Kuliner

Sei Sapi Khas NTT, Bukan Daging Asap Biasa

P Suryo RP Suryo R - Rabu, 07 April 2021
Sei Sapi Khas NTT, Bukan Daging Asap Biasa

Cicip hidangan khas NTT yang super lezat. (Foto: [email protected])

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

SEI sapi adalah salah satu menu makananan tradisional khas Kabupaten Rote Ndao, Nusa Tenggara Timur. Cita rasanya yang unik nan menggoda. Tak mengherankan saat ini makanan ini naik daun hampir di seluruh wilayah di Indonesia. Sei sendiri dalam bahasa Rote memiliki arti daging yang disayat tipis dan memanjang.

Awalnya, daging Sei menggunakan daging rusa. Tetapi, saat ini rusa semakin langka dan jadi hewan yang dilindungi. Maka saat ini yang digunakan adalah daging sapi atau daging babi. Hampir semua warga NTT, khususnya di Kota Kupang sangat akrab dengan sajian ini. Sehingga, sei yang ditulis "Se'i" di daerah asalnya ini bukan hanya sekedar khas, tetapi sudah menjadi ikonik yang tidak terpisahkan dari NTT.

Baca Juga:

Pedes euy! Kuliner Pedas Khas Bandung

Saat ini, sei sapi khas NTT sudah menjadi bagian dari kuliner Indonesia. Sei sapi sudah bersanding dengan menu ikonik lainnya. Meskipun sudah terbilang populer, orang di luar NTT belum banyak mengetahui latar belakang menu ini. Sebelum kamu ingin mencicipi makanan khas daerah yang berjuluk Kota Sasando, mari kita kulik beberapa fakta uniknya.

1. Daging sapi diiris memanjang

kuliner
Sei tidak sama dengan daging asap pada umumnya. (Foto: instagram@swtscar)

Jika dilihat sepintas kedua olahan daging sei dan daging asap memang hampir mirip. Perbedaannya adalah terletak pada pengolahannya. Daging sei diolah secara tradisional dengan cara mengiris memanjang dengan lebar sekitar 2 sampai 3 cm. Lalu, daging itu ditaburi garam dan rempah-rempah kemudian diasap menggunakan kayu kosambi. Saat proses pengasapan, tidak lupa ditutup dengan daun kosambi sehingga aromanya semakin meresap. Pengasapan daging ini bisa berlangsung hingga 9 jam.

2. Makanan pendamping yang Khas

kuliner
Sei memiliki makanan pendamping yang khas. (Foto: instagram@foodstoriesid)

Rupanya tidak hanya cara mengolahnya saja yang khas, cara menyantapnya unik. Biasanya warga NTT memakan daging sei bersama sambal lu'at. Sambal ini dibuat dari cabai, jeruk nipis dan daun lu'at. Daun inilah yang merupakan ciri dari menu khas di NTT. Pelengkap lainnya adalah tumis bunga pepaya yang diolah sampai rasa pahitnya tidak terasa lagi. Namun di beberapa kedai biasa menggantinya dengan tumisan daun singkong yang rasanya juga tak kalah sedap.

Baca Juga:

Kue Moho yang Mengandung Makna Rezeki yang Melimpah

3. Bergizi

kuliner
Olahan daging sei mengandung protein tinggi. (Foto: instagram@foodstoriesid)

Daging sei mengandung protein yang cukup tinggi. Dalam 100 gram daging kandungan proteinnya yaitu sekitar 32 gram. Selain protein, daging sei juga mengandung lemak sekitar 6 gram, zat besi 5 miligram, fosfor 300 miligram dan kalsium 15 miligram. Jika dimakan lengkap bersama nasi dan sayuran, dalam porsi sepiring, kamu sudah memenuhi gizi lengkap yang dibutuhkan oleh tubuh.

4. Menyebar

kuliner
Sei diolah tanpa menggunakan minyak. (Foto: [email protected])

Sebut saja kedai sei sapi milik Edho Zell seorang Youtuber yang sangat terkenal. Makanan ini dikenal dengan sebutan Nyapii. Sajian yang ditawarkan ada paket lengkap yang terdiri dari nasi, sei sapi, dan sambal dengan berbagai macam pilihan rasa. Lalu, ditambah dengan lalapan singkong yang manis. Daging yang dipakai Nyapii ini menggunakan daging sapi bagian perut.

