Sekda DKI dan Wali Kota Jakarta Barat Positif COVID-19
Sekretaris Daerah (Sekda) DKI Jakarta Saefullah. (Foto: MP/Asropih)
Merahputih.com - Ketua DPRD DKI Jakarta, Prasetyo Edi Marsudi membenarkan jika Sekretaris Daerah (Sekda) DKI Saefullah dan Wali Kota Jakarta Barat, Uus Kuswanto terkonfirmasi positif COVID-19.
"Iya (Sekda dan Wali Kota Jakarta Barat positif COVID-19)," papar Prasetyo saat di konfirmasi wartawan, Senin (14/10).
Baca Juga:
Berani Berkeliaran di Jalan, Pengamen Ondel-Ondel Diberi Sanksi Kurungan Penjara
Ketika dikonfirmasi terkait hal itu oleh eksekutif. Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan mengatakan para pejabat tinggi Pemprov DKI yang terinfeksi virus corona masuk kategori orang tanpa gejala (OTG).
Mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan itu mendoakan semoga anak buahnya itu lekas sembuh dan bisa bekerja melayani warga DKI.
"Kita berharap mudah-mudahan cepat pulih, tapi mereka orang tanpa gejala atau OTG," ucap Anies kepada wartawan yang dikutip, Minggu (13/9).
Namun Anies tidak tahu pastinya Sekda DKI dan Wali Kota Jakarta Barat terjangkit penyakit mematikan itu. Sebelumnya juga dikabarkan ada sebanyak 7 pejabat tinggi Pemprov DKI terkonfirmasi virus corona.
Ketujuh pejabat itu diantaranya Asisten Pemerintah Setda DKI Jakarta, Reswan W. Soewaryo; Kepala Biro Pemerintahan Setda Provinsi DKI, Premi Lesari; Kepala Biro Pendidikan Mental dan Spiritual DKI, Hendra Hidayat.
Kemudian Kepala Dinas Pertamanan dan Hutan Kota DKI, Suzy Marsitawati; Direktur Utama PD Pasar Jaya, Arief Nasruddin; Kepala Biro Penataan Kota dan Lingkungan Hidup, Afan Adriansyah Idris; dan Ketua TGUPP, Amin Subekti.
Baca Juga:
Marak Ondel-Ondel Ngamen di Jalan, Pemprov DKI Setuju Revisi Perda Pelestarian Budaya Betawi
Pada akhir Agustus lalu, Pemda DKI telah melakukan tes swab di lingkungan pegawai untuk memastikan masyarakat mendapatkan pelayanan secara aman dan nyaman.
Dari tes swab itu, sejumlah pejabat hasil tesnya positif. Mereka yang diduga terpapar melakukan isolasi mandiri dan tetap menjalankan tugas dari rumah karena mereka tidak ada gejala apapun. (Asp)
Bagikan
Asropih
Berita Terkait
Buah Bekas Gigitan Kelelawar Bawa Ancaman Kematian, Bisa Jadi Inang Utama Virus Nipah
Teknologi Sensor Kebauan RDF Rorotan Jalani Kalibrasi Lapangan, Sensor Dipastikan Tetap Akurat
Sentra Kuliner Lenteng Agung Diserbu 'Rojali' Sang Pendongkrak Ekonomi
Cincin Donat MRT Jakarta Hubungkan 4 Gedung Sultan di Dukuh Atas Mulai 2026
DPRD DKI Ingatkan Dinas SDA untuk Singkirkan Ego Sektoral atau Jakarta Tetap Jadi Langganan Banjir
Tanggapan Santai Pramono Pedagang Daging di Jakarta Ancam Mogok Jualan 3 Hari
Jakarta Dikepung Genangan, Polisi Turun Tangan Cegah Warga Terjebak Banjir
Pramono Sebut Pembayar QRIS di Jakarta Meroket Hingga 177 Persen di 2025, Tembus 5 Miliar Transaksi
Pemprov DKI Kucurkan Subsidi Rp 6,4 Triliun untuk Urusan Transportasi, Perut Sampai Pengelolaan Air Limbah
Pramono Tegaskan Ekonomi Jakarta 2025 Surplus Rp3,89 Triliun, Investasi Tembus Target