Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1

Santri Harus Melek Digital

Andika PratamaAndika Pratama - Minggu, 06 November 2022
Santri Harus Melek Digital

Menteri Airlangga Hartarto saat disambut ribuan santri Pondok Pesantren Salafi Terpadu Darusyifa Al-Fitroh Yaspida Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat pada Sabtu, (5/11). Antara/Aditya Rohman

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengunjungi Pondok Pesantren Salafi Terpadu Darusyifa Al-Fitroh Yaspida, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, Sabtu (5/11). Ia mengingatkan santri harus melek digital.

"Pentingnya melek digital untuk menghadapi tahun-tahun mendatang. Apalagi saat ini Indonesia masih butuh 500 ribu talenta digital hingga sembilan tahun mendatang," ujar Airlangga dalam keterangannya di Jakarta, Sabtu (5/11).

Baca Juga

Wapres Ma'ruf Sebut Santri Berperan dalam Kemajuan Bangsa

Ketua Majelis A’la PP Majelis Dakwah Islamiah ini menambahkan, pihaknya optimistis para santri khususnya yang sedang menimba ilmu di ponpes ini sudah melek digital, akan tetapi kemampuannya tersebut harus terus diasah dan dimanfaatkan untuk membantu perekonomian bangsa melalui berbagai inovasi dan kreativitas.

Airlangga meyakini pada 2030 yang akan menjadi pemimpin dan pengusaha adalah para santri yang saat ini tengah menimba ilmu di pesantren-pesantren yang ada di Indonesia, maka dari itu harus mempersiapkannya dari sekarang karena tahun-tahun ke depan persaingan dalam dunia ekonomi akan lebih ketat.

"Pemerintah pun berharap para santri bisa menjadi yang terdepan dalam memajukan perekonomian bangsa," sambungnya.

Baca Juga

Prabowo-Cak Imin Diklaim Jadi Harapan Santri

Pada sisi lain, Airlangga memuji kesuksesan Ponpes Salafi Terpadu Darusyifa Al-Fitroh Yaspida Sukabumi sebagai pesantren maju yang modern, dan berhasil menciptakan lulusan-lulusan yang berjiwa entrepreneur, karena ponpes ini menyediakan kebutuhan santri untuk belajar tentang dunia wirausaha.

Tentunya, Ponpes Yaspida bisa menjadi contoh pesantren yang sukses memberikan pembelajaran entrepreneur bagi ponpes lain di Indonesia. Maka dari itu, ia yang mewakili pemerintah pusat mengaku bingung apa yang harus dibantu oleh pemerintah untuk ponpes tersebut karena sudah lengkap semuanya.

“Jika semua pesantren di Indonesia seperti Ponpes Yaspida, saya yakin Indonesia akan menjadi negara maju dengan pertumbuhan ekonomi yang pesat," ucapnya.

Pada akhir sambutannya, Airlangga pun kembali memuji pimpinan Ponpes Yaspida KH Supriatna Mubarok sebagai sosok entrepreneur sukses.

Selain menerapkan jurusan yang saat ini dibutuhkan dunia kerja, Ponpes Yaspida juga memiliki pabrik air minum sendiri. Bahkan, akan memiliki tiga pabrik air minum yang akan melayani kebutuhan masyarakat Sukabumi. (*)

