MerahPutih.com - Setelah Rabu (8/4) kemarin menghadapi serangan massal bombardir rudal militer Israel, Lebanon mengumumkan Kamis 9 April 2026 ini sebagai hari berkabung nasional.
Perdana Menteri (PM) Lebanon Nawaf Salam menegaskan hari berkabung nasional ini diperuntukan bagi para korban tewas dan terluka akibat serangan Israel yang menargetkan ratusan warga sipil.
Baca juga:
PBB Kutuk Serangan Israel ke Lebanon, Ganggu Stabilitas Timur Tengah
"Semua administrasi publik, institusi, dan pemerintah kota akan tutup, bendera nasional akan dikibarkan setengah tiang," kata PM Salam, dalam keterangan resmi pemerintah Libanon, dikutip Antara, Kamis (9/4).
Tak hanya itu, Salam menambahkan suasana berkabung nasional juga akan dikumandangkan melalui media publikasi yang ada. "Siaran radio serta televisi akan disesuaikan untuk mencerminkan masa berkabung nasional," imbuhnya.
Lebanon Lobi Dukungan Internasional
Meski dalam suasana berkabung nasional, PM Salam menambahkan akan tetap menjalankan lobi-lobi politik internasional untuk menekan aksi agresif Israel.
Baca juga:
Upacara Penghormatan 3 Prajurit TNI Digelar di Lebanon, BB dan Indonesia Koordinasi Pemulangan
Salam menegaskan saat ini masih menjalin kontak dengan para pemimpin Arab serta pejabat internasional guna meningkatkan upaya politik dan diplomatik Lebanon yang bertujuan menghentikan serangan Israel.
Data Terbaru Korban Serangan Israel ke Beirut
Sejauh ini berdasarkan data keamanan nasional, serangan Israel pada Rabu di seluruh Lebanon telah menewaskan sedikitnya 254 orang dan melukai 1.165 lainnya.
Daerah padat penduduk di ibu kota, Beirut, termasuk yang paling parah terdampak serangan Israel berdasarkan data terbaru yang dirilis Badan Pertahanan Sipil Lebanon itu. (*)

