Satpol PP Solo Bubarkan Nobar Persis Vs Persijap

Zulfikar SyZulfikar Sy - Rabu, 06 Oktober 2021
Satpol PP Solo Bubarkan Nobar Persis Vs Persijap

Satpol PP bubarkan acara nobar Liga 2 Persis Solo vs Persijap Jepara di rumah makan, Selasa (5/10) malam. (MP/Ismail)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Satpol PP Solo membubarkan acara nonton bareng (nobar) Liga 2 Persis Solo vs Persijap Jepara yang diadakan salah satu warung makan, Selasa (5/10) malam.

Pembubaran ini merupakan yang kedua kalinya terjadi. Sebelumnya, Satpol PP juga melayangkan surat peringatan pertama pada pengelola kafe lantaran menggelar nobar Persis Solo vs PSG Pati pada 26 September. Kejadian itu viral di medsos.

Kepala Satpol PP Solo Arif Darmawan mengatakan, penertiban itu dilakukan tim Cipta Kondisi Satpol PP Solo bersama jajaran aparat gabungan dari kepolisian sekitar pukul 19.00 WIB. Hal itu didasari dari aduan masyarakat.

Baca Juga:

Persis Gagal Menang, Kaesang: Mainnya Jelek

"Ada yang nekat adakan nobar kita tindak. Lokasinya di kawasan Mangkubumen, Jalan MT Haryono," ujar Arif, Rabu (6/10).

Dikatakannya, sebelum penertiban dilakukan pihaknya terlebih dahulu menerima laporan dari warga.

Satpol PP kemudian menerjunkan tim Cipta Kondisi yang didampingi jajaran aparat dari Polresta Surakarta.

"Terpaksa kita bubarkan karena sangat ramai kerumunannya. Tidak pakai masker dengan dalih sedang makan dan berteriak-teriak mengganggu warga lain," katanya.

Satpol PP bubarkan acara nobar Liga 2 Persis Solo vs Persijap Jepara di rumah makan, Selasa (5/10) malam. (MP/Ismail)
Satpol PP bubarkan acara nobar Liga 2 Persis Solo vs Persijap Jepara di rumah makan, Selasa (5/10) malam. (MP/Ismail)


Selanjutnya pengelola usaha, kata dia, diminta untuk menyimpan peralatan berupa LCD dan proyektor yang digunakan untuk nobar pertandingan Liga 2 itu. Selain itu, izin usaha juga dicek.

"Pengelolanya kita dipanggil untuk dimintai keterangan terkait izin usaha," kata dia

Ia menambahkan, kasus nobar Liga 2 ini merupakan yang kedua terjadi di Solo.
Satpol PP akan lebih memperketat pengawasan mengingat Liga 2 akan berlangsung sampai 28 Oktober.

Baca Juga:

Kalah dari Persis Solo di Laga Pembuka Liga 2, Atta Halilintar: Sesuai Prediksi

Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka menyayangkan adanya warga nekat nobar Liga 2. Padahal sesuai SE Wali Kota Solo tentang PPKM Level 2 kegiatan nobar dilarang.

"Yang kedapatan nobar kita tindak berikan peringatan. Jangan sampai Solo naik level 3 lagi gegara nobar Liga 2," pungkasnya. (Ismail/Jawa Tengah)

Baca Juga:

