Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1

Rusia Mundur dari Perjanjian Laut Hitam akan Berdampak pada Harga Pangan

Mula AkmalMula Akmal - Selasa, 01 November 2022
Rusia Mundur dari Perjanjian Laut Hitam akan Berdampak pada Harga Pangan

Ilustrasi - Bendera Rusia berkibar di atas kantor pusat Bank Sentral Rusia di Moskow, Rusia. (ANTARA/REUTERS/Maxim Shemetov/pri.)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Rusia mengumumkan penangguhan partisipasinya dalam kesepakatan ekspor gandum Ukraina, menyusul serangan terhadap Armada Laut Hitam.

Kesepakatan tersebut ditandatangani oleh Rusia, Ukraina, PBB, dan Turki di Istanbul pada 22 Juli 2022 untuk melanjutkan ekspor gandum dari tiga pelabuhan utama Ukraina di Laut Hitam.

Baca Juga:

Jual 49 Persen Saham, Ford Resmi Tinggalkan Rusia

Dikutip dari Deutsche Welle, mundurnya Rusia dari kesepakatan ini juga kemungkinan akan memperdalam krisis pangan global dan memicu kenaikan harga sejumlah bahan pangan dan minyak nabati.

Ukraina mengatakan, Rusia telah membuat-buat alasan untuk menarik diri dari kesepakatan itu dan Washington mengatakan negara itu mempergunakan makanan sebagai senjata.

Ratusan ribu ton gandum yang dipesan untuk pengiriman ke Afrika dan Timur Tengah terancam tidak bisa dikirim setelah penarikan Rusia. Ekspor jagung Ukraina ke Eropa juga diperkirakan akan terpukul, ujar pedagang komoditas yang berbasis di Singapura.

Di bawah kesepakatan tersebut, Pusat Koordinasi Gabungan (JCC) yang terdiri dari pejabat PBB, utusan Turki, Rusia dan Ukraina menyetujui pergerakan kapal yang membawa bahan pangan antara lain gandum dan jagung.

Baca Juga:

Pasukan Rusia Gelar Latihan Perang Nuklir

Lebih dari 9,5 juta ton jagung, gandum, produk bunga matahari, barley, rapeseed dan kedelai telah diekspor dari Laut Hitam sejak Juli di bawah kesepakatan ini.

Keputusan Rusia ini diperkirakan akan melonjakkan harga minyak nabati dunia karena telah mengancam ekspor minyak bunga matahari Ukraina ke negara-negara tujuan utama, termasuk importir minyak nabati utama India. Pada hari Senin, harga minyak sawit berjangka Malaysia melonjak lebih dari 4%.

Akibat penarikan diri Rusia, harga gandum di pasar berjangka Chicago pada hari Senin (31/10) melonjak lebih dari 5% dan jagung naik lebih dari 2% karena kekhawatiran kurangnya pasokan.

Awal tahun ini, harga gandum di tingkat global telah melonjak ke level tertinggi sepanjang masa dan jagung mencapai level tertinggi 10 tahun akibat invasi Rusia ke Ukraina dan gangguan pasokan COVID-19.

Hingga hari Minggu (30/10) tidak terlihat kapal yang bergerak melalui koridor kemanusiaan maritim yang ditetapkan. Perserikatan Bangsa-Bangsa, Turki dan Ukraina masih terus berusaha mengimplementasikan kesepakatan Laut Hitam dan menyetujui rencana transit untuk hari Senin bagi 16 kapal. (*)

Baca Juga:

[HOAKS atau FAKTA]: Perang Rusia-Ukraina Rekayasa Amerika

#Rusia #Data Pangan #Harga Pangan
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Mula Akmal

Jurnalis dan profesional komunikasi dengan pengalaman memimpin redaksi, menggarap strategi konten, dan menjembatani informasi publik lintas sektor. Bagi saya, setiap berita adalah peluang untuk menghadirkan akurasi, relevansi, dan dampak nyata bagi pembaca.
Show More

