Kuliner

Jajanan Pasar Negeri Aing yang Bikin Semar Mabuk

Dwi AstariniDwi Astarini - Senin, 22 Februari 2021
Jajanan Pasar Negeri Aing yang Bikin Semar Mabuk

Semar mendem khas Semarang. (foto: Instagram @dapur.shanty_6)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

DALAM dunia pewayangan, nama Semar selalu muncul sebagai punakawan. Namun, dalam dunia kuliner negeri aing, nama Semar hadir dalam bentuk kue dadar cantik. Apa hubungannya punakawan dalam pewayangan dengan jajanan pasar khas Solo, semar mendem? Hubungannya amat filosofis ternyata.

Nama semar mendem terdiri dari kata 'semar' yang mengacu pada punakawan Semar dan 'mendem' yang merupakan bahasa Jawa untuk 'mabuk'. Jadi secara harfiah, semar mendem berarti Semar mabuk. Dinamai demikian konon karena jajanan ini amat enak sehingga seorang Semar yang doyan makan pun dibuat mabuk.

BACA JUGA:

Bakso, Memang Tidak Ada Matinya di Negeri Aing

Selain itu, ada juga yang menyebut dinamai begitu karena bentuk semar mendem yang gemuk memang mirip dengan perawakan Semar yang gempal.

Namun, secara filosofi, Semar merupakan simbol kekuasaan. Oleh karena itu, lewat jajanan semar mendem, para pemegang kekuasaan diingatkan untuk tidak 'mendem' alias mabuk kekuasaan. Mereka haruslah amanah dan mengayomi rakyat. Wah, siapa sangka kan jajanan pasar sederhana seperti semar mendem ini punya makna yang amat mendalam.

Semar mendem sendiri terbuat dari ketan dengan isian ayam yang kemudian dibalut kulit dadar tipis. Tambahan saus santan yang manis-gurih membuat makanan ini makin lezat memabukkan.

RESEP SEMAR MENDEM

semar mendem
Semar mendem disebut membuat Semar mabuk. (foto: Instagram @resep_masakan_enak)

BAHAN-BAHAN

BAHAN DADAR

Telur - 4 butir
Terigu - 2 sdm
Air - 300 ml
Garam - 1/2 sdt
Minyak goreng - 1 sdt

BAHAN KETAN

Ketan, rendam minimal selama 1 jam - 300 gram
Santan - 150 ml
Garam - 1 sdm
Daun pandan - 1 lembar

BAHAN ISIAN

Daging dada ayam, giling - 250 gram
Santan - 100 ml
Daun salam - 2 lembar
Lengkuas - 3 cm
Minyak, untuk menumis - 3 sdm

BUMBU HALUS UNTUK ISIAN

Bawang merah - 4 butir
Bawang putih - 2 siung
Kemiri - 2 butir
Ketumbar - 1/4 sdt
Jinten - 1/4 sdt
Garam - 1 sdt
Gula - 1 sdm
Saus / Fla:
Tepung beras - 2 sdm
Gula pasir - 4 sdm
Garam - 1 sdt
Santan - 200 ml

CARA MEMBUAT

PEMBUATAN DADAR
1. Kocok lepas telur. Tuangkan santan. Aduk.

2. Masukkan tepung terigu dan garam. Aduk.

3. Tuang minyak. Aduk hingga tercampur rata dan tidak bergerindil.

4. Panaskan teflon lalu kecilkan apinya.

5. Tuang adonan dan buat dadar tipis hingga matang. Lakukan hingga semua adonan habis. Sisihkan.


PEMBUATAN KETAN

1. Tiriskan ketan yang sudah direndam. Kukus ketan selama 15 menit.

2. Sembari itu, masak santan, garam, dan daun pandan dalam panci atau wajan hingga matang/mendidih. Matikan api.

3. Angkat ketan kukus dan masukkan ke rebusan santan. Aduk-aduk hingga santan meresap semua ke ketan.

4. Kukus ketan kembali hingga matang selama 30 menit. Angkat dan sisihkan.


PEMBUATAN ISIAN

1. Tumis bumbu halus, daun salam, dan lengkuas hingga harum. Masukkan ayam giling. Aduk rata.

2. Tuang santan. Aduk rata dan masak hingga santan meresap dan jadi kering. Angkat dan sisihkan.


PEMBUATAN SAUS SANTAN


1. Dalam panci, campur semua bahan jadi satu. Aduk rata. Masak dengan api kecil sambil terus diaduk hingga kental dan matang. Angkat dan sisihkan.


PENYAJIAN

1. Kepal ketan jadi 10 buah. Ambil 1 kepal ketan kemudian pipihkan. Beri 1 sdt isian.
Kepalkan lagi hingga membentuk segi empat pipih. Taruh di atas 1 lembar dadar. Lipat jadi bentuk amplop. Sisihkan. Lakukan hingga semua bahan habis.