Pilihan menu diantaranya seperti Sei Sapi Bumbu Rendang, Bumbu Padang, Sambal Tempong, Saus Mentai, Sei Korean Spicy Sauce, dan masih banyak pilihan menu lainnya. Semua yang disajikan tentunya mempunyai rasa yang unik dan khas. Untuk mencicipi olahaan yang khas ini, harga yang ditawarkan cukup terjangkau, yaitu sekitar Rp 30.000 sampai Rp 40.000. (ans)

Baca Juga:

Jajanan Pasar Negeri Aing yang Bikin Semar Mabuk

#Kuliner #Kuliner NTT
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

P Suryo R

Stay stoned on your love
Show More

Berita Terkait

Kuliner
Bertualang Kuliner di JF3 Food Festival 2026, Ada 1.000 Makanan Khas Nusantara
Dengan membawa tema Lokarasa Nusantara, JF3 Food Festival 2026 mengajak kamu menjelajahi cita rasa autentik dari berbagai daerah di Indonesia.
Dwi Astarini - Jumat, 04 September 2026
Bertualang Kuliner di JF3 Food Festival 2026, Ada 1.000 Makanan Khas Nusantara
Kuliner
Warga Korea Selatan makin Jarang Makan Kimchi, Gen Z Ternyata Kurang Doyan
Studi bersama yang dilakukan peneliti dari Chung-Ang University, Jeju National University, dan World Institute of Kimchi menunjukkan bahwa proporsi warga Korea yang mengaku tidak makan kimchi dalam 24 jam terakhir meningkat hampir dua kali lipat.
Dwi Astarini - Selasa, 25 Agustus 2026
Warga Korea Selatan makin Jarang Makan Kimchi, Gen Z Ternyata Kurang Doyan
Kuliner
Putra Galantza Wakili Indonesia di Hennessy MyWay Global Final 2026
Ia akan menjadi perwakilan Indonesia dalam Hennessy MyWay Global Final yang akan digelar di Prancis.
Dwi Astarini - Jumat, 21 Agustus 2026
Putra Galantza Wakili Indonesia di Hennessy MyWay Global Final 2026
Lifestyle
Kopi Menu Andalan Temani Gaya Hidup Sehat
Kopi menjadi pilihan utama masyarakat yang ingin tetap produktif sekaligus menjaga kesehatan.
Dwi Astarini - Selasa, 04 Agustus 2026
Kopi Menu Andalan Temani Gaya Hidup Sehat
Kuliner
Oreo X BTS Resmi Hadir di Indonesia, Cookie Enak dengan Cita Rasa Korea
Ini merupakan kreasi spesial dengan rasa hotteok brown sugar pancake yang dibuat bersama BTS dan didedikasikan khusus bagi para penggemarnya di seluruh dunia.
Dwi Astarini - Jumat, 10 Juli 2026
Oreo X BTS Resmi Hadir di Indonesia, Cookie Enak dengan Cita Rasa Korea
Kuliner
Jelajah Kuliner Nusantara di PRJ Kemayoran 2026, dari Kerak Telor hingga Soto Banjar
PRJ 2026 menghadirkan ragam kuliner Nusantara, mulai dari Kerak Telor, Ayam Betutu, Mie Aceh, hingga Soto Banjar dalam satu lokasi.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 03 Juli 2026
Jelajah Kuliner Nusantara di PRJ Kemayoran 2026, dari Kerak Telor hingga Soto Banjar
Kuliner
BINTANG Arak Jeruk & Madu Perluas Kehadiran di Indonesia, Bikin Nongkrong Lebih Segar dan Seru
Sejak pertama kali diperkenalkan di Bali, BINTANG Arak Jeruk & Madu telah menarik perhatian konsumen.
Dwi Astarini - Sabtu, 27 Juni 2026
 BINTANG Arak Jeruk & Madu Perluas Kehadiran di Indonesia, Bikin Nongkrong Lebih Segar dan Seru
Fun
8 Jajanan Viral untuk Dicoba di Jakarta Fair Kemayoran 2026, dari Dubai Lava Cookies hingga Long Hotdakk
Jakarta Fair Kemayoran 2026 tak hanya menawarkan promo belanja, tetapi juga sederet kuliner viral yang ramai diburu.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 26 Juni 2026
8 Jajanan Viral untuk Dicoba di Jakarta Fair Kemayoran 2026, dari Dubai Lava Cookies hingga Long Hotdakk
Fun
Jangan Lewatkan, Aktivitas Seru di Rumah Indofood Selama Jakarta Fair 2026
Tahun ini, Rumah Indofood hadir di Jakarta Fair dengan tema Semua Ada di Rumah Indofood.
Dwi Astarini - Rabu, 17 Juni 2026
  Jangan Lewatkan, Aktivitas Seru di Rumah Indofood Selama Jakarta Fair 2026
Dunia
Perang di Iran Bikin Camilan Tampil Hitam Putih
Langkah ini menjadi contoh terbaru bagaimana barang kebutuhan sehari-hari terdampak setelah Iran secara efektif menutup Selat Hormuz.
Dwi Astarini - Rabu, 13 Mei 2026
  Perang di Iran Bikin Camilan Tampil Hitam Putih
Bagikan