Bisnis

SEED Awards 2021, Peluang Pebisnis untuk Berkembang

Ikhsan Aryo DigdoIkhsan Aryo Digdo - Rabu, 03 Maret 2021
SEED Awards 2021, Peluang Pebisnis untuk Berkembang

(Foto: Unsplash/Austin Distel)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

SEED, sebagai badan yang diinisiasi oleh Persatuan Bangsa-Bangsa (PBB) mengadakan SEED Awards 2021. Acara ini bertujuan untuk terus mendorong perubahan positif dan implementasi Sustainable Development Goals (SDG).

SEED Awards 2021 merupakan kali ke 14 penghargaan ini dilakukan dan bertujuan menumbuhkan dan mendukung semangat kewirausahaan yang berdampak positif terhadap lingkungan, sosial, dan ekonomi. Pada 2021, SEED Awards mencari 48 usaha dan inovasi yang akan didanai dan mengikuti program akselerasi dan inkubasi dari SEED.

Baca juga:

Sejumlah Perusahaan Startup Lawan Virus Corona

Dari 48 pemenang yang akan didanai dan mengikuti program akselerasi dan inkubasi akan terbagi menjadi dua kategori yaitu SEED Low Carbon Awards dan SEED Climate Adaptation Awards. SEED Low Carbon Awards akan diberikan kepada 30 pemenang dari Ghana, India, Indonesia, Afrika Selatan, Thailand, dan Uganda. SEED Climate Adaptation Awards diperuntukan bagi 18 pemenang dari Botswana, Malawi, dan Zambia.

Kriteria perusahaan pemenang yang dicari oleh SEED Awards antara lain:

1. Perusahaan Inovatif dan market-driven yang menghadirkan solusi untuk permasalahan lingkungan dan sosial.

2. Memiliki potensi dan keinginan untuk mandiri secara finansial.

3. Memiliki kerjasama atau berhubungan dengan pemangku kepentingan.

4. Merupakan perusahaan yang berdiri dan dipimpin secara lokal

5.Memiliki potensi untuk terus bertumbuh kembang

6.Sudah beroperasi, dan berada di tahap awal

Rainer Agster, Director of Operation Adelphi mengatakan untuk mendorong perubahan, bisnis dan inovasi lokal memegang peran penting, tidak hanya perusahaan dan kebijakan secara lebih besar. "Oleh karena itu kami terus menjalankan SEED Awards yang sudah berlangsung selama 14 tahun agar konsisten mendorong perubahan dan solusi lingkungan yang menghasilkan dampak positif sosial dan ekonomi," papar Rainer dalam keterangan resminya.

Baca juga:

Hampir 200 Perusahaan Ikuti HighPitch 2020

Para pemenang dari SEED Awards akan mendapatkan total dana senilai 163,500 Euro atau sekitar Rp2,7 miliar yang terbagi menjadi dana dalam bentuk hibah sebesar 10.000 euro atau sekitar Rp170 juta rupiah. Jumlah ini mengikuti program SEED Accelerator bagi para pemenang, dan matching grant sebesar 1.500 euro atau sekitar Rp25 juta dan dan mengikuti program SEED Catalyser bagi para runers up.

Program SEED Accelerator dan SEED Catalyser akan membantu para pemenang untuk mengembangkan bisnis mereka dan mempersiapkan bisnis mereka agar semakin menarik dimata investor. Selain itu, program ini turut membantu pengembangan operasional mereka.

SEED Awards 2021 diharapkan dapat membantu mengembangkan dan mendorong ide-ide, inovasi, serta usaha lokal dalam menanggulangi dan mengurangi emisi gas karbon dan menjaga keberlangsungan hidup manusi di masa mendatang. Hal ini dikarenakan pemerintah Indonesia menargetkan adanya pengurangan emisi sebesar 41 persen pada 2030 dengan bantuan internasional.

Bagi startup dan bisnis yang tertarik untuk ikut menghadirkan solusi inovatif berkelanjutan dapat mendaftar melalui https://app.seed.uno/. (ikh)

Baca juga:

WOW! Sebuah Startup Sukses Menciptakan Kacamata Pendeteksi Gejala Corona

#Bisnis #Pengusaha #Start Up
Bagikan
Ditulis Oleh

Ikhsan Aryo Digdo

Learner.

