Sejumlah Organisasi Buruh Dukung Anies-Cak Imin dengan Alasan Kinerja hingga Rekam Jejak

Mula AkmalMula Akmal - Kamis, 28 September 2023
Sejumlah Organisasi Buruh Dukung Anies-Cak Imin dengan Alasan Kinerja hingga Rekam Jejak

PKS resmi usung Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar di Pilpres 2024 usai rapat Majelis Syuro PKS di Kantor DPP PKS, Jakarta Selatan, Jumat (15/9). ANTARA/Fianda Sjofjan Rassat

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Empat organisasi buruh, yakni KSPSI, SBSI 92, SPN, dan PPMI secara eksplisit menyatakan dukungan kepada pasangan bakal capres- cawapres Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar di Pilpres 2024.

Dukungan tersebut diungkapkan para pimpinan empat organisasi buruh itu dalam Talkshow bertajuk "Siapa Capres Pilihan Buruh" yang digelar Partai Keadilan Sejahtera (PKS) melalui Bidang Ketenagakerjaan di Kantor DPTP PKS, Jakarta, Kamis (28/9).

Baca Juga:

Demo Buruh Dekat Istana Negara, Polisi Alihkan Sejumlah Arus Lalu Lintas

Ketua Umum SBSI 92 Sunarti menyebut pihaknya mendukung Anies Baswedan dalam pilpres mendatang diambil dari keputusan Rakornas SBSI 92 beberapa waktu lalu.

"Ini pilihan Rakornas, jadi bukan pilihan saya pribadi. Kalau saya pribadi saya tidak mau menggiring karena saya punya hubungan baik dengan ketiga kandidat tersebut," ucap Sunarti kepada wartawan di Jakarta, Kamis (28/9).

Sunarti pun berharap konstelasi Pemilu 2024 menjadi ajang persaingan yang sehat, perbedaan pilihan tidak pantas membuat retak hubungan antar sesama anak bangsa.

"Jangan persoalan capres hubungan baik menjadi retak, saya mempunyai hubungan baik dengan ketiga tokoh tersebut, perbedaan pilihan justru semakin mempererat tali silaturahmi kita," ujarnya.

Dalam kesempatan yang sama, Ketua Umum Serikat Pekerja Nasional (SPN) Joko Heryono menilai Anies Baswedan memiliki konsep dalam mensejahterakan kaum pekerja dan itu dibuktikan ketika Anies menjabat sebagai Gubernur DKI Jakarta.

"Pak Anies sudah membuktikan berani mengambil keputusan terkait upah buruh yang layak saat menjadi Gubernur DKI Jakarta, kita totalitas dukung Anies dia punya konsep bagaimana menghadirkan kesejahteraan bagi kaum buruh," ungkap Joko.

Baca Juga:

Ada Demo Buruh di Patung Kuda, TransJakarta Alihkan Rute Koridor 1


Senada dengan SPN, Ketua Umum KSPSI, Jumhur Hidayat mengatakan Anies- Muhaimin mempunyai rekam jejak positif bagi kaum pekerja.

"Ada alasan kenapa kita pilih Amin kita perlu presiden yang punya narasi akal pikiran yang sehat dan bisa diajak berdiskusi dan kebijakan berbasis pengetahuan itu penting saya percaya Anis serius memikirkan membangun bangsa ini lebih baik. Begitu juga Muhaimin punya track record baik ketika menjadi Menaker," jelasnya.

Karena itu, organisasi KSPSI telah bulat menyatakan dukungan terhadap paslon dari Koalisi Perubahan itu.

"Sampai pada Rakernas yang diperluas yang jumlahnya lebih besar dari peserta kongres, dan alhamdulillah bulat keputusan mendukung Anies Baswedan," beber Jumhur.

Sementara itu, Ketua Umum PPMI Daeng Wahidin menyebut, kendati organisasinya belum menyatakan sikap resmi, namun PPMI mempunyai tolok ukur utama diantaranya tidak mendukung Omnibus Law Cipta Kerja.

"Meskipun PPMI belum secara resmi, tapi kami punya pandangan akan mendukung capres yang tidak punya latarbelakang mendukung UU Cipta Kerja dan itu kita semua tahu siapa orangnya," kata Daeng. (Knu)

Baca Juga:

