MerahPutih.com- Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengajak masyarakat mendukung gerakan pilah sampah yang sedang digencarkan oleh Pemprov DKI.
Saat ini, Jakarta tak bisa lagi mengandalkan metode lama dalam pengelolaan sampah, dengan menumpuk seluruh sampah di Tempat Pembuangan Sampah Bantargebang, Bekasi. Kondisi tempat pembuangan akhir tersebut kini sudah mengkhawatirkan.
"Kita sudah tidak mungkin lagi mengandalkan dengan cara pola lama untuk menimbun semua sampah di Bantar Gebang," kata Pramono di kawasan Gereja Katedral Jakarta, Sabtu (9/5).
Pramono mengatakan, timbunan sampah di Bantargebang kini telah mencapai lebih dari 55 juta ton dan beberapa kali mengalami longsor.
Baca juga:
Kerja Sama dengan Danantara, Gubernur Pramono Malah Takut Kekurangan Sampah untuk PLTS
Pemprov DKI bekerja sama dengan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kemenko Pangan untuk mendorong gerakan pilah sampah dari rumah ke rumah.
"Bantar Gebang itu sudah ada 55 juta ton sampah lebih. Sudah tidak cukup dan beberapa kali mengalami longsor," ujarnya.