Saling Kunci Gerindra-PKS di Perebutan Kursi Wakil Gubernur DKI

Angga Yudha PratamaAngga Yudha Pratama - Senin, 14 Januari 2019
Saling Kunci Gerindra-PKS di Perebutan Kursi Wakil Gubernur DKI

Pertemuan pengurus DPD Partai Gerindra DKI Jakarta dan DPW PKS DKI Jakarta di kantor DPD Gerindra DKI, Kemayoran, Jakarta Pusat, Senin (5/11) sore. Foto: MP/Asropih

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dan Partai Gerindra masih belum menemukan kata sepakat soal pengganti Sandiaga Salahuddin Uno di kursi Wakil Gubernur DKI Jakarta.

Menurut Pengamat Kebijakan Publik Universitas Trisakti, Trubus Rahardiansyah saat ini partai Gerindra masih setengah hati memberikan kursi orang nomor dua di ibu kota kepada PKS. Gerindra juga dinilai sengaja terus mengulur-ngulur waktu.

"Kelihatannya gerindra setengah hati memberikan peluang Wagub kepada PKS," kata Trubus kepada Merahputih.com, Senin (14/1).

Pasalnya, PKS memberikan dukungan kepada pasangan Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno juga setengah hati. "Jadi ini kan simbiosis mutualisme. Kamu begitu, ku balas begitu, kira-kira begitu lah," tuturnya.

Trubus tak memungkiri akan ada skenario bahwa Sandiaga akan kembali menduduki kursi DKI 2 bila Prabowo-Sandi gagal di Pilpres 2019. "Karena memang yang cocok menjadi wagub itu dari Gerindra," ucapnya singkat.

Mantan Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Salahuddin Uno. (MP/Asropih)

Belum lagi tiga nama calon Wagub yang dimunculkan PKS dinilai tidak cocok menduduki orang nomor dua di Jakarta. Sebab, ketiganya tidak memiliki rekam jejak yang jelas.

Ketiga kandidat PKS itu yakni Ketua Fraksi PKS DPRD DKI Jakarta, Abdurrahman Suhaimi, mantan Wakil Wali Kota Bekasi Ahmad Syaikhu, Sekretaris Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PKS DKI Agung Yulianto.

"Ya seharusnya posisi itu harusnya Gerindra, karena anies sendiri bukan Gerindra. Ya sandi akan balik lagi ya sangat mungkin," tutupnya.

Paling baru, PKS-Gerindra kembali gagal bertemu bahas Cawagub. Pertemuan yang direncanakan Senin (14/1) sore batal digelar. Sedianya, pertemuan direncanakan dilakukan bersama dengan tim seleksi uji kelayakan dan kepatutan.

Dimana, Partai Gerindra, dalam tim seleksi itu mengutus Wakil Ketua DPD Gerindra DKI Syarif dan peneliti senior LIPI Siti Zuhro. Kemudian PKS mengutus Dekan Fakultas Ilmu Administrasi UI Eko Prasojo dan pengamat politik Ubedilah Badrun.

"Rencana rapat koordinasi antara pimpinan PKS dengan Gerindra DKI Jakarta bersama Tim Panelis Fit & Proper Test yang sedianya akan dilaksanakan pada hari Senin ini, pukul 18.30 ditunda," kata Humas DPW PKS DKI, Zakaria.

Kandidat Cawagub DKI dari PKS Abdurrahman Suhaimi dan Agung Yulianto
Kandidat Cawagub DKI dari PKS Abdurrahman Suhaimi (kiri) dan Agung Yulianto (kanan) MP/Asropih)

Zakaria menjelaskan, alasan keduanya batal bertemu karena sejumlah Pimpinan Gerindra DKI Jakarta ada kegiatan di luar kota. Pembatalan disampaikan Gerindra DKI pada Minggu (14/1).

Sebelumnya, PKS dan Gerindra telah menggelar pertemuan di kantor Dewan Perwakilan Wilayah (DPW) PKS, Jakarta Pusat, pada Rabu (9/2) lalu. Dalam pertemuan itu keduanya sudah menyepakati jadwal pertemuan kembali terkait percepatan pemilihan sosok pengganti Sandiaga Uno.

