Organda Minta Pemerintah Tegas Akhiri Polemik Taksi Online
Ilustrasi. (MP/Zaimul Haq)
MerahPutih.com - Organisasi Angkutan Darat (Organda) DIY mendesak Pemerintah Daerah Istimewa Yogyakarta segera mengambil tindakan tegas mengakhiri polemik taksi online pelat hitam dan taksi konvensional pelat kuning pasca keluarnya putusan MA. Polemik akan terus berlanjut bahkan akan menimbulkan kembali gesekan di lapangan jika tak ada langkah tegas.
Kepala Organda DIY Agus Andrianto mengatakan usai keputusan MA keluar, pemerintah harus tegas untuk mengatur keberadaan dan operational taksi online. Masih banyak peraturan lain yang bisa dipakai untuk panduan mengatur operational taksi online.
"Jangan terpaku pada satu peraturan saja. Jangan terpaku pada Peraturan Menteri Perhubungan Nomor 26 Tahun 2017 yang mengatur soal Kendaraan Umum Tidak Dalam Trayek itu," tegas Agus melalui sambungan telepon di Yogyakarta, Kamis (14/9).
Ia mencontohkan pemerintah bisa menggunakan Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 soal Lalu Lintas sebagai dasar hukum menindak taksi online.
"Pada dasarnya kami tidak mempermasalahkan taksi online. Hanya saja angkutan umum yang boleh beroperasi di jalan hanyalah yang berplat kuning seperti di UU Lalu Lintas itu," tegasnya.
Pihaknya mengaku telah berulang kali beraudiensi dengan Pemda DIY, namun ia tidak melihat adanya ketegasan Pemda. Padahal situasi di lapangan antara pengemudi taksi online dan taksi konvensional pasca putusan MA keluar kembali memanas.
Sebelumnya, pagi tadi ratusan pengemudi taksi konvensinal menggeruduk kantor Gubernur DIY di Jalan Malioboro. Mereka mendesak Pemda DIY menandatangani petisi yang menolak keputusan MA. (*)
Berita ini merupakan laporan dari Teresa Ika, kontributor merahputih.com untuk wilayah Yogyakarta dan sekitarnya. Baca juga berita lainya dalam artikel: Ratusan Pengemudi Taksi Konvensional Demo Tolak Keputusan MA Soal Taksi Online
Bagikan
Berita Terkait
Fanny Soegi Hadirkan “Jogja Lantai 2”, Liriknya Memotret Sisi Sunyi Yogyakarta
Sambut Long Weekend Isra Mikraj, KAI Daop 6 Kerahkan 4 KA Tambahan
Tiket KA ke Yogyakarta Paling Banyak Diburu Saat Libur Nataru 2026
Yogyakarta Jadi Tujuan Favorit Wisata Orang Jakarta
Pendaki Hilang di Merapi, 1 Dievakuasi tapi 1 belum Ditemukan
Sopir Taksi Online Perkosa Penumpang Wanita saat ke Bandara Soetta, Diduga Pakai Narkoba
Presiden Prabowo Minta Setiap Kerdatangannya tak lagi Disambut Anak-Anak, Kasihan Lihat Kepanasan dan Ganggu Jam Sekolah
Autopsi RS Polri Pastikan Sopir Taksi Online Tewas 2 Hari Sebelum Ditemukan di Tol Jagorawi
Mayat Korban Dibuang di Tol Jagorawi, Begal Sadis Taksi Online Ditangkap di Ciamis
Sopir Taksi Online Depok Tewas Dibuang di Tol Jagorawi, Mobilnya Dibawa Kabur