Pesawat Garuda GA604 Pecah Ban Saat Terbang ke Makassar, Penumpang Dievakuasi Usai Manuver Go Around

Angga Yudha PratamaAngga Yudha Pratama - Kamis, 03 September 2026
Pesawat Garuda GA604 Pecah Ban Saat Terbang ke Makassar, Penumpang Dievakuasi Usai Manuver Go Around

Pesawat Garuda nomor penerbangan GA604 rute Jakarta-Makassar yang mengalami pecah ban pada salah satu roda utama saat dalam penerbangan menuju Bandara Internasional Sultan Hasanuddin, Kabupaten Maros, Sulsel, Kamis (3/9/2026). ANTARA/ HO-API

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

Merahputih.com - Insiden menegangkan menimpa pesawat Garuda GA604 rute penerbangan Jakarta-Makassar yang dikonfirmasi mengalami insiden Garuda Indonesia pecah ban pada roda utamanya saat masih berada di udara, Kamis 93/9) pagi.

Walaupun sempat memicu kepanikan, pesawat Boeing 737-800 ini akhirnya berhasil mendarat dengan selamat di Bandara Internasional Sultan Hasanuddin setelah pilot melakukan manuver go around demi alasan keselamatan.

Baca juga:

Garuda Indonesia Dipastikan Jadi Holding Penerbangan, Janjikan Bisa Kurangi Biaya Transportasi

Kejadian Garuda Indonesia pecah ban ini otomatis langsung mengaktifkan protokol siaga satu dari pihak pengelola bandara.

Tim penyelamat dan armada darurat langsung disiagakan penuh untuk menyambut penerbangan Jakarta-Makassar tersebut, guna memastikan seluruh rangkaian evakuasi penumpang berjalan aman tanpa hambatan begitu roda pendaratan menyentuh aspal lintasan.

Detik-Detik Ketegangan di Atas Langit Makassar

Maskapai

Sinyal bahaya pertama kali ditangkap oleh pihak bandara melalui laporan dari Tower AirNav Indonesia pada pukul 07.00 WITA. Mendapat peringatan dini soal kondisi teknis pesawat, tim darurat tidak mau ambil risiko.

Berbagai unit keselamatan langsung dikerahkan ke apron, mulai dari Airport Rescue and Fire Fighting (ARFF), kendaraan F1 dan F2, Nurse Tender, hingga armada pendukung lainnya.

Pgs General Manager Bandara Internasional Sultan Hasanuddin, Lukman Mardian, mengonfirmasi langsung insiden tersebut dan membeberkan bagaimana prosedur standar operasional (SOP) keselamatan dijalankan dengan sangat ketat.

Pesawat jenis Boeing 737-800 tersebut membawa 156 penumpang. Meski mengalami kendala teknis, pesawat berhasil mendarat dengan selamat setelah sebelumnya melakukan go around atau fly pass sebagai bagian dari prosedur keselamatan,

ungkap Lukman di Maros.

Penumpang Dievakuasi, Landasan Pacu Sempat Ditutup

Alih-alih langsung turun, pesawat GA604 sempat melakukan manuver berputar di udara (go around/fly pass) sebelum akhirnya berhasil mencium Runway 03 pada pukul 09.13 WITA dengan mulus. Begitu pesawat berhenti sempurna, petugas darurat langsung mengepung area untuk mengamankan lokasi.

Berikut adalah ringkasan fakta penanganan pasca-pendaratan darurat Garuda Indonesia:

  • Proses Evakuasi: Sebanyak 156 penumpang dijemput menggunakan empat unit bus menuju terminal. Evakuasi berjalan super tertib dan penumpang terakhir tercatat meninggalkan pesawat pada pukul 09.53 WITA.

  • Penutupan Runway: Demi alasan keamanan operasional, Runway 03-21 Bandara Sultan Hasanuddin terpaksa ditutup sementara melalui sistem Notam dari pukul 09.30 hingga 10.30 WITA.

  • Pengecekan Teknis: Penutupan ini dilakukan untuk memberi waktu bagi tim teknis memindahkan pesawat ke parking stand dan membersihkan serta memeriksa kondisi landasan pacu.

Setelah area lintasan dinyatakan steril dan aman, penerbangan di bandara kembali beroperasi normal pada pukul 10.30 WITA.

Baca juga:

Garuda Indonesia Ubah Ketentuan Bagasi, Ini Aturannya dan Jangan Sampai Kelebihan

Sinergi kilat antara pihak bandara, AirNav, tim SAR, hingga Lanud Sultan Hasanuddin patut diacungi jempol dalam meredam potensi bahaya yang lebih besar.