2. Semar mendem siap disajikan dengan siraman saus/fla.(dwi)

#Februari Kulineran Di Negeri Aing #Kuliner
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Dwi Astarini

Editor, jurnalis, dan profesional komunikasi bilingual (Indonesia–Inggris) dengan pengalaman lebih dari 15 tahun di industri media, jurnalistik, dan pengembangan konten. Telah bekerja di berbagai media nasional dan proyek editorial, membantu menghasilkan, menyunting, serta mengelola konten yang informatif, akurat, dan relevan bagi publik. Lulusan Sastra Inggris Universitas Udayana yang kini berfokus pada penyuntingan berita dan feature, pengembangan narasi, serta memastikan setiap konten memenuhi standar jurnalistik yang tinggi. Perjalanan karier meliputi hampir satu dekade di Media Indonesia dan terlibat sebagai editor freelance untuk berbagai publikasi, termasuk proyek buku foto jurnalistik bersama Galeri Foto Jurnalistik ANTARA (GFJA).
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Kuliner
Hoki Banget nih, Pencari Obat Temukan Ginseng Liar Senilai Rp 1,3 Miliar di Gunung Jiri
Akar-akar tersebut diidentifikasi sebagai ‘cheonjong’, ginseng liar yang tumbuh secara alami selama setidaknya 50 tahun dengan sedikit campur tangan manusia.
Dwi Astarini - 19 menit lalu
Hoki Banget nih, Pencari Obat Temukan Ginseng Liar Senilai Rp 1,3 Miliar di Gunung Jiri
Kuliner
Catat nih, Promo 9.9 2026 Ada Diskon Kuliner hingga Voucher Hemat
Beragam penawaran tersebut bisa dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan sekaligus menikmati berbagai layanan dengan harga yang lebih terjangkau.
Dwi Astarini - 1 jam, 39 menit lalu
Catat nih, Promo 9.9 2026 Ada Diskon Kuliner hingga Voucher Hemat
Kuliner
Bertualang Kuliner di JF3 Food Festival 2026, Ada 1.000 Makanan Khas Nusantara
Dengan membawa tema Lokarasa Nusantara, JF3 Food Festival 2026 mengajak kamu menjelajahi cita rasa autentik dari berbagai daerah di Indonesia.
Dwi Astarini - Jumat, 04 September 2026
Bertualang Kuliner di JF3 Food Festival 2026, Ada 1.000 Makanan Khas Nusantara
Kuliner
Warga Korea Selatan makin Jarang Makan Kimchi, Gen Z Ternyata Kurang Doyan
Studi bersama yang dilakukan peneliti dari Chung-Ang University, Jeju National University, dan World Institute of Kimchi menunjukkan bahwa proporsi warga Korea yang mengaku tidak makan kimchi dalam 24 jam terakhir meningkat hampir dua kali lipat.
Dwi Astarini - Selasa, 25 Agustus 2026
Warga Korea Selatan makin Jarang Makan Kimchi, Gen Z Ternyata Kurang Doyan
Kuliner
Putra Galantza Wakili Indonesia di Hennessy MyWay Global Final 2026
Ia akan menjadi perwakilan Indonesia dalam Hennessy MyWay Global Final yang akan digelar di Prancis.
Dwi Astarini - Jumat, 21 Agustus 2026
Putra Galantza Wakili Indonesia di Hennessy MyWay Global Final 2026
Lifestyle
Kopi Menu Andalan Temani Gaya Hidup Sehat
Kopi menjadi pilihan utama masyarakat yang ingin tetap produktif sekaligus menjaga kesehatan.
Dwi Astarini - Selasa, 04 Agustus 2026
Kopi Menu Andalan Temani Gaya Hidup Sehat
Kuliner
Oreo X BTS Resmi Hadir di Indonesia, Cookie Enak dengan Cita Rasa Korea
Ini merupakan kreasi spesial dengan rasa hotteok brown sugar pancake yang dibuat bersama BTS dan didedikasikan khusus bagi para penggemarnya di seluruh dunia.
Dwi Astarini - Jumat, 10 Juli 2026
Oreo X BTS Resmi Hadir di Indonesia, Cookie Enak dengan Cita Rasa Korea
Kuliner
Jelajah Kuliner Nusantara di PRJ Kemayoran 2026, dari Kerak Telor hingga Soto Banjar
PRJ 2026 menghadirkan ragam kuliner Nusantara, mulai dari Kerak Telor, Ayam Betutu, Mie Aceh, hingga Soto Banjar dalam satu lokasi.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 03 Juli 2026
Jelajah Kuliner Nusantara di PRJ Kemayoran 2026, dari Kerak Telor hingga Soto Banjar
Kuliner
BINTANG Arak Jeruk & Madu Perluas Kehadiran di Indonesia, Bikin Nongkrong Lebih Segar dan Seru
Sejak pertama kali diperkenalkan di Bali, BINTANG Arak Jeruk & Madu telah menarik perhatian konsumen.
Dwi Astarini - Sabtu, 27 Juni 2026
 BINTANG Arak Jeruk & Madu Perluas Kehadiran di Indonesia, Bikin Nongkrong Lebih Segar dan Seru
Fun
8 Jajanan Viral untuk Dicoba di Jakarta Fair Kemayoran 2026, dari Dubai Lava Cookies hingga Long Hotdakk
Jakarta Fair Kemayoran 2026 tak hanya menawarkan promo belanja, tetapi juga sederet kuliner viral yang ramai diburu.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 26 Juni 2026
8 Jajanan Viral untuk Dicoba di Jakarta Fair Kemayoran 2026, dari Dubai Lava Cookies hingga Long Hotdakk
Bagikan