Baca Juga

Wapres Ma'ruf Peringati Hari Santri 2022 di Yogyakarta

#Airlangga Hartarto #Digital
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Berita
Menko Airlangga Temui Mendag China, Indonesia Dorong Investasi Berkualitas dan Perdagangan Seimbang
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian RI, Airlangga Hartarto, bertemu dengan Menteri Perdagangan Republik Rakyat Tiongkok, Wang Wentao.
Soffi Amira - Sabtu, 18 Juli 2026
Menko Airlangga Temui Mendag China, Indonesia Dorong Investasi Berkualitas dan Perdagangan Seimbang
Indonesia
Cermati Inflasi Pangan, Pemerintah Tekan Kenaikan Harga Bahan Baku
Badan Pusat Statistik mencatat, pada Juni 2026, terjadi inflasi year-on-year (y-on-y) sebesar 3,34 persen dengan Indeks Harga Konsumen (IHK) sebesar 111,89.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 15 Juli 2026
Cermati Inflasi Pangan, Pemerintah Tekan Kenaikan Harga Bahan Baku
Indonesia
Pemerintah Siapkan Stimulus Ekonomi Rp 26,34 Triliun, Fokus Transportasi hingga Bantuan Pangan
Pemerintah menggelontorkan stimulus ekonomi Rp 26,34 triliun pada semester II 2026. Program mencakup diskon transportasi hingga bantuan pangan.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 23 Juni 2026
Pemerintah Siapkan Stimulus Ekonomi Rp 26,34 Triliun, Fokus Transportasi hingga Bantuan Pangan
Indonesia
Defisit APBN 2026 Bengkak Tapi Menko Airlangga Sebut Aman, Kok Bisa?
Pemerintah mematok target awal defisit APBN 2026 sebesar 2,68 persen terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) atau setara Rp689,1 triliun
Angga Yudha Pratama - Selasa, 23 Juni 2026
Defisit APBN 2026 Bengkak Tapi Menko Airlangga Sebut Aman, Kok Bisa?
Indonesia
Luhut Pasang Target Bansos Digital Mulai Jalan Kuartal IV 2026
Luhut Binsar Pandjaitan menargetkan sistem digitalisasi perlindungan sosial (Perlinsos) diluncurkan Oktober-November 2026. Pilot project sudah berjalan di 42 kabupaten/kota.
Wisnu Cipto - Rabu, 17 Juni 2026
Luhut Pasang Target Bansos Digital Mulai Jalan Kuartal IV 2026
Indonesia
Denny JA Perkenalkan Teori Kerusuhan Era Digital, Soroti Peran Kelas Rentan Digital
Pendiri LSI, Denny JA, memperkenalkan Teori Kerusuhan Era Digital. Ia menyoroti peristiwa yang terjadi pada Agustus 2025.
Soffi Amira - Selasa, 16 Juni 2026
Denny JA Perkenalkan Teori Kerusuhan Era Digital, Soroti Peran Kelas Rentan Digital
Indonesia
Pemerintah Perbanyak Talenta AI, Wujudkan Indonesia Emas 2024
Pemerintah, menjadikan upaya pengembangan talenta digital sebagai prioritas dalam pelaksanaan transformasi digital nasional.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 11 Juni 2026
Pemerintah Perbanyak Talenta AI, Wujudkan Indonesia Emas 2024
Indonesia
Aturan Ekspor SDA Satu Pintu Berlaku Besok, Menko Airlangga Jamin Masa Transisi Tanpa Kendala
Pemerintah memastikan kebijakan ekspor Sumber Daya Alam (SDA) satu pintu akan mulai berlaku pada 1 Juni 2026.
Wisnu Cipto - Minggu, 31 Mei 2026
Aturan Ekspor SDA Satu Pintu Berlaku Besok, Menko Airlangga Jamin Masa Transisi Tanpa Kendala
Indonesia
Pemerintah Istimewakan AS, Dikecualikan Aturan Devisa Hasil Ekspor
Pemerintah menurunkan batas konversi DHE valuta asing ke rupiah dari sebelumnya 100 persen menjadi maksimal 50 persen.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 22 Mei 2026
Pemerintah Istimewakan AS, Dikecualikan Aturan Devisa Hasil Ekspor
Indonesia
Aturan Baru DHE SDA Berlaku 1 Juni 2026, Eksportir Wajib Simpan Devisa di RI
Pemerintah resmi merevisi aturan DHE SDA mulai 1 Juni 2026. Eksportir wajib menempatkan 100 persen devisa hasil ekspor ke sistem keuangan Indonesia.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 20 Mei 2026
Aturan Baru DHE SDA Berlaku 1 Juni 2026, Eksportir Wajib Simpan Devisa di RI
Bagikan