Satpol PP Diminta Humanis, Anies: Yang Dihadapi Manusia!

Angga Yudha PratamaAngga Yudha Pratama - Senin, 10 Desember 2018
Satpol PP Diminta Humanis, Anies: Yang Dihadapi Manusia!

Ilustrasi Satpol PP (MP/Asropih)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

Merahputih.com - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan memimpin Operasi Praja Wibawa bersama jajaran Satpol PP Provinsi DKI Jakarta, TNI dan Polri di halaman Balaikota, Jakarta Pusat, Senin (10/12) menyambut Natal dan perayaan pergantian tahun.

Dalam sambutannya, Anies menegaskan tugas dan tanggung jawab pelaksanaan operasi Praja Wibawa adalah untuk memastikan Jakarta tertib, aman, nyaman bukan sekadar memelihara tingkat kota, namun memiliki implikasi di tingkat nasional.

"Untuk itulah, kepada Polisi Pamong Praja, saya ingin garis bawahi harus memiliki kedisiplinan, harus memiliki ketegasan, harus punya dedikasi yang tinggi, dan juga harus memiliki unsur humanis. Disiplin, tegas, dedikasi, humanis. Ini diperlukan karena berbicara tentang pelayanan perlu humanis, karena yang dihadapi adalah manusia, adalah masyarakat yang memerlukan sentuhan kemanusiaan," kata Anies.

Selain itu, operasi Praja Wibawa digelar sebagai bentuk peningkatan pelayanan kepada masyarakat. "Aparat wajib hadir di tengah masyarakat, memelihara ketentraman-ketertiban, memastikan bahwa aktivitas masyarakat berlangsung dengan aman, dengan tertib, dan terkendali," beber Anies.

Kemudian, lanjut dia, salam dan senyum diperlukan oleh pribadi-pribadi Satpol PP untuk bisa menjangkau dengan keramahan, kesantunan di dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.

operasi praja wibawa
Anies Baswedan memimpin operasi praja wibawa (MP/Asropih)

Mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan ini berharap pelaksanaan Operasi Praja Wibawa tetap menjaga keselamatan, mewujudkan ketertiban umum dan ketenteraman masyarakat atas dasar kesadaran dan menunjukkan sikap berorientasi pada pelayanan masyarakat.

"Seperti saya garis bawahi tadi humanis, tegas, disiplin, berdedikasi. Jalankan 4 itu, laksanakan operasi Praja Wibawa Sarpol PP tahun 2018 dengan baik. Selamat bertugas. Semoga Allah SWT memberikan kemudahan dan kelancaran dalam melaksanakan amanat yang mulia ini," tutup Anies.

Untuk diketahui, Operasi Praja Wibawa melibatkan 425 personel gabungan dari 100 orang Perangkat Pemprov DKI Jakarta. Yaitu Satpol PP dan Dishub DKI Jakarta. Dilibatkan pula 75 anggota TNI, 100 anggota Kepolisian, serta 150 personel Satuan Tugas Kewilayahan dari masing-masing di 5 wilayah kota administratif.

Operasi Praja Wibawa akan dilakukan secara serentak selama 10 hari kerja sejak tanggal 10 sampai dengan 21 Desember 2018 mendatang. Operasi Prawa Wibawa ini diharapkan mampu menciptakan kondisi yang aman dan kondusif menjelang perayaan Natal oleh umat kristiani dan pergantian tahun baru 2019. (Asp)

