MerahPutih.com - Penyebaran abu vulkanik akibat aktivitas Gunung Anak Krakatau berdampak pada operasional penerbangan AirAsia dari dan menuju Jakarta (CGK). Sejumlah penerbangan terpaksa dibatalkan atau dijadwalkan ulang demi keselamatan penerbangan.
Kondisi ini perlu mendapat perhatian serius karena abu vulkanik dapat membahayakan keselamatan penerbangan dan operasional pesawat,
sebut AirAsia dalam keterangan resmi di Jakarta, Senin, dikutip dari Antara.
“Sehubungan dengan kondisi tersebut, sejumlah penerbangan AirAsia dari dan menuju Jakarta (CGK) dibatalkan atau dijadwalkan ulang,” sambung pernyataan.
Selain pembatalan dan perubahan jadwal, AirAsia menyediakan Service Recovery Options (SRO) bagi penumpang yang terdampak.
Baca juga:
Bandara Soekarno-Hatta Terdampak Abu Vulkanik, Pindah ke Kertajati hingga Yogyakarta
4 Pilihan SRO AirAsia bagi Penumpang Terdampak
Penumpang terdampak dapat memilih pengembalian dana penuh melalui metode pembayaran yang digunakan saat melakukan pemesanan.
Opsi berikutnya adalah Credit Account yang berlaku selama 730 hari sejak tanggal penerbitan dan akan dikreditkan ke akun AirAsia member.
Penumpang juga dapat melakukan perubahan tanggal penerbangan satu kali tanpa biaya dalam jangka waktu 30 hari sejak jadwal keberangkatan awal. Perubahan berlaku untuk rute yang sama dalam jaringan AirAsia dan tetap bergantung pada ketersediaan kursi.
Selain itu, tersedia opsi perubahan rute menuju destinasi tertentu di Indonesia yang dilayani jaringan AirAsia. Perjalanan dengan rute baru harus dilakukan maksimal 30 hari sejak tanggal keberangkatan awal dan tetap bergantung pada ketersediaan kursi.
“AirAsia telah menginformasikan kepada seluruh penumpang yang terdampak mengenai perubahan status penerbangan serta pilihan yang tersedia untuk melanjutkan perjalanan,” kata perusahaan.
Baca juga:
Pembelajaran Jarak Jauh Akibat Abu Vulkanik di Depok Diterapkan Hanya 2 Hari
AirAsia menegaskan akan terus membantu penumpang agar dapat melanjutkan perjalanan melalui penerbangan berikutnya yang tersedia dengan tetap mengutamakan keselamatan.
Mengingat kondisi abu vulkanik dan aktivitas Gunung Anak Krakatau masih berkembang, penumpang disarankan mengecek status penerbangan terbaru sebelum menuju bandara melalui situs resmi AirAsia dan kanal informasi resmi maskapai.