MerahPutih.com - Marcus Rashford telah menarik 8,5 juta poundsterling (Rp 193 miliar) dari bisnisnya menjelang kepergiannya dari Manchester United musim panas ini.
Sekitar 7,5 juta poundsterling (Rp 170 miliar) berasal dari perusahaan hak citranya, MUCS Enterprises, yang kini memiliki aset senilai 12,6 juta poundsterling (Rp 286 miliar).
Bintang Three Lions, yang dipinjamkan ke Barcelona, juga telah menarik hampir 1 juta poundsterling (Rp 22,7 miliar) secara tunai dari bisnis propertinya selama setahun terakhir.
Baca juga:
Barcelona Minta Diskon, Manchester United Ogah Turunkan Harga Marcus Rashford
MUCS Properties Kelola 11 Investasi Milik Marcus Rashford
Saat ini, MUCS Properties memiliki aset senilai 8,2 juta poundsterling (Rp 186 miliar), menurut dokumen terbaru.
Perusahaan tersebut mengelola 11 properti investasi milik sang striker di Manchester.
Kepindahan Rashford dengan status pinjaman ke raksasa Spanyol musim panas lalu, bakal menjadi transfer permanen senilai 26 juta poundsterling (Rp 591 miliar) setelah performanya kembali meningkat.
Ia juga kembali masuk dalam rencana Thomas Tuchel untuk timnas Inggris di Piala Dunia 2026.
Menjual Rashford akan menghemat sekitar 315.000 poundsterling (Rp 7 miliar) per minggu bagi MU dalam hal gaji. Lalu, pemain bergaji tinggi lainnya seperti Casemiro dan Jadon Sancho juga akan pergi.
Baca juga:
Inter Milan Tutup Pintu untuk Manchester United, Federico Dimarco Segera Perpanjang Kontrak
Rashford belum bermain untuk MU sejak Desember 2024 dan kehilangan nomor punggung 10-nya yang dipakai Matheus Cunha.
Amorim memerintahkan pemain Inggris dan rekan-rekan setimnya yang kurang mendapat kesempatan bermain untuk datang latihan pada waktu yang berbeda dari skuad tim utama di pramusim, sebelum sang penyerang bergabung dengan Barcelona pada akhir Juli 2025 lalu. (sof)

