Satgas Yudha Sakti Kuasai Markas OPM Maybrat

Alwan Ridha RamdaniAlwan Ridha Ramdani - Jumat, 31 Mei 2024
Satgas Yudha Sakti Kuasai Markas OPM Maybrat

Pasukan Satgas Yudha Sakti saat menyeberang Kali Kamudan, Maybrat sebelum menguasai markas OPM pada Kamis (30/5/2024) (ANTARA/Paulus Pulo)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Satuan tugas (Satgas) Batalyon Infanteri 133/Yudha Sakti menguasai markas Organisasi Papua Merdeka (OPM) wilayah hutan Distrik Aitinyo, Kabupaten Maybrat, Papua Barat Daya.

Saat ini, penugasan Satgas Yonif 133/YS tinggal dua bulan lagi dan bakal memberikan yang terbaik melalui operasi operasi tempur dan teritorial yang dilaksanakan.

Dansatgas Batalyon Infanteri 133/ Yudha Sakit, Letkol Inf Andhika Ganessakti, mengatakan OPM ketar-ketir setelah berhasil menguasai salah satu markas yang dijadikan lokasi persembunyian OPM.

"Dengan pola operasi pisah, giring, lokalisir dan hancurkan para anggota OPM, Satgas berhasil menguasai dan menemukan berbagai macam barang bukti. Dari hasil operasi tersebut pasukan Yudha Sakti mengamankan 4 butir munisi kaliber 5.56, beberapa butir selongsong, satu helai bendera OPM, berbagai macam aksesoris bintang kejora, 1 buah tas, 3 buah charger HP dan dokumen daftar nomor telpon," kata Ganessakti.

Baca juga:

Ada Unsur Kebencian di Balik Motif Anggota OPM Bunuh Danramil di Papua Tengah

Satgas menguasai satu markas OPM wilayah Maybrat yang ditemukan anggota tim mobile yudha sakti.

"Sebenarnya keberhasilan tersebut tidak lanjut dan pengembangan dari temuan sebelumnya yang sudah sempat dirilis dan diberitakan," jelas Ganessakti.

Ia mengatakan, dengan pola operasi pisah giring, lokalisir dan hancurkan terbukti membantu dalam melaksanakan operasi hingga akhirnya berhasil menguasai dan menduduki salah satu markas OPM.

Serda Pardosi sebagai Dantim patroli menyampaikan, saat operasi penggerebekan, harus menempuh jarak belasan kilo meter membelah hutan dan menyusuri sungai hingga akhirnya sampai di lokasi yang telah ditentukan sebelumnya.

Baca juga:

Ada Unsur Kebencian di Balik Motif Anggota OPM Bunuh Danramil di Papua Tengah

"Waktu penyergapan anggota OPM sudah tidak ada di lokasi, kemungkinan sudah meninggalkan lokasi persembunyian sebelum tim patroli datang," kata Pardosi

#OPM #Papua
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Alwan Ridha Ramdani

Alwan Ridha Ramdanu adalah Jurnalis kelahiran di Bandung, Jawa Barat. Sudah 20 tahun menjadi jurnalis dengan mayoritas fokus pada liputan atau menulis terkait ekonomi makro. Selain jurnalis, Alwan juga adalah pendamping petani sawit swadaya dan juga berpengalaman dalam communication dan community terkait isu keberlanjutan dan lingkungan hidup.
Show More

Berita Terkait

Indonesia
Klaus Thymann Petakan Gletser Terakhir Papua yang di Ambang Kepunahan
Melalui ekspedisi Project Pressure, ia berupaya mendokumentasikan sisa-sisa gletser tropis Papua yang terus menyusut akibat perubahan iklim.
Dwi Astarini - Rabu, 04 November 2026
Klaus Thymann Petakan Gletser Terakhir Papua yang di Ambang Kepunahan
Indonesia
Karhutla di Papua Selatan Mulai Berkurang Berkat Modifikasi Cuaca
Upaya OMC memicu hujan di wilayah utara dan tengah Merauke, bagian selatan Boven Digoel, serta bagian selatan Mappi.
Dwi Astarini - Kamis, 29 Oktober 2026
Karhutla di Papua Selatan Mulai Berkurang Berkat Modifikasi Cuaca
Indonesia
Marinir Satgas Pengamanan Perbatasan RI-PNG Sita Senjata Diduga Milik KKB Yahukimo
Prajurit menemukan beberapa senapan angin tanpa laras, selongsong amunisi kaliber 5,56 milimeter dan 9 milimeter, gelang bermotif Bintang Kejora, kamera, dan telepon genggam rusak
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 29 Oktober 2026
Marinir Satgas Pengamanan Perbatasan RI-PNG Sita Senjata Diduga Milik KKB Yahukimo
Indonesia
TNI Tembak Mati Komandan OPM di Maybrat, 2 Anak Buahnya Hanyut di Sungai
Personel TNI disebut mendapat serangan saat menjalankan operasi tersebut hingga terjadi aksi saling tembak.
Dwi Astarini - Jumat, 09 Oktober 2026
TNI Tembak Mati Komandan OPM di Maybrat, 2 Anak Buahnya Hanyut di Sungai
Indonesia
Pentolan OPM Dikabarkan Tewas Dalam Baku Tembak di Intan Jaya Papua Tengah
Saat peristiwa kontak senjata terjadi, Hermanus Hogajau-lah yang pertama kali menghujani Pasukan Timsus Yonif 315 Garuda dan Tim Taipur Koops TNI Habema di bawah kendali Kogabwilhan III
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 29 September 2026
Pentolan OPM Dikabarkan Tewas Dalam Baku Tembak di Intan Jaya Papua Tengah
Indonesia
Bos OPM Komplain Serangan Udara, Panglima TNI: Separatis Harus Ditumpas
Bos OPM Egianus Kogoya komplain serangan pesawat Super Tucano di Nduga. Panglima TNI Agus Subiyanto tegaskan separatis wajib ditumpas habis!
Wisnu Cipto - Senin, 28 September 2026
Bos OPM Komplain Serangan Udara, Panglima TNI: Separatis Harus Ditumpas
Indonesia
Panglima TNI Senang 8 Senjata Disita Dari OPM, Termasuk SS1 V1
Delapan pucuk senjata yang disebut Agus termasuk jenis SS1 V1 yang sebelumnya direbut OPM dari satuan TNI.
Alwan Ridha Ramdani - Minggu, 27 September 2026
Panglima TNI  Senang 8 Senjata  Disita Dari OPM, Termasuk SS1 V1
Indonesia
4 Anggota OPM Tewas Dalam Kontak Senjata di Intan Jaya Papua Tengah
Personel TNI juga menyita sejumlah barang dari lokasi, antara lain satu pucuk SS2 V1, satu senjata api laras panjang dengan alat bidik Trijicon
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 25 September 2026
 4 Anggota OPM Tewas Dalam Kontak Senjata di Intan Jaya Papua Tengah
Indonesia
Kekerasan KKB Terus Berulang, DPR Desak Pemerintah Gerak Cepat
Pemerintah didesak untuk memperkuat perlindungan terhadap warga sipil di Papua.
Yusuf Abdillah - Minggu, 20 September 2026
Kekerasan KKB Terus Berulang, DPR Desak Pemerintah Gerak Cepat
Indonesia
Penculikan Warga Oleh KKB Papua, 7 Korban masih Dicari
Aparat bersama tokoh masyarakat terus melakukan upaya untuk menemukan dan mengevakuasi korban lainnya.
Dwi Astarini - Selasa, 15 September 2026
Penculikan Warga Oleh KKB Papua, 7 Korban masih Dicari
Bagikan