Sayang Ibu, Politikus Golkar Suap Hakim PT Manado

Luhung SaptoLuhung Sapto - Sabtu, 07 Oktober 2017
Sayang Ibu, Politikus Golkar Suap Hakim PT Manado

Wakil Ketua KPK Laode Muhammad Syarief (kanan) bersama Ketua Kamar Pengawasan Mahkamah Agung (MA) Sunarto (ketiga kiri) di Gedung KPK, Jakarta, Sabtu (7/10) malam. (Antara/Rosa Panggabean)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Anggota DPR Komisi XI dari Fraksi Golkar Aditya Moha diciduk penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) bersama Hakim Pengadilan Tinggi Manado Sudiwardono dalam operasi tangkap tangan (OTT) pada Jumat (6/10) malam. Penyuapan diduga karena dilatarbelakangi oleh keinginan Aditya untuk membebaskan ibunya, Marlina Moha.

Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) La Ode Syarif menjelaskan ibu Aditya yang juga mantan Bupati Bolaang Mongondow ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus tunjangan penghasilan aparatur desa di daerahnya. Dia diganjar hukuman lima tahun penjara oleh Hakim PN Manado.

Tak terima dengan vonis hakim, Marlina Moha kemudian mengajukan banding ke PT Manado. Dalam proses inilah, Aditya berusaha membebaskan ibunya dengan cara menyuap Sudiwardono.

"Penyuapan Hakim S oleh anggota DPR AM diduga terkait pengurusan putusan terdakwa Marlina Moha Siahaan yang mengajukan banding di PT Manado atas putusan Pengadilan Manado sebelumnya," kata Laode di gedung KPK, Sabtu (7/10).

Dari hasil penyidikan, Aditya meminta Sudiwardono untuk membebaskan atau minimal meringankan putusan banding terhadap ibunya Marlina Moha. Sebelumnya, KPK menangkap lima orang dalam operasi tangkap tangan OTT di Jakarta, Jumat (7/10) malam.

Mereka terdiri dari Sudiwardono dan istrinya, Aditya, ajudan berikut supirnya. Dari lima orang tersebut, KPK menetapkan Aditya Moha anggota DPR Fraksi Golkar dan Sudiwardono, Hakim Pengadilan Tinggi Manado sebagai tersangka. (Fdi)

Baca juga berita lain terkait OTT KPK di Manado di: Malam Ini KPK Gelar Konferensi Pers Terkait OTT KPK di Manado

#Ott Kpk
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Fadhli

Berkibarlah bendera negerku, tunjukanlah pada dunia.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
KPK Temukan 8.500 Dolar Singapura di Ruangan Kepala Imigrasi Kelas I Khusus Non TPI Jakarta Selatan Winarko
Lembaga antirasuah tersebut menyita 8.500 dolar Singapura dari Kantor Imigrasi Jaksel dalam penggeledahan pada 4 Agustus 2026.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 05 Agustus 2026
KPK Temukan 8.500 Dolar Singapura di Ruangan Kepala Imigrasi Kelas I Khusus Non TPI Jakarta Selatan Winarko
Indonesia
KPK Ungkap Dugaan Pemotongan TPP ASN hingga 50 Persen dalam Kasus Bupati Kuansing
Penyidikan Bupati Kuansing: KPK menemukan dugaan pemotongan TPP ASN hingga sekitar 50 persen serta indikasi ASN diminta menyumbang untuk menutupi temuan BPK
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 05 Agustus 2026
KPK Ungkap Dugaan Pemotongan TPP ASN hingga 50 Persen dalam Kasus Bupati Kuansing
Indonesia
KPK Ungkap Capaian Terbaru: 12 OTT, Puluhan Perkara, dan Aset Bernilai Ratusan Miliar
KPK mencatat lonjakan kinerja penindakan pada semester I 2026 dengan 12 operasi tangkap tangan, 76 perkara dilimpahkan ke pengadilan, serta penyetoran Rp 59,99 miliar.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 30 Juli 2026
KPK Ungkap Capaian Terbaru: 12 OTT, Puluhan Perkara, dan Aset Bernilai Ratusan Miliar
Indonesia
Banyak Bupati Kena OTT, Mendagri Ungkit Gaji Kepala Daerah 26 Tahun Tidak Berubah
Mendagri Tito Karnavian janji revisi aturan gaji kepala daerah yang masih diatur PP 109/2000 yang sudah berumur 26 tahun
Wisnu Cipto - Kamis, 30 Juli 2026
Banyak Bupati Kena OTT, Mendagri Ungkit Gaji Kepala Daerah 26 Tahun Tidak Berubah
Indonesia
KPK Periksa Plt Bupati Sukoharjo 7 Jam, Cecar dengan 23 Pertanyaan
Pertanyaan tersebut seputar OTT Bupati Sukoharjo serta pihak lainnya yang ditetapkan tersangka.
Dwi Astarini - Kamis, 30 Juli 2026
KPK Periksa Plt Bupati Sukoharjo 7 Jam, Cecar dengan 23 Pertanyaan
Indonesia
Gubernur Jateng Prihatin Bupati Pemalang Terjaring OTT, Tunggu Penjelasan Resmi KPK
Pemerintah Provinsi Jawa Tengah menghormati seluruh proses hukum yang sedang berjalan.
Dwi Astarini - Kamis, 30 Juli 2026
Gubernur Jateng Prihatin Bupati Pemalang Terjaring OTT, Tunggu Penjelasan Resmi KPK
Indonesia
Lagi-Lagi Bupati Ditangkap KPK, DPR Soroti Biaya Politik Tinggi
Biaya kontestasi yang mahal membuat banyak kepala daerah ingin mencari pengembalian dari biaya yang telah dikeluarkan.
Dwi Astarini - Rabu, 29 Juli 2026
Lagi-Lagi Bupati Ditangkap KPK, DPR Soroti Biaya Politik Tinggi
Indonesia
Istri Bupati Pemalang Ikut Dibawa ke KPK Bersama 11 Orang Terkait OTT
Para pihak yang terjaring dalam operasi tersebut akan menjalani pemeriksaan lanjutan.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 29 Juli 2026
Istri Bupati Pemalang Ikut Dibawa ke KPK Bersama 11 Orang Terkait OTT
Indonesia
5 Kepala Daerah Kena OTT, Ini Kata Gubernur Luthfi
Terkait dugaan jual beli jabatan dan gratifikasi yang menjerat Anom Widiyantoro, Ahmad Luthfi meminta semua pihak menunggu penjelasan resmi dari KPK.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 29 Juli 2026
5 Kepala Daerah Kena OTT, Ini Kata Gubernur Luthfi
Berita Foto
Terjaring OTT, Istri Bupati Pemalang Anom Widiyantoro Tiba di Gedung KPK Jakarta
Istri Bupati Pemalang Anom Widiyantoro, dr Noor Faizah Maenofie (NFM) saat tiba di gedung Merah Putih KPK, Kuningan, Jakarta, Rabu (29/7/2026).
Didik Setiawan - Rabu, 29 Juli 2026
Terjaring OTT, Istri Bupati Pemalang Anom Widiyantoro Tiba di Gedung KPK Jakarta
Bagikan