbaiki, Bertahap Sesuai Anggaran
Dunia
34 Anak Tewas, 50 Lainnya Luka-Luka dalam Insiden Atap Sekolah Roboh di Paskitan
Anak-anak yang tewas atau terluka di sekolah Al-Khair tersebut berusia 6 hingga 12 tahun.
Dwi Astarini - Kamis, 15 Oktober 2026
  34 Anak Tewas, 50 Lainnya Luka-Luka dalam Insiden Atap Sekolah Roboh di Paskitan
Dunia
Atap Sekolah Ambruk, 30 Orang Tewas Termasuk 29 Siswa
Sebanyak 30 orang, termasuk 29 siswa dan seorang guru, dilaporkan tewas setelah atap sebuah sekolah swasta ambruk di Pakistan.
Yusuf Abdillah - Kamis, 15 Oktober 2026
Atap Sekolah Ambruk, 30 Orang Tewas Termasuk 29 Siswa
Indonesia
Atap SDN Cepoko 2 Sragen Mendadak Roboh, 2 Guru Alami Luka
Atap SDN Cepoko 2 Sragen mendadak ambruk. Kejadian itu menimpa dua guru yang mengalami luka.
Soffi Amira - Kamis, 08 Oktober 2026
Atap SDN Cepoko 2 Sragen Mendadak Roboh, 2 Guru Alami Luka
Indonesia
FSGI Catat 100 Kasus Kekerasan di Satuan Pendidikan, 60 Persen Kekerasan Seksual
FSGI mencatat 100 kasus kekerasan di satuan pendidikan sepanjang Januari-September 2026. Sebanyak 60 persen merupakan kekerasan seksual.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 06 Oktober 2026
FSGI Catat 100 Kasus Kekerasan di Satuan Pendidikan, 60 Persen Kekerasan Seksual
Indonesia
Program MBG Uji Coba Sistem Prasmanan ala Jepang, Siswa Ikut Sajikan Makanan
BGN menguji coba sistem prasmanan MBG di lebih dari 60 dapur SPPG. Siswa ikut piket menyajikan makanan hangat di kelas seperti di Jepang.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 06 Oktober 2026
Program MBG Uji Coba Sistem Prasmanan ala Jepang, Siswa Ikut Sajikan Makanan
Dunia
Demo Pelajar di Prancis Rusuh, Pemerintah Tutup Ratusan SMA
Para siswa mengatakan jam sekolah terlalu panjang, fasilitas tidak memadai, termasuk ruang kelas yang terlalu panas, dan terlalu banyak ketidakhadiran pengajar.
Dwi Astarini - Sabtu, 03 Oktober 2026
 Demo Pelajar di Prancis Rusuh, Pemerintah Tutup Ratusan SMA
Indonesia
Kemendikdasmen Tetapkan Bahasa Inggris Wajib untuk Kelas 3 SD Mulai 2027
Bahasa Inggris akan menjadi mata pelajaran wajib bagi murid kelas 3 SD mulai tahun ajaran 2027/2028. Kemendikdasmen siapkan pelatihan guru.
Ananda Dimas Prasetya - Sabtu, 03 Oktober 2026
Kemendikdasmen Tetapkan Bahasa Inggris Wajib untuk Kelas 3 SD Mulai 2027
Indonesia
DPR Minta Perkuat Pengawasan Anggaran Revitalisasi Sekolah, Rawan Dikorupsi
Anggaran revitalisasi atau perbaikan gedung sekolah masih rawan disalahgunakan.
Yusuf Abdillah - Rabu, 23 September 2026
DPR Minta Perkuat Pengawasan Anggaran Revitalisasi Sekolah, Rawan Dikorupsi
Indonesia
44.000 Anak Keluarga Miskin Kembali Sekolah Gratis, Pemerintah Perluas Program ke 182 Sekolah
Sebanyak 44.000 anak dari keluarga miskin jenjang SD hingga SMA kembali mendapat akses pendidikan berkualitas secara gratis melalui program pemerintah.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 18 September 2026
44.000 Anak Keluarga Miskin Kembali Sekolah Gratis, Pemerintah Perluas Program ke 182 Sekolah
Bagikan