MerahPutih Nasional– Sejumlah kapal mulai meninggalkan lokasi pencarian pesawat AirAsia QZ 8501. Penyebabnya bukan karena kapal-kapal tersebut kehabisan logistik, seperti Bahan Bakar Minyak (BBM).
Kepala Basarnas Pusat, Marsekal Madya, FHB Soelistyo mengatakan sejumlah kapal yang awalnya membantu pencarian dan mengevakuasi jenazah, benda-benda dan serpihan pesawat jurusan Surabaya-Singapura, itu kembali karena batas waktu sudah sampai. Sebab, jadwal atau batas waktu sejumlah kapal di tempat jatuhnya pesawat berpenumpang sebanyak 155 orang dan 7 awak kabin, itu hanya tujuh hari.
“Saya sampaikan, ini sudah hari ketujuh, kapal-kapal kita itu punya bekal kurang lebih 7 hari, makanya ini mulai ada yang balik,” kata Soelistyo di kantornya, Jakarta Pusat, Senin (5/15).
Kendati sejumlah kapal mulai meninggalkan area pencarian jenazah, benda dan serpihan pesawat AirAsia yang jatuh di perairan Kalimantan itu, Soelistyo menambahkan bahwa masih ada kapal lain yang menggantikannya secara langsung.
“Tapi langsung digantikan oleh kapal yang lain, oleh TNI AL,” pungkasnya sembari mengatakan bahwa KRI Bung Tomo saat ini sedang berada di Semarang, Jawa Tengah membawa serpihan-serpihan. (HUR)