MERAHPUTIH.COM - PT Pembangunan Jaya Ancol Tbk (PJAA) merombak susunan pemimpinnya. Dilaporkan, Winarto mengundurkan diri sebagai direktur utama pada Senin (13/4). Posisi Dirut Ancol kini diisi Syahmudrian Lubis.
Perubahan direksi ini berdasarkan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) PT Pembangunan Jaya Ancol Tbk.
"Perseroan telah menerima surat pengunduran diri Winarto selaku direktur utama perusahaan pada 13 April 2026," ujar pihak manajemen dalam keterangan tertulis.
Dalam RUPST dilaporkan juga kinerja tahun buku 2025 serta pembagian dividen. RUPS menyetujui pembayaran dividen sebesar Rp 26,05 per lembar saham yang totalnya mencapai Rp 41,6 miliar atau 23,13 persen dari laba bersih.
Sepanjang 2025, perseroan mencatat pendapatan usaha sebesar Rp 1,121 triliun dengan laba bersih tahun berjalan Rp 180,19 miliar.
Baca juga:
Wisata Hemat, Promo Ancol April - Mei 2026: Tiket Dufan Mulai Rp 170 Ribu
Susunan Dewan Komisaris dan Direksi Perseroan yang baru berlaku efektif sejak ditutupnya RUPS, sebagai berikut:
Dewan Komisaris:
- Komisaris Utama dan Komisaris Independen: Irfan Setiaputra
- Komisaris: Suharini Eliawati
- Komisaris: Lies Hartono
- Komisaris: Sutiyoso
- Komisaris Independen : Trisni Puspitaningtyas.
Dewan Direksi:
- Direktur Utama: Syahmudrian Lubis
- Direktur: Cahyo Satriyo Prakoso
- Direktur: Daniel Nainggolan
- Direktur: Eddy Prastiyo
- Direktur: Rahmaniar
Meski situasi eksternal masih menghadapi tantangan ekonomi global, perseroan tetap fokus pada inovasi dan efisiensi operasional, seperti digitalisasi layanan tiket, peningkatan fasilitas pengunjung, serta pengembangan konten/event tematik baru, sehingga berhasil mempertahankan pendapatan seperti tahun lalu.
Industri destinasi wisata dan leisure telah berubah secara fundamental. Customer/visitor tidak lagi hanya menikmati tempat desitnasi, tetapi lebih kepada bagaimana customer dapat menikmati sebuah pengalaman baru (experiences), konekssi dan value/nilai dari yang telah mereka keluarkan.(Asp)
Baca juga:
Libur Lebaran Ancol Makin Malam Makin Membludak, Kembang Api Pantai Lagoon Jadi Magnet

