Sebaran Abu Anak Krakatau Capai Jakarta, Depok, dan Bogor

Yusuf AbdillahYusuf Abdillah - Minggu, 06 September 2026
Sebaran Abu Anak Krakatau Capai Jakarta, Depok, dan Bogor

Abu vulkanik Anak Krakatau di wilayah Depok (Foto: MP/Angga)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

Merahputih.com - Sebaran abu vulkanik akibat erupsi Gunung Anak Krakatau terus meluas. Material vulkanik kini mulai dilaporkan sampai ke kawasan Jabodetabek.

Laporan mengenai abu vulkanik muncul dari sejumlah wilayah Jakarta, Bogor, Depok, hingga Bekasi pada Minggu (6/9) pagi.

Laporan mengenai abu vulkanik Anak Krakatau ramai dibagikan melalui media sosial, dengan warga mengunggah kondisi lingkungan masing-masing.

Baca juga:

Bandara Soekarno-Hatta Ditutup Imbas Abu Vulkanik Anak Krakatau, 33 Penerbangan Terdampak

Di beberapa lokasi, warga menemukan debu halus menempel pada kendaraan dan permukaan benda yang berada di luar ruangan.

Laporan serupa juga muncul dari wilayah Bogor. Abu vulkanik Anak Krakatau ditemukan di sejumlah kawasan. Sejumlah warga bahkan mengeluhkan mata terasa perih setelah terpapar debu tersebut.

Abu Vulkanik Terbawa Arah Angin

Meluasnya sebaran abu tidak terlepas dari kondisi angin di sekitar Gunung Anak Krakatau. Sebelumnya, laporan pemantauan menunjukkan material vulkanik terbawa angin dan mencapai sejumlah wilayah di luar kawasan Selat Sunda.

Aktivitas Gunung Anak Krakatau sendiri masih menjadi perhatian. Gunung api tersebut berstatus Level III atau Siaga, sementara masyarakat, wisatawan, dan nelayan diminta tidak mendekati kawah aktif dalam radius 3 kilometer.

Baca juga:

Gunung Anak Krakatau Terus Erupsi, BNPB Imbau Masyarakat Tetap Tenang dan Waspada

Dampak sebaran abu vulkanik juga mulai berpengaruh terhadap aktivitas penerbangan. Bandara Soekarno-Hatta sebelumnya ditutup sementara pada Minggu dini hari setelah hasil pemeriksaan menunjukkan indikasi keberadaan abu vulkanik di sekitar bandara.

Kondisi tersebut membuat sejumlah penerbangan mengalami pembatalan, penundaan, penjadwalan ulang, hingga pengalihan penerbangan.

Warga Jabodetabek Diminta Waspada

Masyarakat di Jakarta, Bogor, Depok, dan Bekasi yang menemukan debu vulkanik di lingkungannya disarankan menggunakan masker ketika beraktivitas di luar ruangan. Aktivitas luar rumah juga sebaiknya dikurangi apabila tidak mendesak.

Warga dapat menutup pintu, jendela, serta ventilasi untuk mengurangi masuknya abu ke dalam rumah. Pelindung mata juga dapat digunakan apabila paparan abu cukup terasa.

Masyarakat diimbau tidak panik dan tetap mengandalkan informasi dari lembaga resmi seperti PVMBG, BMKG, BPBD, serta pemerintah daerah.

