Merahputih.com - Ketua DPR Bambang Soesatyo menilai transportasi di Ibu Kota Jakarta perlu diatur kembali karena merupakan sumber utama polusi udara.
Transportasi pribadi perlu dikurangi dengan meningkatkan kuantitas dan kualitas transportasi publik. Sehingga, Angkutan massal penting dikembangkan agar masyarakat yang beraktivitas di Jakarta mengurangi penggunaan kendaraan pribadi.
Baca Juga: Cerobong Cemari Udara, DLH DKI Beri Sanksi Tiga Perusahaan Industri
Pria yang akrab disapa Bamsoet ini meminta kepada Pemerintah Provinsi DKI Jakarta agar membenahi transportasi. Sudah saatnya penggunaan kendaraan privat dikurangi seraya membenahi angkutan massal publik.
Tak cuma itu, emisi gas buang kendaraan juga harus diperiksa rutin, agar udara Jakarta terkendali dari bahaya polusi yang tak sehat.
“Uji emisi kendaraan harus dilakukan berkala, mengurangi kendaraan pribadi, dan memperbanyak angkutan publik,” kata Bamsoet, dalam keterangannya, Jumat (9/8).
Selain mengatur transportasi, politisi Partai Golkar itu menilai, seharusnya taman-taman terbuka hijau kembali ditingkatkan jumlahnya di Jakarta. Begitu juga areal hutan kota perlu ditambah. Hal ini penting untuk melestarikan ekosistem kota menjadi lebih sehat dan segar.
Seperti diketahui Pemprov DKI sempat mewacanakan membatasi usia kendaraan maksimal 10 tahun. Tujuannya untuk mengurangi pembuangan gas emisi dari kendaraan yang berusia tua.
Baca Juga: Anies Terbitkan Instruksi Gubernur untuk Tekan Polusi Jakarta
Semua pihak harus pula bersinergi membantu Pemprov DKI membersihkan udaranya dari bahaya polusi. Wilayah-wilayah di Jakarta yang terdampak paling buruk kualitas udaranya harus terpetakan dengan baik. Dengan begitu, wilayah-wilayah tersebut bisa mendapat penangan segera dengan membenahi lingkungan. (Knu)