Sebar Video 'Gay Kids', KPAI Tegur Twitter
Komisioner Bidang Pornografi dan Cyber Crime KPAI Margaret Aliyatul Maimunah (kanan). (MP/Asropih)
MerahPutih.com - Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) menegur pihak manajemen Twitter terkait kasus penyebaran konten video Gay Kids melalui media sosial tersebut.
Komisioner Bidang Pornografi dan Cyber Crime KPAI Margaret Aliyatul Maimunah mengatakan, KPAI mendorong manajemen Twitter untuk memaksimalkan literasi kepada masyarakat termasuk anak-anak agar dapat menggunakan media sosial secara sehat dan memiliki nilai edukatif.
"Kita sesalkan atas penyebaran video Gay Kids tersebut. Kita telah mengundang manajemen Twitter di Indonesia hari ini ke Kantor KPAI untuk kelarifikasi," kata Margaret di Gedung KPAI Jalan Teuku Umar, Menteng, Jakarta Pusat, Jumat (22/9).
Selain itu, Margaret mengatakan bahwa terkait penyebaran video tersebut, pihaknya juga meminta untuk menghapus video tak pantas itu.
Selama ini, kata Margaret, proteksi anak dari berbagai konten negatif termasuk pornografi, kekerasan, dan kejahatan seksual di Twitter, telah mendapatkan atensi dan mekanisme khusus.
Namun, pelaksanaanya masih berbasis laporan dan user diharapkan mengikuti Code of Conduct yang telah ditetapkan.
"Untuk itu KPAI merekomendasikan agar menajemen Twitter melakukan inovasi dan perbaikan sistem yang senapas dengan perlindungan anak dan tidak menunggu laporan," tandasnya.
Sebelumnya, pihak Polda Metro Jaya telah menangkap tiga orang pelaku dalam pengungkapan kasus penyebaran konten Video Gay Kids sebanyak 750.000 melalui Twitter. (Asp)
Baca berita terkait KPAI lainnya di: Ungkap Kematian Bayi Debora, KPAI Intensif Komunikasi Dengan Polda
Bagikan
Asropih
Berita Terkait
Korban Kekerasan Anak Meningkat, Komisi XIII DPR Minta Pendampingan Psikologis Diperkuat
KPAI Sebut Tindakan Pendakwah yang Diduga Lakukan Pelecehan Bisa Picu Kecemasan dan Pengaruhi Mental Anak
3 Norma Dilanggar, KPAI Tegaskan Aksi Dai Cium Anak di Ruang Publik Bisa Masuk Ranah Hukum
KPAI Dorong Sekolah Perkuat Sistem Deteksi Dini Usai Ledakan di SMAN 72 Jakarta
Jangan Biarkan Perundungan di Sekolah, Dampak Bullying Akan di Luar Kendali
Insiden Ledakan SMAN 72 Kelapa Gading, KPAI Sebut Longgarnya Pengawasan Keamanan Sekolah
KPAI Tuntut Usut Tuntas Kematian Siswa Pahoa, Jangan Sampai Korban Dicap Stigma Negatif
Puluhan Anak Masih Ditahan Imbas Demo Agustus 2025, KPAI Sebut Ada Indikasi Mobilisasi Anak Secara Masif
KPAI Sesalkan Polisi Tetapkan Ratusan Anak Tersangka Demo Rusuh Agustus 2025
KPAI Minta Polri Bebaskan Anak-anak yang Terlibat Demo Rusuh dan Temukan Dalang Utama