"Sudah diungkap tadi, 14 Januari akan ada rakor panelis dengan pimpinan partai," Kata Wakil Ketua DPD Gerindra Syarif di kantor DPW PKS, Kemayoran, Jakarta. Rabu (9/1). (Asp)

#Gerindra #PKS #Wagub DKI Jakarta #PKS Gerindra Rebutan Wagub DKI
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Adi Prayitno Baca Gejala Sinyal Keretakan di Koalisi Prabowo
Direktur Eksekutif Parameter Politik Indonesia Adi Prayitno menilai manuver AHY jadi sinyal instabilitas politik di koalisi Prabowo.
Wisnu Cipto - Rabu, 09 September 2026
Adi Prayitno Baca Gejala Sinyal Keretakan di Koalisi Prabowo
Indonesia
Gerindra Bantah Ketum Projo Budi Arie, Sebut Analogi Patahan Sejarah Ahistoris
Wasekjen Partai Gerindra Kawendra Lukistian menegaskan pemerintahan Presiden Prabowo Subianto berjalan berdasarkan konstitusi dan mandat rakyat yang sah.
Dwi Astarini - Rabu, 26 Agustus 2026
Gerindra Bantah Ketum Projo Budi Arie, Sebut Analogi Patahan Sejarah Ahistoris
Indonesia
Gerindra akan Kaji Hasil Survei SMRC, Jadikan Masukan bagi Pemerintah
Dasco mengatakan Gerindra tidak hanya mencermati survei SMRC, tetapi juga hasil survei dari lembaga lain yang dipublikasikan ke publik.
Dwi Astarini - Kamis, 30 Juli 2026
Gerindra akan Kaji Hasil Survei SMRC, Jadikan Masukan bagi Pemerintah
Indonesia
Gubernur Baru BI Diminta Kembalikan Fokus Bank Sentral pada Stabilitas Rupiah
Mandat utama BI yakni menjaga kestabilan nilai rupiah dan mengendalikan inflasi.
Dwi Astarini - Selasa, 28 Juli 2026
Gubernur Baru BI Diminta Kembalikan Fokus Bank Sentral pada Stabilitas Rupiah
Indonesia
Gerindra Sebut Presiden Prabowo dan Gibran Saling Melengkapi, Jangan Dramatisasi
Prabowo selama ini selalu memberikan Gibran ruang untuk bekerja.
Dwi Astarini - Rabu, 22 Juli 2026
Gerindra Sebut Presiden Prabowo dan Gibran Saling Melengkapi, Jangan Dramatisasi
Indonesia
Komedian Narji Gabung ke Partainya Jokowi, PKS Ikhlas
Melalui pernyataan resmi, jajaran petinggi PKS menyampaikan terima kasih atas dedikasi dan kontribusi Narji selama bergabung.
Dwi Astarini - Kamis, 09 Juli 2026
Komedian Narji Gabung ke Partainya Jokowi, PKS Ikhlas
Indonesia
Prabowo Masukkan Penyebaran LGBTQ sebagai Ancaman Nonmiliter, PKS Beri Dukungan
PKS mendukung langkah Presiden Prabowo Subianto yang memasukkan penyebaran LGBTQ sebagai ancaman nonmiliter.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 07 Juli 2026
Prabowo Masukkan Penyebaran LGBTQ sebagai Ancaman Nonmiliter, PKS Beri Dukungan
Indonesia
PKS Sebut Jokowi Masuk Akal Minta Prabowo-Gibran Dua Periode
Mardani menegaskan kelanjutan kepemimpinan Prabowo pada periode berikutnya sepenuhnya berada di tangan Prabowo sendiri
Angga Yudha Pratama - Sabtu, 20 Juni 2026
PKS Sebut Jokowi Masuk Akal Minta Prabowo-Gibran Dua Periode
Indonesia
Desakan PDIP Diminta Jadi Oposisi, Ini Kata Sekjen PKS
Perdebatan mengenai posisi PDIP mencuat setelah muncul dugaan keterlibatan salah satu kader PDIP, Andi Widjajanto, dalam aksi demonstrasi mahasiswa
Alwan Ridha Ramdani - Sabtu, 20 Juni 2026
Desakan PDIP Diminta Jadi Oposisi, Ini Kata Sekjen PKS
Indonesia
Prasetyo Hadi: Tidak Ada Instruksi Gerindra untuk Menguasai Dapur MBG atau SPPG
Ketua DPP Partai Gerindra Prasetyo Hadi menegaskan tidak ada instruksi kepada kader partainya untuk membangun atau menguasai SPPG maupun dapur program MBG.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 11 Juni 2026
Prasetyo Hadi: Tidak Ada Instruksi Gerindra untuk Menguasai Dapur MBG atau SPPG
Bagikan