#Satpol PP #Anies Baswedan
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Satpol PP DKI Terluka dan Alami 6 Jahitan, Polisi Cari Pelaku
Diduga ada dua orang pelaku pemukulan yakni yang memukul menggunakan helm dan melakukan pemukulan kepada petugas di lampu merah CSW.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 12 Oktober 2026
Satpol PP DKI Terluka dan Alami 6 Jahitan, Polisi Cari Pelaku
Indonesia
Anies Baswedan Soroti Bencana di Kalimantan dan NTT, Dorong Penguatan Koordinasi Lintas Sektor Serta Gotong Royong Masyarakat
Anies menilai masyarakat tidak boleh menganggap penderitaan akibat bencana sebagai sesuatu yang biasa.
Dwi Astarini - Sabtu, 22 Agustus 2026
Anies Baswedan Soroti Bencana di Kalimantan dan NTT, Dorong Penguatan Koordinasi Lintas Sektor Serta Gotong Royong Masyarakat
Indonesia
Pramono bakal Tindak Tegas Oknum Satpol PP DKI yang Pungli
Aksi tersebut sungguh merusak institusi Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI.
Dwi Astarini - Senin, 13 Juli 2026
Pramono bakal Tindak Tegas Oknum Satpol PP DKI yang Pungli
Indonesia
500 Personel Satpol PP Dikerahkan Jaga Demo BEM UI di Jakarta
Satpol PP DKI juga terus berkoordinasi dengan kepolisian dan Dishub DKI dalam melakukan pemantauan dan pengamanan kegiatan di lapangan.
Dwi Astarini - Jumat, 12 Juni 2026
500 Personel Satpol PP Dikerahkan Jaga Demo BEM UI di Jakarta
Indonesia
Pemprov DKI Perangi Parkir Liar, 600 Personel Gabungan Turun Tertibkan 15 Titik Prioritas
Pemprov DKI Jakarta menggelar operasi gabungan penertiban parkir liar dan jukir liar. Operasi menyasar 15 titik prioritas di lima wilayah Jakarta.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 08 Juni 2026
Pemprov DKI Perangi Parkir Liar, 600 Personel Gabungan Turun Tertibkan 15 Titik Prioritas
Indonesia
Satpol PP DKI Minta Maaf, Bikin Masyarakat tak Nyaman saat Penertiban Pedagang Es Krim di CFD
Satpol PP DKI Jakarta menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan dan keresahan yang dirasakan masyarakat.
Dwi Astarini - Senin, 25 Mei 2026
Satpol PP DKI Minta Maaf, Bikin Masyarakat tak Nyaman saat Penertiban Pedagang Es Krim di CFD
Indonesia
Viral Satpol PP DKI Diduga Kasar saat Tertibkan Pedagang Es Krim di CFD Bundaran HI
Satpol PP DKI meminta maaf atas viralnya video penertiban pedagang es krim di CFD Bundaran HI.
Soffi Amira - Minggu, 24 Mei 2026
Viral Satpol PP DKI Diduga Kasar saat Tertibkan Pedagang Es Krim di CFD Bundaran HI
Indonesia
Satpol PP DKI Akui Kekurangan Personel untuk Awasi Maraknya Begal dan Jambret
Satpol PP DKI mengakui luasnya wilayah Jakarta dan minimnya personel membuat aksi penjambretan sulit dicegah secara maksimal.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 22 Mei 2026
Satpol PP DKI Akui Kekurangan Personel untuk Awasi Maraknya Begal dan Jambret
Indonesia
Wacana Kemendikti Saintek Hapus Prodi di Universitas, Anies Baswedan: Harusnya Menjembatani, bukan Menggantikan
Jika negara hadir memanfaatkan alat kuasa lewat sekolah sebagai pencetak tenaga kerja, hal yang muncul ialah Indonesia hanya sebagai negara pengguna, alih-alih menghasilkan inovasi lewat lulusannya.
Dwi Astarini - Rabu, 29 April 2026
Wacana Kemendikti Saintek Hapus Prodi di Universitas, Anies Baswedan: Harusnya Menjembatani, bukan Menggantikan
Indonesia
White Rabbit PIK 2 Ditutup Satpol PP, Terbukti Langgar Aturan dan Temuan Narkoba
White Rabbit PIK 2 resmi ditutup oleh Satpol PP DKI Jakarta. Tempat hiburan malam itu terbukti melanggar aturan dan adanya penemuan narkoba.
Soffi Amira - Minggu, 26 April 2026
White Rabbit PIK 2  Ditutup Satpol PP, Terbukti Langgar Aturan dan Temuan Narkoba
Bagikan