350 Polisi Siaga Amankan Laga Pembuka Liga 2 Persis Solo vs PSG Pati

#Kota Solo #Persis #Satpol PP
Bagikan
Ditulis Oleh

Zulfikar Sy

Tukang sihir

Berita Terkait

Indonesia
Pemprov DKI Perangi Parkir Liar, 600 Personel Gabungan Turun Tertibkan 15 Titik Prioritas
Pemprov DKI Jakarta menggelar operasi gabungan penertiban parkir liar dan jukir liar. Operasi menyasar 15 titik prioritas di lima wilayah Jakarta.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 08 Juni 2026
Pemprov DKI Perangi Parkir Liar, 600 Personel Gabungan Turun Tertibkan 15 Titik Prioritas
Olahraga
Turun Kasta ke Liga 2, Manajemen Persis Solo Minta Maaf
Persis Solo tidak akan mengambil jeda panjang dan langsung mempersiapkan diri untuk melakukan restrukturisasi pada semua lini. Semua jajaran manajemen juga akan dievaluasi.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 25 Mei 2026
Turun Kasta ke Liga 2, Manajemen Persis Solo Minta Maaf
Indonesia
Satpol PP DKI Minta Maaf, Bikin Masyarakat tak Nyaman saat Penertiban Pedagang Es Krim di CFD
Satpol PP DKI Jakarta menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan dan keresahan yang dirasakan masyarakat.
Dwi Astarini - Senin, 25 Mei 2026
Satpol PP DKI Minta Maaf, Bikin Masyarakat tak Nyaman saat Penertiban Pedagang Es Krim di CFD
Indonesia
Viral Satpol PP DKI Diduga Kasar saat Tertibkan Pedagang Es Krim di CFD Bundaran HI
Satpol PP DKI meminta maaf atas viralnya video penertiban pedagang es krim di CFD Bundaran HI.
Soffi Amira - Minggu, 24 Mei 2026
Viral Satpol PP DKI Diduga Kasar saat Tertibkan Pedagang Es Krim di CFD Bundaran HI
Indonesia
Satpol PP DKI Akui Kekurangan Personel untuk Awasi Maraknya Begal dan Jambret
Satpol PP DKI mengakui luasnya wilayah Jakarta dan minimnya personel membuat aksi penjambretan sulit dicegah secara maksimal.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 22 Mei 2026
Satpol PP DKI Akui Kekurangan Personel untuk Awasi Maraknya Begal dan Jambret
Indonesia
White Rabbit PIK 2 Ditutup Satpol PP, Terbukti Langgar Aturan dan Temuan Narkoba
White Rabbit PIK 2 resmi ditutup oleh Satpol PP DKI Jakarta. Tempat hiburan malam itu terbukti melanggar aturan dan adanya penemuan narkoba.
Soffi Amira - Minggu, 26 April 2026
White Rabbit PIK 2  Ditutup Satpol PP, Terbukti Langgar Aturan dan Temuan Narkoba
Indonesia
Solo Makin Jauh Dari Kota Paling Toleran, Wali Kota Siapkan Berbagai Festival
Pihaknya optimis dengan upaya-upaya ini dapat memperkuat citra Kota Solo sebagai daerah yang menjunjung tinggi keberagaman dan kerukunan antar umat beragama.
Alwan Ridha Ramdani - Sabtu, 25 April 2026
Solo Makin Jauh Dari Kota Paling Toleran, Wali Kota Siapkan Berbagai Festival
Indonesia
35 Petugas Satpol PP DKI Meninggal Dunia di 2025, Disebut Beban Kerjanya Berat
Di tingkat kelurahan, jumlah anggota Satpol PP rata-rata hanya berkisar 7 hingga 10 orang, sedangkan tuntutan pengamanan dan penertiban berlangsung 24 jam.
Dwi Astarini - Kamis, 23 April 2026
35 Petugas Satpol PP DKI Meninggal Dunia di 2025, Disebut Beban Kerjanya Berat
Indonesia
Rano Karno Dorong Satpol PP Respons Cepat Aduan Warga, Siapkan Mako Terpadu
Wagub Rano Karno dorong Satpol PP DKI respons cepat aduan warga. Pemprov siapkan Mako dan Command Center untuk dukung Jakarta jadi kota global.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 21 April 2026
Rano Karno Dorong Satpol PP Respons Cepat Aduan Warga, Siapkan Mako Terpadu
Indonesia
Satpol PP DKI Segera Koordinasi dengan Polisi Jika Ada Kejadian Viral, Partisipasi Aktif Warga Jadi Faktor Penting
Satpol PP juga gencar melakukan sosialisasi atau woro-woro menggunakan pengeras suara untuk mengingatkan warga mengenai larangan parkir liar dan aktivitas ilegal lainnya
Angga Yudha Pratama - Kamis, 16 April 2026
Satpol PP DKI Segera Koordinasi dengan Polisi Jika Ada Kejadian Viral, Partisipasi Aktif Warga Jadi Faktor Penting
Bagikan