Garuda Indonesia Ubah Ketentuan Bagasi, Ini Aturannya dan Jangan Sampai Kelebihan

Alwan Ridha RamdaniAlwan Ridha Ramdani - Senin, 13 Juli 2026
Garuda Indonesia Ubah Ketentuan Bagasi, Ini Aturannya dan Jangan Sampai Kelebihan

Pesawat Garuda Indonesia di Bandar Udara Internasional Hang Nadim, Batam, Kepulauan Riau (ANTARA/Harianto)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Maskapai Penerbangan Nasional, Garuda Indonesia mengubah penerapan skema bagasi tercatat berbasis jumlah koli atau piece concept.

Maskapai BUMN ini memberikan tambahan bagasi hingga 64 kilogram bagi pengguna jasa sesuai rute dan kelas penerbangan.

Direktur Transformasi Garuda Indonesia Neil Raymond Mills menyampaikan, kebijakan baru ini berlaku untuk tiket yang diterbitkan mulai 1 September 2026 untuk perjalanan pada atau setelah tanggal tersebut.

Ia menegaskan, implementasi Piece Concept bagian dari transformasi Garuda Indonesia dalam memodernisasi layanan sekaligus memberikan kepastian yang lebih baik bagi penumpang.

Baca juga:

Singapura Buka Kesempatan Pertukaran Pelajar Siswa Garuda

Dengan ketentuan jumlah koli dan berat maksimum yang semakin jelas, pengguna jasa dapat mempersiapkan barang bawaannya dengan lebih mudah, sejak tahap perencanaan perjalanan hingga keberangkatan,

katanya.

Melalui skema tersebut, Garuda Indonesia memberikan kepastian jumlah dan berat maksimum setiap koli bagasi tercatat, sekaligus meningkatkan manfaat bagi pengguna jasa dengan alokasi bagasi yang lebih besar dibandingkan ketentuan sebelumnya.

Untuk pengguna jasa dengan tiket yang diterbitkan sebelum 1 September 2026 tetap mengikuti ketentuan bagasi yang tercantum pada tiket, termasuk apabila jadwal perjalanan berlangsung setelah penerapan Piece Concept.

Pada penerbangan domestik, pengguna jasa kelas Ekonomi memperoleh alokasi bagasi tercatat sebanyak satu koli dengan berat maksimum 23 kilogram. Sementara pengguna jasa kelas Bisnis dan First Class mendapatkan alokasi dua koli dengan berat maksimum masing-masing 32 kilogram atau total hingga 64 kilogram.

Sementara untuk penerbangan internasional, pengguna jasa kelas Ekonomi memperoleh alokasi dua koli dengan berat maksimum masing-masing 23 kilogram atau total 46 kilogram.

Untuk pengguna jasa kelas Bisnis dan First Class memperoleh dua koli dengan berat maksimum masing-masing 32 kilogram atau total hingga 64 kilogram.

Dibandingkan dengan skema sebelumnya, penerapan Piece Concept menghadirkan peningkatan alokasi bagasi di berbagai segmen penerbangan. Pada penerbangan domestik, alokasi bagasi kelas Ekonomi meningkat dari 20 kilogram menjadi 23 kilogram, kelas Bisnis dari 30 kilogram menjadi 64 kilogram, serta First Class dari 40 kilogram menjadi 64 kilogram.

Sementara pada penerbangan internasional, alokasi bagasi kelas Ekonomi meningkat dari 30 kilogram menjadi 46 kilogram, kelas Bisnis dari 40 kilogram menjadi 64 kilogram, dan First Class dari 50 kilogram menjadi 64 kilogram.

Dengan perubahan tersebut, pengguna jasa dapat memperoleh tambahan total alokasi bagasi hingga 34 kilogram dibandingkan ketentuan sebelumnya, dengan tetap mengikuti batas jumlah koli dan berat maksimum setiap koli yang telah ditetapkan.

Penerapan skema tersebut juga menjadi upaya Garuda Indonesia untuk meningkatkan konsistensi layanan pada jaringan penerbangan domestik maupun internasional,

katanya.

Skema Piece Concept telah digunakan secara luas dalam industri penerbangan global. Implementasinya di Garuda Indonesia diharapkan dapat memperkuat standardisasi layanan, mendukung kelancaran penanganan bagasi, serta memberikan kepastian yang lebih baik bagi pengguna jasa, termasuk ketika melanjutkan perjalanan pada jaringan penerbangan internasional.

