Merahputih.com - Kondisi kualitas udara Jakarta hari ini kembali masuk dalam kategori tidak sehat, sehingga warga ibu kota sangat disarankan untuk selalu memakai masker saat beraktivitas di luar rumah.
Berdasarkan pantauan terbaru dari indeks udara IQAir, tingkat polusi udara Jakarta sedang berada di level yang cukup mengkhawatirkan bagi kesehatan pernapasan kita.
Pastikan kamu selalu waspada dan melakukan tindakan pencegahan sebelum terlanjur menghirup polutan berbahaya di jalanan.
Nggak main-main, skor kualitas udara tidak sehat di Jakarta pada Jumat pagi ini menyentuh angka 153, dengan konsentrasi polutan PM 2,5 mencapai 59 mikrogram per meter kubik.
Baca juga:
Karhutla Bukit Tengkorak ke Kawasan Inti IKN Tinggal 20 KM, Pasukan Darat-Udara Siaga
Angka bahaya PM 2.5 ini ternyata 11,8 kali lipat lebih parah dibandingkan panduan batas aman dari Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).
Buat kamu yang belum familiar, PM 2,5 adalah partikel super kecil berupa debu, asap, dan jelaga yang saking kecilnya bisa menembus paru-paru.
Kalau terus-terusan dihirup dalam jangka panjang, efeknya bisa memicu penyakit paru-paru kronis, masalah jantung, hingga risiko kematian dini.
Peringkat 9 Udara Terburuk se-Indonesia
Walaupun terasa sangat berdebu dan bikin napas berat, Jakarta ternyata bukan kota dengan udara paling kotor pagi ini. Laporan IQAir menunjukkan Jakarta nangkring di urutan kesembilan sebagai kota dengan kualitas udara terburuk di Indonesia.
Berikut daftar kota dengan polusi tertinggi yang mengalahkan ibu kota:
-
Palembang (339)
-
Pontianak (254)
-
Serpong (203)
-
Jambi (202)
-
Tangerang Selatan (163)
-
Pekanbaru (160)
-
Bandung (159)
-
Tangerang (158)
-
Jakarta (153)
Tantangan Polusi dan Apa yang Bisa Kita Lakukan
Menghadapi cara mengatasi polusi Jakarta, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menyoroti betapa ribetnya mengurai benang kusut pencemaran udara di ibu kota.
Tantangan pengendalian pencemaran udara di Jakarta semakin kompleks akibat laju urbanisasi, pembangunan kota yang masif, serta dampak perubahan iklim global yang berpadu dengan karakteristik iklim perkotaan,
ungkap laporan BMKG.
Untuk meredam masalah ini, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta nggak tinggal diam. Mereka menggulirkan kampanye kolaboratif bertajuk #SatuLangkahDulu. Kampanye ini ngajak warga buat mulai peduli dari hal-hal kecil di lingkungan sendiri.
Selain itu, pemerintah juga terus menekan angka penggunaan kendaraan pribadi lewat kebijakan rutin Car Free Day (CFD) di kawasan Sudirman-Thamrin dan H.R Rasuna Said, yang terbukti lumayan ampuh memangkas emisi gas buang kendaraan.
Baca juga:
Tips Aman Beraktivitas di Tengah Polusi:
Agar tubuh tetap fit dan nggak tumbang gara-gara udara kotor, pastikan kamu melakukan beberapa rekomendasi kesehatan berikut ini:
-
Wajib pakai masker (sebaiknya N95/KN95) kalau terpaksa harus keluar rumah.
-
Kurangi aktivitas outdoor yang menguras tenaga, seperti lari pagi di pinggir jalan raya.
-
Tutup rapat jendela dan pintu rumah supaya udara kotor nggak gampang masuk.
-
Nyalakan air purifier atau penyaring udara di dalam kamar untuk menjaga sirkulasi udara tetap bersih.