Sederet Manfaat Kesehatan dari Daun Talas
Ada banyak manfaat daru daun talas (Sumber: Pixabay/dimitrisvetsikas1969)
TALAS adalah sebuah tanaman tropis yang banyak tumbuh di negara-negara Asia Tenggara. Di Indonesia, talas sering dijadikan sebuah camilan baik digoreng, dibakar, direbus atau dikukus. Tak akarnya saja, daunnya juga sering dijadikan masakan sepert sayur asem atau buntil.
Daun talas memiliki bentuk hati dengan warna hijau tua. Jika dimasak, rasanya seperti daun bayam. Nilai gizi daun talas sangat tinggi. 100 gram daun talas mentah mengandung 42 kkal (energi), 4.98 gram protein, 6.70 gram karbohidrat, 3.7 gram serat makanan.
Selain itu 100 gram daun talas mentah juga mengandung 60 mg fosfor, 3 mg natrium, 52 mg vitamin, 4825 IU vitamin A, 2.02 mg vitamin E 108, 6 μg vitamin K, 0.146 mg vitamin B6, 126 µg folate, 0.41 mg zinc, 3 mg sodium, 45 mg magnesium dan beberapa kandungan gizi lainnya.
Nah, dilansir dari bloldsky, berikut ini beberapa manfaat kesehatan yang bisa kamu dapatkan dari daun talas.
1. Mencegah kanker
Daun talas merupakan sumber vitamin C, antioksidan yang larut dalam air. Vitamin ini memiliki efek antikanker sehingga menghambat pertumbuhan tumor kanker dan menurunkan perkembangan proliferasi sel kanker. Menurut sebuah penelitian, konsumsi talas dapat menurunkan tingkat kanker usus besar. Studi lainnya menunjukkan talas efektif mengurangi sel kanker payudara.
2. Meningkatkan kesehatan mata
Daun talas kaya akan vitamin A yang penting dalam menjaga kesehatan mata dan mencegah degenerasi makula terkait usia. Vitamin A dalam daun talas bekerja pada mata untuk pencegahan katarak.
3. Menurunkan tekanan darah tinggi
Daun talas dapat menurunkan tekanan darah tinggi atau hipertensi karena adanya saponin, tanin, karbohidrat dan flavonoid. Sebuah penelitian menyebutkan ekstrak daun talas merupakan antihipertensi. Peyakit ini cukup membahayakan. Tekanan darah tinggi dapat menyebabkan stroke, merusak pembuluh darah otak dan menghalangi aliran darah ke otak.
4. Memperkuat sistem kekebalan tubuh
Karena memiliki kandungan vitamin C yang banyak, daun talas mampu meningkatkan sistem kekebalan tubuh Anda secara efisien. Beberapa sel, terutama sel-t dan fagosit dari sistem kekebalan memerlukan vitamin C untuk berfungsi dengan baik. Jika vitamin C rendah dalam tubuh, sistem kekebalan tidak mampu melawan patogen.
5. Mencegah diabetes
Berdasarkan penelitian dengan tikus diabetes, disimpulkan kalau daun talas mampu menurunkan kadar glukosa darah dan mencegah hilangnya berat badan. Diabetes memang sangat berbahaya. Jika tidak diobati, dapat menyebabkan kerusakan ginjal, kerusakan saraf, dan penyakit jantung.
6. Membantu pencernaan
Daun talas diketahui dapat membantu pencernaan dan mengatasi masalah pencernaan karena adanya serat makanan. Daun talas juga mendukung pertumbuhan mikroba menguntungkan seperti Escherichia coli dan Lactobacillus acidophilus yang hidup damai di usus.
Bagikan
Berita Terkait
AS Kurangi Jumlah Vaksin Wajib untuk Anak-Anak, Timbulkan Kekhawatiran Peningkatan Risiko Penyakit
Gubernur Pramono Tegaskan belum Ditemukan Super Flu di Jakarta
DPR Minta Pemerintah Gerak Cepat Antisipasi Ancaman Super Flu, Dorong Kemenkes Terbitkan Vaksin Pencegah
Waspada Super Flu, 62 Kasus Terkonfirmasi di Indonesia Terbanyak di Jawa Timur
Super Flu Masuk ke Indonesia, Kemenkes Imbau Kenali Gejala dan Terapkan Protokol Kesehatan
Teknologi Bedah Robotik Memungkinkan Tindakan Presisi untuk Kenyamanan Pasien, kini Hadir di Siloam Hospitals Kebon Jeruk
SDM Dokter belum Terpenuhi, Kemenkes Tunda Serahkan RS Kardiologi Emirate ke Pemkot Solo
Program Pemutihan BPJS Kesehatan Berlangsung di 2025, ini Cara Ikut dan Tahapannya
Prodia Hadirkan PCMC sebagai Layanan Multiomics Berbasis Mass Spectrometry
Senang Ada Temuan Kasus Tb, Wamenkes: Bisa Langsung Diobati