Berita Terkait

Dunia
Bos Baru Apple John Ternus Diharap Bawa Perbedaan, Mengubah Arah ke Pengembangan iPhone
Penunjukan Ternus menjadi sinyal bahwa Apple mencari diferensiasi dalam produknya.
Dwi Astarini - Selasa, 21 April 2026
 Bos Baru Apple John Ternus Diharap Bawa Perbedaan, Mengubah Arah ke Pengembangan iPhone
Dunia
Apple Tunjuk Bos Anyar, John Ternus Siap Bawa Era Baru
Apple menunjuk John Ternus sebagai chief executive officer (CEO) baru untuk menggantikan Tim Cook yang mengundurkan diri setelah 15 tahun memimpin raksasa teknologi tersebut.
Dwi Astarini - Selasa, 21 April 2026
  Apple Tunjuk Bos Anyar, John Ternus Siap Bawa Era Baru
Indonesia
Syahmudrian Lubis Jadi Dirut Baru Ancol
Perubahan direksi ini berdasarkan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) PT Pembangunan Jaya Ancol Tbk.
Dwi Astarini - Rabu, 15 April 2026
Syahmudrian Lubis Jadi Dirut Baru Ancol
Indonesia
Geliatkan Ekonomi Jakarta, Gubernur Pramono Sederhanakan Birokrasi di Dunia Usaha
Pemerintah DKI Jakarta akan membuka ruang seluas-luasnya bagi pelaku usaha untuk berkembang.
Dwi Astarini - Senin, 09 Maret 2026
Geliatkan Ekonomi Jakarta, Gubernur Pramono Sederhanakan Birokrasi di Dunia Usaha
Olahraga
Jelang Tinggalkan Manchester United, Marcus Rashford Tarik Rp 193 Miliar dari Bisnisnya
Marcus Rashford menarik Rp 193 miliar dari bisnisnya, menjelang ia meninggalkan Manchester United.
Soffi Amira - Jumat, 20 Februari 2026
Jelang Tinggalkan Manchester United, Marcus Rashford Tarik Rp 193 Miliar dari Bisnisnya
Indonesia
Prabowo Bertemu 5 Pengusaha Besar Indonesia, Ini Keterangan Istana
pertemuan ini menjadi wadah diskusi untuk menyelaraskan peran pemerintah dan pelaku usaha dalam menghadapi tantangan ekonomi global dan memaksimalkan potensi ekonomi nasional.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 11 Februari 2026
Prabowo Bertemu 5 Pengusaha Besar Indonesia, Ini Keterangan Istana
Indonesia
Bertemu 4,5 Jam di Hambalang, Prabowo dan 5 Pengusaha Bahas Agenda Strategis Nasional
Presiden RI, Prabowo Subianto, mengundang lima pengusaha ke Hambalang. Pertemuan itu berlangsung selama 4,5 jam.
Soffi Amira - Rabu, 11 Februari 2026
Bertemu 4,5 Jam di Hambalang, Prabowo dan 5 Pengusaha Bahas Agenda Strategis Nasional
Indonesia
Presiden Minta Pengusaha Kolaborasi Ciptakan Lapangan Kerja
Presiden RI Prabowo Subianto ingin memperkuat kolaborasi dengan dunia usaha untuk menciptakan peluang lapangan kerja bersama Asosiasi Pengusaha Indonesia
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 10 Februari 2026
Presiden Minta Pengusaha Kolaborasi Ciptakan Lapangan Kerja
Indonesia
Balai Latihan Kerja Bakal Jadi Tempat Inkubator Bisnis
Transformasi BLK ditujukan agar manfaat pelatihan lebih terasa bagi publik dimana keterampilan yang dipelajari lebih relevan dengan kebutuhan dunia kerja
Alwan Ridha Ramdani - Minggu, 01 Februari 2026
Balai Latihan Kerja Bakal Jadi Tempat Inkubator Bisnis
Fun
Brosur hingga Billboard: Alasan Promosi Offline Masih Efektif Menjangkau Konsumen
Promosi offline tetap relevan di era digital. Kenali jenis media promosi offline, manfaat, dan strategi efektif untuk bisnis dan event.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 13 Januari 2026
Brosur hingga Billboard: Alasan Promosi Offline Masih Efektif Menjangkau Konsumen
Bagikan