Awas Sesak Napas! Kualitas Udara Jakarta Hari Ini Terburuk Kedua di Dunia, Begini Cara Antisipasinya

Angga Yudha PratamaAngga Yudha Pratama - Senin, 14 September 2026
Awas Sesak Napas! Kualitas Udara Jakarta Hari Ini Terburuk Kedua di Dunia, Begini Cara Antisipasinya

Arsip - Suasana Monas yang tertutup polusi di Jakarta, Jumat (21/6/2024). (ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay/foc.)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

Merahputih.com - Warga ibukota wajib ekstra waspada karena kualitas udara Jakarta pada Senin (14/9) pagi kembali memburuk hingga menduduki peringkat kedua terburuk di seluruh dunia.

Tingkat polusi yang melonjak tajam ini menjadi alarm bahaya bagi kesehatan, mengharuskan siapa saja untuk lebih protektif terhadap diri sendiri, terutama saat harus beraktivitas di luar rumah.

Baca juga:

Info Cuaca Ekstrem 14-17 September 2026: Daftar Wilayah yang Diterjang Angin Kencang dan Hujan

Berdasarkan pantauan langsung dari situs pengukur indeks kualitas udara IQAir pada pukul 08.00 WIB, angka polusi udara Jakarta menembus level 170 yang masuk dalam kategori tidak sehat.

Tingginya polusi PM2.5 dengan konsentrasi 82 mikrogram per meter kubik bikin udara di sekitar kita sangat berisiko memicu gangguan pernapasan.

Buat kamu yang masuk dalam kelompok sensitif, menghirup udara tidak sehat di Jakarta ini bisa merugikan kesehatan tubuh, membahayakan hewan peliharaan, bahkan secara perlahan merusak estetika lingkungan sekitar.

Peringatan dan Panduan Bertahan di Tengah Polusi

Polusi

Menghadapi situasi udara yang kotor ini, lembaga pemantau IQAir tidak tinggal diam dan mengeluarkan rekomendasi tegas untuk warga.

Masyarakat sangat disarankan untuk menghindari aktivitas di luar ruangan. Jika terpaksa harus keluar, pastikan selalu menggunakan masker dan segera tutup jendela rumah atau kantor agar udara kotor dari luar tidak masuk.

Selain Jakarta, masalah polusi nyatanya juga sedang mengepung berbagai belahan benua. Biar nggak penasaran, ini daftar lima besar kota dengan kualitas udara paling kotor di dunia pada waktu yang sama:

  1. Baghdad, Iraq (Skor AQI: 178)

  2. Jakarta, Indonesia (Skor AQI: 170)

  3. Dhaka, Bangladesh (Skor AQI: 166)

  4. Kuala Lumpur, Malaysia (Skor AQI: 163)

  5. Ho Chi Minh City, Vietnam (Skor AQI: 157)

Mengenal 4 Kategori Kualitas Udara, Kamu di Level Mana?

Supaya lebih aware sama bahaya yang mengintai, kamu perlu tahu acuan kualitas udara berdasarkan rentang partikel PM 2.5 berikut ini:

  • Baik (0-50): Udara bersih dan segar. Sama sekali tidak memberikan efek negatif bagi manusia, hewan peliharaan, maupun tumbuhan.

  • Sedang (51-100): Masih aman untuk manusia, tapi mulai berdampak pada tumbuhan yang super sensitif.

  • Sangat Tidak Sehat (200-299): Mulai berbahaya. Udara di level ini bakal langsung merugikan kesehatan kelompok orang yang rentan.

  • Berbahaya (300-500): Kondisi darurat. Udara beracun dan berisiko memicu masalah kesehatan serius bagi seluruh populasi tanpa terkecuali.

Langkah Cerdas Pemprov DKI dan BMKG: Rilis Early Warning System (EWS)

Kabar baiknya, pemerintah nggak tutup mata dengan masalah tahunan ini. Sebagai solusi jangka panjang mengurangi dampak pencemaran, Pemprov DKI Jakarta bersama BMKG tengah meracik sebuah terobosan berupa sistem peringatan dini atau Early Warning System (EWS) khusus kualitas udara.

Baca juga:

Prakiraan Cuaca BMKG: Udara Kabur hingga Hujan Lebat di Kota-kota Besar Indonesia Minggu, 13 September

Teknologi ini dirancang untuk memprediksi pergerakan polusi dengan jauh lebih akurat. Fitur ini jelas bakal jadi penyelamat, terutama buat mereka yang masuk kelompok rentan seperti anak-anak, lansia, ibu hamil, serta para pejuang penyakit asma dan gangguan paru-paru.

Lewat sistem EWS yang mudah diakses publik nanti, kamu bisa curi start untuk melakukan langkah pencegahan sebelum udara di luar telanjur parah. Beberapa hal simpel yang bisa langsung dipraktikkan antara lain memakai masker medis saat keluar ruangan, memangkas jadwal olahraga outdoor, serta meminimalkan paparan polusi demi menjaga paru-paru tetap sehat. Jaga kesehatan, ya!