Alhamdulillah, GA604 dapat mendarat dengan baik, seluruh penumpang dan awak dalam kondisi aman,

pungkas Lukman
#Garuda Indonesia #Insiden Pesawat #Pesawat
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Angga Yudha Pratama

Seorang jurnalis profesional, reporter senior, editor berita, dan asisten redaktur yang telah berkarya di industri media online nasional selama lebih dari satu dekade. Selalu mengedepankan akurasi, objektivitas, dan kualitas informasi dalam setiap karyanya berbekal dari pengalaman langsung bertahun-tahun melakukan peliputan di lapangan, penulisan berita, penyuntingan artikel, hingga pengelolaan konten digital. Keahlian tersebut membuat pemahaman secara menyeluruh proses produksi konten digital modern, mulai dari pencarian data, wawancara narasumber, verifikasi fakta, penulisan artikel, optimasi SEO, editing naskah, hingga publikasi berita sesuai kode etik jurnalistik. Lebih spesifik, pemahaman mengenai strategi optimasi SEO dan Digital Content untuk mesin pencari juga menjadi fokus saat ini di tengah disrupsi media. Keahlian itu meliputi SEO writing, content writing, copywriting, keyword research, semantic SEO, search intent, on page SEO, optimasi, artikel google, struktur heading SEO, evergreen content, optimasi readability, meta description hingga internal linking.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Pemerintah Dorong Percepatan Transportasi Bisnis Garuda, Kuatkan Rute Dalam Negeri
Pendekatan ini diharapkan dapat menciptakan nilai tambah bagi pelanggan sekaligus memperkuat keberlanjutan bisnis perusahaan.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 15 Oktober 2026
Pemerintah Dorong Percepatan Transportasi Bisnis Garuda, Kuatkan Rute Dalam Negeri
Berita Foto
Pemerintah Siapkan Insentif PPN DTP Tiket Pesawat Libur Nataru 2027
Suasana bongkar muat barang untuk bagasi pesawat Super Air Jet di Bandara Yogyakarta International Airport (YIA), Kulon Progo, Selasa (13/10/2026).
Didik Setiawan - Selasa, 13 Oktober 2026
Pemerintah Siapkan Insentif PPN DTP Tiket Pesawat Libur Nataru 2027
Indonesia
14 Ribu Kursi Penerbangan Disiapkan Garuda Tampung Penonto MotoGP Mandalika Lombok
Garuda Indonesia juga meningkatkan kapasitas pada empat penerbangan melalui pengoperasian Boeing 777-300ER dan Airbus A330-300.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 07 Oktober 2026
14 Ribu Kursi Penerbangan Disiapkan Garuda Tampung Penonto MotoGP Mandalika Lombok
Dunia
Pilot Ditikam, Penerbangan Tujuan Israel Dialihkan
Seorang penumpang melihat salah seorang pilot ditusuk pilot lainnya.
Dwi Astarini - Rabu, 30 September 2026
Pilot Ditikam, Penerbangan Tujuan Israel Dialihkan
Indonesia
TNI AU Lirik pesawat Airbus A330 Multi Role Tanker Transport Seperti Prancis
Pesawat ini juga dikerahkan untuk mengisi bahan bakar pesawat tempur di udara atau air to air refuiling.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 23 September 2026
TNI AU Lirik pesawat Airbus A330 Multi Role Tanker Transport Seperti Prancis
Indonesia
Bandara Soekarno-Hatta Terdampak Abu Vulkanik, Pindah ke Kertajati hingga Yogyakarta
Bandara Soekarno-Hatta terganggu akibat abu vulkanik Gunung Anak Krakatau. Bandara Kertajati hingga Yogyakarta jadi alternatif.
Soffi Amira - Senin, 07 September 2026
Bandara Soekarno-Hatta Terdampak Abu Vulkanik, Pindah ke Kertajati hingga Yogyakarta
Indonesia
Garuda Indonesia ke Jakarta Dialihkan ke Kertajati, Penumpang Lanjut Naik Whoosh
Abu vulkanik Anak Krakatau memaksa penutupan Bandara Soekarno-Hatta hingga 17.30 WIB. Penerbangan Garuda Indonesia dialihkan ke Kertajati
Wisnu Cipto - Senin, 07 September 2026
Garuda Indonesia ke Jakarta Dialihkan ke Kertajati, Penumpang Lanjut Naik Whoosh
Indonesia
150 Ribu Penumpang Terdampak Gangguan Penerbangan, Kemenhub Minta Maskapai Pastikan Hak Refund
Sekitar 150 ribu penumpang terdampak setelah 467 penerbangan dibatalkan akibat abu vulkanik Gunung Anak Krakatau.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 07 September 2026
150 Ribu Penumpang Terdampak Gangguan Penerbangan, Kemenhub Minta Maskapai Pastikan Hak Refund
Indonesia
Garuda Indonesia Batalkan Seluruh Penerbangan Jakarta, Bandung, dan Lampung Imbas Erupsi Anak Krakatau
Garuda Indonesia membatalkan penerbangan dari dan menuju Jakarta, Bandung, serta Lampung hingga 7 September 2026 pukul 12.00 WIB akibat erupsi Anak Krakatau.
Ananda Dimas Prasetya - Minggu, 06 September 2026
Garuda Indonesia Batalkan Seluruh Penerbangan Jakarta, Bandung, dan Lampung Imbas Erupsi Anak Krakatau
Indonesia
Mengapa Pesawat Tak Boleh Terbang di Tengah Abu Vulkanis? Ini Alasannya
Mengapa abu vulkanis begitu berbahaya bagi pesawat?
Yusuf Abdillah - Minggu, 06 September 2026
Mengapa Pesawat Tak Boleh Terbang di Tengah Abu Vulkanis? Ini Alasannya
Bagikan