Pemprov DKI Pastikan Stok Pangan Aman Jelang Nataru hingga Januari 2026
Ilustrasi (Foto: Antara)
MerahPutih.com - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta memastikan stok pangan di ibu kota dalam kondisi aman menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru) hingga Januari 2026.
Asisten Perekonomian dan Keuangan Sekda DKI Jakarta, Suharini Eliawati, menjelaskan bahwa 98 persen kebutuhan pangan Jakarta berasal dari luar daerah. Karena itu, pengawasan stok dilakukan secara ketat dan berkala.
“Melalui pertemuan rutin setiap Kamis, kondisi stok dan distribusi pangan dipantau secara berkala,” ujar Eli, Jumat (12/12).
Ia menuturkan bahwa seluruh kebutuhan pangan strategis seperti beras, daging, dan komoditas pokok lainnya telah dihitung secara cermat oleh dinas teknis dan dipenuhi oleh BUMD. Berdasarkan hasil monitoring, seluruh komoditas untuk menghadapi masa Nataru berada dalam kondisi aman.
“Potensi kenaikan harga senantiasa dalam pemantauan, demikian juga dengan kebutuhan pangan. Langkah-langkah antisipasi terus dilakukan,” tambahnya.
Baca juga:
Harga Pangan 12 Desember: Cabai Rawit Tembus Rp 80 Ribu Per Kg, Telur dan Bawang Ikut Meroket
Untuk mencegah panic buying, Pemprov DKI menjalankan beberapa langkah konkret, mulai dari memperkuat kerja sama antardaerah, menggelar Gerakan Pangan Murah setiap hari, hingga menghadirkan program pangan subsidi bagi masyarakat tertentu.
Dengan harga Rp 126.000, penerima manfaat dapat memperoleh paket berisi beras, daging sapi, daging ayam, telur ayam, ikan kembung, serta susu. Program ini ditujukan bagi pemegang KJP, penghuni rusun, pemegang KLJ, KPDJ, KPJ, KAJ, serta sejumlah komunitas lainnya.
Baca juga:
Pemprov DKI Kirim 15 Ton Pangan untuk Stabilkan Harga di Kepulauan Seribu
Eli menambahkan, dengan sekitar satu juta penerima manfaat, bantuan tersebut diharapkan mampu menjaga stabilitas konsumsi dan daya beli masyarakat.
“Jakarta berada dalam kondisi aman hingga Januari 2026, dan masyarakat tidak perlu panik dalam menghadapi masa liburan Nataru,” pungkasnya. (Asp)
Bagikan
Asropih
Berita Terkait
Hari Kedelapan OMC, Pemprov DKI Fokus Penyemaian Awan di Bogor hingga Tangerang
Pemprov DKI Tambah Durasi Operasi Modifikasi Cuaca, Dilakukan hingga 3 Kali Sehari
Pramono Minta BMKG Tak Hanya Fokus Jakarta, OMC Diperluas ke Tangerang-Bekasi
Transjabodetabek Rute Blok M–Soetta Segera Dibuka, Pramono: Tak Gantikan Damri dan KA Bandara
Satgas Pangan Pastikan Tindak Pedagang Jual Kebutuhan Pokok di Atas HET
DPRD DKI Ingatkan Dinas SDA untuk Singkirkan Ego Sektoral atau Jakarta Tetap Jadi Langganan Banjir
Tanggapan Santai Pramono Pedagang Daging di Jakarta Ancam Mogok Jualan 3 Hari
Jakarta Dikepung Genangan, Polisi Turun Tangan Cegah Warga Terjebak Banjir
Ruang Terbuka Hijau Jakarta Baru 5,6 Persen di 2025, Pemprov Kejar Target 30 Persen pada 2045
Dukung Akses Pendidikan Inklusif, Pemprov DKI Tambah Bus Sekolah Ramah Disabilitas