#Kualitas Udara #Suhu Udara #Akses Udara #Udara Panas #Polusi Udara
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Angga Yudha Pratama

Seorang jurnalis profesional, reporter senior, editor berita, dan asisten redaktur yang telah berkarya di industri media online nasional selama lebih dari satu dekade. Selalu mengedepankan akurasi, objektivitas, dan kualitas informasi dalam setiap karyanya berbekal dari pengalaman langsung bertahun-tahun melakukan peliputan di lapangan, penulisan berita, penyuntingan artikel, hingga pengelolaan konten digital. Keahlian tersebut membuat pemahaman secara menyeluruh proses produksi konten digital modern, mulai dari pencarian data, wawancara narasumber, verifikasi fakta, penulisan artikel, optimasi SEO, editing naskah, hingga publikasi berita sesuai kode etik jurnalistik. Lebih spesifik, pemahaman mengenai strategi optimasi SEO dan Digital Content untuk mesin pencari juga menjadi fokus saat ini di tengah disrupsi media. Keahlian itu meliputi SEO writing, content writing, copywriting, keyword research, semantic SEO, search intent, on page SEO, optimasi, artikel google, struktur heading SEO, evergreen content, optimasi readability, meta description hingga internal linking.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Kualitas Udara Jakarta 26 September 2026: Masuk 10 Besar Terburuk di Dunia
Jakarta masuk 10 besar sebagai kota dengan kualitas udara terburuk di dunia. Hal itu diketahui dari IQAir pada Sabtu (26/9) pagi.
Soffi Amira - Sabtu, 26 September 2026
Kualitas Udara Jakarta 26 September 2026: Masuk 10 Besar Terburuk di Dunia
Indonesia
Awas Nyesek! Kualitas Udara Jakarta Hari Ini Kategori Tidak Sehat, Wajib Pakai Masker
Kualitas udara Jakarta hari ini terpantau tidak sehat dengan polutan PM 2.5 yang lewati batas WHO. Cek update skor IQAir dan tips aman beraktivitas di sini
Angga Yudha Pratama - Jumat, 18 September 2026
Awas Nyesek! Kualitas Udara Jakarta Hari Ini Kategori Tidak Sehat, Wajib Pakai Masker
Indonesia
Awas Sesak Napas! Kualitas Udara Jakarta Hari Ini Terburuk Kedua di Dunia, Begini Cara Antisipasinya
Hati-hati saat keluar rumah! Kualitas udara Jakarta pagi ini masuk kategori tidak sehat dan menduduki peringkat dua terburuk di dunia. Cek bahaya polusi dan solusi dari Pemprov DKI di sini.
Angga Yudha Pratama - Senin, 14 September 2026
Awas Sesak Napas! Kualitas Udara Jakarta Hari Ini Terburuk Kedua di Dunia, Begini Cara Antisipasinya
Indonesia
WMO PBB: Karhutla Ancam Kualitas Udara Global
Asap kebakaran ekstrem meningkat tiga kali lipat sejak 1990-an, berkontribusi pada 100 ribu kematian tambahan tiap tahun.
Wisnu Cipto - Selasa, 08 September 2026
WMO PBB: Karhutla Ancam Kualitas Udara Global
Dunia
Peringatan WMO: Kebakaran Hutan dan Gelombang Panas Bisa Perparah Polusi Udara Global
Peningkatan polusi udara akibat kebakaran hutan dan gelombang panas dapat menghambat upaya global memperbaiki kualitas udara.
Yusuf Abdillah - Senin, 07 September 2026
Peringatan WMO: Kebakaran Hutan dan Gelombang Panas Bisa Perparah Polusi Udara Global
Indonesia
Pontianak Puncaki Daftar Kota Paling Berpolusi di Indonesia Hari Ini, Kotamu Aman?
Pontianak menduduki puncak kota paling berpolusi di Indonesia dengan indeks AQI berbahaya, sementara Medan jadi yang terbersih. Cek ranking kualitas udara kotamu hari ini!
Angga Yudha Pratama - Senin, 07 September 2026
Pontianak Puncaki Daftar Kota Paling Berpolusi di Indonesia Hari Ini, Kotamu Aman?
Indonesia
Polusi Udara Jakarta Memburuk, Dinkes Imbau Kelompok Rentan Kurangi Aktivitas di Luar
Dinkes DKI Jakarta mengimbau bayi, balita, dan lansia mengurangi aktivitas di luar rumah saat polusi udara Jakarta sedang tidak baik.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 03 September 2026
Polusi Udara Jakarta Memburuk, Dinkes Imbau Kelompok Rentan Kurangi Aktivitas di Luar
Lifestyle
Tips Jaga Daya Tahan Tubuh untuk Cegah ISPA pada Musim Kemarau
Cuaca panas dan meningkatnya polusi udara selama musim kemarau dapat meningkatkan risiko gangguan kesehatan, terutama infeksi saluran pernapasan akut (ISPA).
Yusuf Abdillah - Senin, 17 Agustus 2026
Tips Jaga Daya Tahan Tubuh untuk Cegah ISPA pada Musim Kemarau
Indonesia
Kualitas Udara Jakarta Tidak Sehat pada HUT RI, Warga Disarankan Pakai Masker
Kualitas udara Jakarta tercatat berada pada kategori tidak sehat pada Senin (17/8) pagi WIB.
Yusuf Abdillah - Senin, 17 Agustus 2026
Kualitas Udara Jakarta Tidak Sehat pada HUT RI, Warga Disarankan Pakai Masker
Indonesia
Polusi Jakarta Disorot Usai AC Milan Vs Chelsea, Pramono Siapkan Hujan Buatan
Polusi Jakarta disorot usai laga AC Milan Vs Chelsea. Gubernur DKI Pramono Anung menyiapkan Operasi Modifikasi Cuaca atau hujan buatan.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 11 Agustus 2026
Polusi Jakarta Disorot Usai AC Milan Vs Chelsea, Pramono Siapkan Hujan Buatan
Bagikan