2 Alasan Partai Buruh Tidak akan Dukung Anies di Pilpres 2024

#Buruh #Pilpres #Pemilu 2024 #Anies Baswedan #Muhaimin Iskandar
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Istana Bantah Isu Pemilihan Presiden Lewat MPR, Pastikan Tetap Dipilih Rakyat
Mensesneg, Prasetyo Hadi mengatakan, tidak wacana pemilihan Presiden lewat MPR. Pilpres akan tetap dipilih langsung oleh rakyat.
Soffi Amira - Senin, 19 Januari 2026
Istana Bantah Isu Pemilihan Presiden Lewat MPR, Pastikan Tetap Dipilih Rakyat
Indonesia
Upah Dinilai Tak Cukup untuk Hidup di Jakarta, Bos Buruh: Kami Kerja tapi Tetap Nombok
Buruh menggelar aksi demo menuntut kenaikan UMP DKI Jakarta 2026. KSPI menilai upah Rp 5,73 juta terlalu kecil dan tidak sesuai biaya hidup ibu kota.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 15 Januari 2026
Upah Dinilai Tak Cukup untuk Hidup di Jakarta, Bos Buruh: Kami Kerja tapi Tetap Nombok
Indonesia
Buruh akan Demo Serentak Kamis (15/1), Tuntut Revisi UMP DKI dan RUU Ketenagakerjaan
Ratusan buruh akan menggelar aksi serentak di Jakarta pada Kamis (15/1). Sejumlah tuntutan bakal dilayangkan, termasuk revisi UMP DKI.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 15 Januari 2026
Buruh akan Demo Serentak Kamis (15/1), Tuntut Revisi UMP DKI dan RUU Ketenagakerjaan
Indonesia
TVRI Pegang Hak Siar Piala Dunia 2026, Cak Imin Nilai Bisa Jadi Penggerak Ekonomi UMKM
TVRI memegang hak siar Piala Dunia 2026. Menko PM, Muhaimin Iskandar menilai, hal itu bisa membuka peluang ekonomi baru khususnya UMKM.
Soffi Amira - Sabtu, 10 Januari 2026
TVRI Pegang Hak Siar Piala Dunia 2026, Cak Imin Nilai Bisa Jadi Penggerak Ekonomi UMKM
Indonesia
Gubernur Pramono Jawab Tuntutan Buruh soal Subsidi Upah Rp 200 Ribu
Penetapan UMP DKI Jakarta 2026 sebesar Rp 5,73 juta ditolak buruh. Gubernur Pramono Anung menegaskan tidak akan memberi subsidi upah dari APBD.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 09 Januari 2026
Gubernur Pramono Jawab Tuntutan Buruh soal Subsidi Upah Rp 200 Ribu
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Peluk Anies, Beban Korban Bencana Alam di Aceh Tamiang Langsung Hilang
Beredar narasi di media sosial yang menyebut kehadiran Anies di lokasi bencana alam Aceh membuat beban korban hilang. Cek kebenaran informasinya!
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 09 Januari 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Peluk Anies, Beban Korban Bencana Alam di Aceh Tamiang Langsung Hilang
Indonesia
Pengamat Nilai Candaan Prabowo soal PKB Bukan Guyonan, Ada Pesan untuk Cak Imin
Presiden RI, Prabowo Subianto, sempat bercanda soal mengawasi gerak-gerik PKB. Menurut pengamat, hal itu bukanlah guyonan semata.
Soffi Amira - Rabu, 07 Januari 2026
Pengamat Nilai Candaan Prabowo soal PKB Bukan Guyonan, Ada Pesan untuk Cak Imin
Indonesia
Aksi Tolak UMP Jakarta 2026 Terus Berlanjut, Gubernur DKI Pramono Anung: Nominal Diputuskan dari Aspirasi Buruh dan Pengusaha
Aksi buruh menolak UMP Jakarta 2026 Rp 5,72 juta terus berlanjut. Gubernur DKI Pramono Anung menjelaskan dasar penetapan sesuai PP Nomor 49 Tahun 2025.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 30 Desember 2025
Aksi Tolak UMP Jakarta 2026 Terus Berlanjut, Gubernur DKI Pramono Anung: Nominal Diputuskan dari Aspirasi Buruh dan Pengusaha
Indonesia
Tolak UMP Jakarta 2026 Naik Jadi Rp 5,7 Juta, Buruh Siap Tempuh Jalur Hukum
Penetapan UMP Jakarta 2026 mendapat penolakan. Para buruh siap mengambil jalur hukum untuk menolak kebijakan tersebut.
Soffi Amira - Senin, 29 Desember 2025
Tolak UMP Jakarta 2026 Naik Jadi Rp 5,7 Juta, Buruh Siap Tempuh Jalur Hukum
Berita Foto
Aksi Demo Buruh Tolak Kenaikan UMP DKI Jakarta Tahun 2026 Tak Sesuai KHL
Aksi massa buruh menggelar unjuk rasa di Jalan Medan Merdeka Selatan, Silang Monas, Jakarta Pusat, Senin (29/12/2025).
Didik Setiawan - Senin, 29 Desember 2025
Aksi Demo Buruh Tolak Kenaikan UMP DKI Jakarta Tahun 2026 Tak Sesuai KHL
Bagikan