Sekitar 15 ribu Anak DIY Belum Vaksin MR
Salah seorang murid SMP tengah diberi vaksin MR oleh Dinas Kesehatan DIY. (MP/Teresa Ika)
MerahPutih.com - Dinas Kesehatan DIY terus berupaya mendatangi siswa-siswi yang belum divaksin sebelum berakhirnya bulan imunisasi nasional.
Pasalnya, ada sekira 15.521 murid TK-SMP di Yogyakarta yang sampai saat ini belum mendapat vaksin measles rubella (MR).
Kepala Dinas Kesehatan DIY Pembajun Setyaningastuti menjelaskan, para siswa tersebut belum mendapatkan vaksin disebabkan ketidakhadiran mereka saat petugas kesehatan mendatangi sekolah.
"Solusinya kami akan panggil siwa-siswi itu lagi untuk bisa dapat vaksin di puskesmas terdekat. Mereka akan didampingi pihak sekolah juga," kata Pembajun di Yogyakarta, Kamis (14/9).
Pihaknya kini tengah menyusun jadwal untuk pemanggilan siswa. Di samping itu, pihaknya juga tengah berkonsentrasi untuk memberikan vaksin kepada anak-anak non-usia sekolah di setiap puskesmas.
Berdasarkan data Dinkes hingga Rabu (13/9), sudah ada 569.219 atau 97,34 persen siswa TK- SMP dari total sasaran 584.740 yang disuntik MR. Siswa tersebut tersebar di 4.812 sekolah di DIY.
Sementara, dari 199.201 balita yang terdata seluruh DI Yogyakarta, pelaksanaan imunisasi MR sudah mencangkup 60.871 balita. Pihaknya menargetkan di akhir September 2017, setidaknya 95 persen anak atau sekitar 739.213 dari 778.118 anak di DIY mendapatkan imunisasi MR. (*)
Berita ini merupakan laporan dari Teresa Ika, kontributor merahputih.com untuk wilayah Yogyakarta dan sekitarnya. Baca juga berita lainya dalam artikel: Organda Minta Pemerintah Tegas Akhiri Polemik Taksi Online
Bagikan
Berita Terkait
Musim Hujan Picu Lonjakan DBD di Jakarta, Pramono Anung: Wilayah Barat dan Utara Rawan
DKI Jakarta Masih Aman dari Super Flu, Vaksinasi Influenza Disiapkan
Dinkes DKI Jakarta Minta Warga Tak Panik Terkait Virus Super Flu, Tapi Tetap Waspada
Melihat Penyuntikan Vaksinasi Influenza Flubio untuk Cegah Super flu bagi Warga di Jakarta
AS Kurangi Jumlah Vaksin Wajib untuk Anak-Anak, Timbulkan Kekhawatiran Peningkatan Risiko Penyakit
Warga Baduy Korban Begal Ditolak RS di Jakarta, Dinkes DKI Telah Terima Rekaman CCTV Perlihatkan Perawatan Pasien
ISPA di Jakarta Tembus 1,9 Juta Kasus, Kadinkes Ingatkan Bahaya Polusi Udara dan Perlunya Masker di Masa Pancaroba
Gubernur DKI Tegaskan Tak Ada Penolakan RS terhadap Warga Baduy Korban Begal
PSI DKI Temukan Anggaran Fantastis Pembelian Lampu Operasi di Dinkes, Nilainya Capai Rp 1,4 Miliar
PDPI Beberkan Dosa-Dosa Gaya Hidup Pemicu ISPA dan Cara Menghindarinya Tanpa Ribet