#Gunung Anak Krakatau #Erupsi #Jabodetabek
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Berita
Kronologi 5 Jurnalis Hilang Kontak saat Menuju Gunung Anak Krakatau
Tim SAR masih mencari 5 jurnalis yang hilang kontak saat hendak meliput aktivitas Gunung Anak Krakatau di Perairan Selat Sunda.
ImanK - Selasa, 08 September 2026
Kronologi 5 Jurnalis Hilang Kontak saat Menuju Gunung Anak Krakatau
Indonesia
Erupsi Anak Krakatau Berakhir, Pemerintah Imbau Warga Pulau Sebesi Tetap Waspada
Fase erupsi menerus Gunung Anak Krakatau selama 25 jam telah berakhir. Warga Pulau Sebesi diminta tetap waspada dan menghindari informasi hoaks.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 08 September 2026
Erupsi Anak Krakatau Berakhir, Pemerintah Imbau Warga Pulau Sebesi Tetap Waspada
Indonesia
OMC Dimulai, BMKG Berupaya Percepat Pembersihan Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau
BMKG bersama BNPB dan pihak terkait menggelar OMC sejak 7 September 2026 untuk mempercepat pembersihan atmosfer dari abu vulkanik Gunung Anak Krakatau.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 08 September 2026
OMC Dimulai, BMKG Berupaya Percepat Pembersihan Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau
Indonesia
Abu Erupsi Lewotolok Lumpuhkan Bandara Wunopito, Penerbangan Ditutup Mulai Hari Ini
AirNav Indonesia menutup Bandara Wunopito, Lewoleba, NTT, 8–9 September 2026 akibat abu vulkanik erupsi Gunung Lewotolok. Kolom abu mencapai 800 meter
Wisnu Cipto - Selasa, 08 September 2026
Abu Erupsi Lewotolok Lumpuhkan Bandara Wunopito, Penerbangan Ditutup Mulai Hari Ini
Indonesia
Belum Reda, Gunung Anak Krakatau 3 Kali Erupsi Sejak Pagi
Gunung Anak Krakatau kembali erupsi tiga kali pada Selasa pagi dengan amplitudo 44–48 mm. Puluhan gempa vulkanik tercatat, status tetap Level III (Siaga) dengan potensi letusan susulan tinggi.
Wisnu Cipto - Selasa, 08 September 2026
Belum Reda, Gunung Anak Krakatau 3 Kali Erupsi Sejak Pagi
Indonesia
Bandara Soetta, Halim dan Husein Sudah Dibuka, Kapasitas Aprov Diatur Bertahap
Pengaturan arus penerbangan pada fase awal pemulihan mempertimbangkan kondisi operasional di lapangan, termasuk kebutuhan untuk mempercepat keberangkatan pesawat
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 08 September 2026
Bandara Soetta, Halim dan Husein Sudah Dibuka, Kapasitas Aprov Diatur Bertahap
Indonesia
Abu Vulkanik Anak Krakatau Capai Jakarta, PAM Jaya Pastikan Kualitas Air Tetap Terjaga
PAM Jaya memastikan kualitas air perpipaan tetap terjaga dan memenuhi standar Permenkes Nomor 2 Tahun 2023 di tengah sebaran abu vulkanik Anak Krakatau.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 07 September 2026
Abu Vulkanik Anak Krakatau Capai Jakarta, PAM Jaya Pastikan Kualitas Air Tetap Terjaga
Indonesia
Anak Krakatau Masuk Episode Erupsi Strombolian, Kenali 4 Jenis Letusan Gunung Api
Anak Krakatau memasuki episode erupsi Strombolian. Kenali karakter erupsi Hawaii, Strombolian, Vulkanian, dan Peléan serta skala VEI.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 07 September 2026
Anak Krakatau Masuk Episode Erupsi Strombolian, Kenali 4 Jenis Letusan Gunung Api
Indonesia
Abu Vulkanik Tak Terdeteksi di Sejumlah Bandara, Operasional Soetta Masih Ditutup
Hasil paper test di sejumlah bandara negatif abu vulkanik. Kemenhub tetap menunggu advisory VAAC Darwin dan memperpanjang penutupan Bandara Soekarno-Hatta.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 07 September 2026
Abu Vulkanik Tak Terdeteksi di Sejumlah Bandara, Operasional Soetta Masih Ditutup
Indonesia
PJJ di Jakarta Diperpanjang hingga 8 September Imbas Erupsi Gunung Anak Krakatau
Pemprov DKI Jakarta memperpanjang PJJ sekolah hingga 8 September 2026 akibat erupsi Gunung Anak Krakatau. ASN tetap bekerja seperti biasa.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 07 September 2026
PJJ di Jakarta Diperpanjang hingga 8 September Imbas Erupsi Gunung Anak Krakatau
Bagikan