#Maskapai Penerbangan #Garuda Indonesia #Tiket Pesawat
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Alwan Ridha Ramdani

Alwan Ridha Ramdanu adalah Jurnalis kelahiran di Bandung, Jawa Barat. Sudah 20 tahun menjadi jurnalis dengan mayoritas fokus pada liputan atau menulis terkait ekonomi makro. Selain jurnalis, Alwan juga adalah pendamping petani sawit swadaya dan juga berpengalaman dalam communication dan community terkait isu keberlanjutan dan lingkungan hidup.
Show More

Berita Terkait

Indonesia
14 Ribu Kursi Penerbangan Disiapkan Garuda Tampung Penonto MotoGP Mandalika Lombok
Garuda Indonesia juga meningkatkan kapasitas pada empat penerbangan melalui pengoperasian Boeing 777-300ER dan Airbus A330-300.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 07 Oktober 2026
14 Ribu Kursi Penerbangan Disiapkan Garuda Tampung Penonto MotoGP Mandalika Lombok
Indonesia
Bandara Ngurah Rai Kembali Layani Penerbangan ke Jakarta dan Bandung, 7 Maskapai Beroperasi
Bandara Ngurah Rai kini kembali dibuka, setelah ditutup akibat erupsi Gunung Anak Krakatau. Sejumlah maskapai sudah melayani penerbangan.
Soffi Amira - Selasa, 08 September 2026
Bandara Ngurah Rai Kembali Layani Penerbangan ke Jakarta dan Bandung, 7 Maskapai Beroperasi
Indonesia
Bandara Soekarno-Hatta Terdampak Abu Vulkanik, Pindah ke Kertajati hingga Yogyakarta
Bandara Soekarno-Hatta terganggu akibat abu vulkanik Gunung Anak Krakatau. Bandara Kertajati hingga Yogyakarta jadi alternatif.
Soffi Amira - Senin, 07 September 2026
Bandara Soekarno-Hatta Terdampak Abu Vulkanik, Pindah ke Kertajati hingga Yogyakarta
Indonesia
268 Ribu Penumpang Pesawat Gagal Terbang Akibat Erupsi Anak Krakatau
Erupsi Gunung Anak Krakatau melumpuhkan sektor penerbangan Indonesia. Sebanyak 268 ribu penumpang gagal terbang akibat penutupan tujuh bandara.
Wisnu Cipto - Senin, 07 September 2026
268 Ribu Penumpang Pesawat Gagal Terbang Akibat Erupsi Anak Krakatau
Indonesia
Garuda Indonesia ke Jakarta Dialihkan ke Kertajati, Penumpang Lanjut Naik Whoosh
Abu vulkanik Anak Krakatau memaksa penutupan Bandara Soekarno-Hatta hingga 17.30 WIB. Penerbangan Garuda Indonesia dialihkan ke Kertajati
Wisnu Cipto - Senin, 07 September 2026
Garuda Indonesia ke Jakarta Dialihkan ke Kertajati, Penumpang Lanjut Naik Whoosh
Indonesia
Garuda Indonesia Batalkan Seluruh Penerbangan Jakarta, Bandung, dan Lampung Imbas Erupsi Anak Krakatau
Garuda Indonesia membatalkan penerbangan dari dan menuju Jakarta, Bandung, serta Lampung hingga 7 September 2026 pukul 12.00 WIB akibat erupsi Anak Krakatau.
Ananda Dimas Prasetya - Minggu, 06 September 2026
Garuda Indonesia Batalkan Seluruh Penerbangan Jakarta, Bandung, dan Lampung Imbas Erupsi Anak Krakatau
Indonesia
Ari Lasso Termasuk 141 Penumpang Garuda Pecah Ban di Makassar, Reaksinya Salut Buat Kru Pesawat!
Musisi Ari Lasso ternyata berada di dalam pesawat Garuda Indonesia GA604 rute Jakarta–Makassar yang mengalami insiden pecah ban saat mendarat pagi tadi
Wisnu Cipto - Kamis, 03 September 2026
Ari Lasso Termasuk 141 Penumpang Garuda Pecah Ban di Makassar, Reaksinya Salut Buat Kru Pesawat!
Indonesia
Bandara Hasanuddin Kembali Normal Usai Insiden Garuda Pecah Ban, Runway Sudah Dibuka!
Landasan pacu sempat ditutup sementara akibat kejadian Garuda Indonesia mengalami pecah ban di Bandara Sultan Hasanuddin Makassar.
Wisnu Cipto - Kamis, 03 September 2026
Bandara Hasanuddin Kembali Normal Usai Insiden Garuda Pecah Ban, Runway Sudah Dibuka!
Indonesia
Kemenhub Pastikan Penanganan Ekstra Insiden Pecah Ban Garuda Indonesia Rute Jakarta Menuju Makassar
Kemenhub memberi apresiasi atas respons cepat seluruh pihak terkait
Angga Yudha Pratama - Kamis, 03 September 2026
Kemenhub Pastikan Penanganan Ekstra Insiden Pecah Ban Garuda Indonesia Rute Jakarta Menuju Makassar
Indonesia
Kronologi Pesawat Garuda Pecah Ban usai Lepas Landas, 141 Penumpang Mendarat Selamat di Makassar
Pesawat Garuda Indonesia GA604 mengalami pecah ban usai lepas landas dari Jakarta. Pesawat tersebut mendarat dengan selamat di Makassar.
Soffi Amira - Kamis, 03 September 2026
Kronologi Pesawat Garuda Pecah Ban usai Lepas Landas, 141 Penumpang Mendarat Selamat di Makassar
Bagikan