Berita Terkait

Dunia
AS Siapkan Sanksi Baru Buat Rusia dan Iran, Bakal Kenakan Tarif Bea 500 Persen
Pemungutan suara tersebut merupakan tahap prosedural kedua terkait RUU tersebut dalam waktu kurang dari 24 jam.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 30 Juli 2026
AS Siapkan Sanksi Baru Buat Rusia dan Iran, Bakal Kenakan Tarif Bea 500 Persen
Dunia
Rusia Ogah Bayar Tarif Kapal di Selat Hormuz, Prioritaskan Perlindungan Armada Sendiri
Tarif terhadap kapal-kapal komersial yang melintasi Selat Hormuz bertentangan dengan hukum maritim internasional.
Dwi Astarini - Kamis, 16 Juli 2026
Rusia Ogah Bayar Tarif Kapal di Selat Hormuz, Prioritaskan Perlindungan Armada Sendiri
Indonesia
Daftar Harga Sembako Senin 6 Juli 2026: Cabai Rawit Hijau dan Merah Kompak Naik, Beras Kualitas Super Satu Ikut Meroket
Lonjakan nilai jual tidak hanya bertumpu pada kelompok tanaman hortikultura penghasil rasa pedas
Angga Yudha Pratama - Senin, 06 Juli 2026
Daftar Harga Sembako Senin 6 Juli 2026: Cabai Rawit Hijau dan Merah Kompak Naik, Beras Kualitas Super Satu Ikut Meroket
Berita Foto
DPD RI Terima Delegasi Rusia, Bahas Pengembangan PLTN di Indonesia
Ketua DPD RI Sultan Bachtiar Najamudin bersama Direktur Jenderal Badan Antariksa Rusia Alexey Likhachev (kiri) saat pertemuan di Jakarta, Kamis (2/7/2026).
Didik Setiawan - Kamis, 02 Juli 2026
DPD RI Terima Delegasi Rusia, Bahas Pengembangan PLTN di Indonesia
Indonesia
Stabilkan Harga Beras dan Minyakita, Bulog Bikin Kios di Berbagai Lokasi Pasar Jaya Jakarta
kolaborasi antar-BUMN dan BUMD pangan menjadi salah satu strategi penting dalam menjaga kelancaran distribusi di tengah tingginya kebutuhan masyarakat Jakarta.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 02 Juli 2026
Stabilkan Harga Beras dan Minyakita, Bulog Bikin Kios di Berbagai Lokasi Pasar Jaya Jakarta
Indonesia
Prabowo Batal Hadiri KTT ASEAN-Rusia di Kazan, Fokus Selesaikan Agenda Dalam Negeri
Prabowo dipastikan batal menghadiri KTT ASEAN-Rusia di Kazan. Istana menyebut Presiden memilih fokus menyelesaikan berbagai agenda prioritas di dalam negeri.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 17 Juni 2026
Prabowo Batal Hadiri KTT ASEAN-Rusia di Kazan, Fokus Selesaikan Agenda Dalam Negeri
Indonesia
Bapanas Butuh Tambahan Rp 17,73 Triliun pada 2027 Buat Stabilkan Harga Pangan
Bantuan pangan beras pada tahun anggaran 2027 direncanakan diberikan kepada sekitar 18,37 juta keluarga penerima manfaat (KPM) berasal dari masyarakat desil 1 sampai 3.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 10 Juni 2026
Bapanas Butuh Tambahan Rp 17,73 Triliun pada 2027 Buat Stabilkan Harga Pangan
Indonesia
Update Harga Pangan 5 Juni 2026: Cabai Rawit Merah Makin Pedas Nyaris Tembus Rp70 Ribu, Minyak Goreng Curah Bikin Garuk Kepala
Sengatan harga tidak hanya berasal dari varian cabai rawit, namun juga merembet ke komoditas bawang dan pasokan beras nasional
Angga Yudha Pratama - Jumat, 05 Juni 2026
Update Harga Pangan 5 Juni 2026: Cabai Rawit Merah Makin Pedas Nyaris Tembus Rp70 Ribu, Minyak Goreng Curah Bikin Garuk Kepala
Indonesia
Update Harga Komoditas Utama Pangan 2 Juni 2026: Cabai Rawit Hingga Telur Ayam Meroket
Harga cabai rawit menyentuh harga hingga Rp75.650 per kilogram dan telur ayam ras Rp30.400 per kilogram.
Angga Yudha Pratama - Selasa, 02 Juni 2026
Update Harga Komoditas Utama Pangan 2 Juni 2026: Cabai Rawit Hingga Telur Ayam Meroket
Indonesia
Bapanas Klaim Harga Pangan Terkendali Lewati Badai Geopolitik dan Idul Adha
Bapanas menegaskan harga pangan nasional tetap terkendali usai Idul Adha 2026 meski ada gejolak geopolitik.
Wisnu Cipto - Senin, 01 Juni 2026
Bapanas Klaim Harga Pangan Terkendali Lewati Badai Geopolitik dan Idul Adha
Bagikan