Jalan Raya Lenteng Agung Kembali Dibuka, Perbaikan Jalan Amblas Rampung dalam 5 Hari

Ananda Dimas PrasetyaAnanda Dimas Prasetya - Selasa, 02 Juni 2026
Jalan Raya Lenteng Agung Kembali Dibuka, Perbaikan Jalan Amblas Rampung dalam 5 Hari

Perbaikan Jalan Berlubang Akibat Ambles di Lenteng Agung Jaksel

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Jalan Raya Lenteng Agung, Jakarta Selatan, yang sempat ditutup akibat amblasnya badan jalan kini kembali dibuka dan dapat dilalui kendaraan secara normal.

Wakil Gubernur DKI Jakarta, Rano Karno, memastikan proses penanganan dilakukan secara cepat dengan tetap mengutamakan aspek keselamatan pengguna jalan.

Menurutnya, pembukaan kembali ruas jalan tersebut sangat penting mengingat Jalan Raya Lenteng Agung merupakan salah satu jalur utama yang menghubungkan Jakarta dengan Depok, Jawa Barat.

Perbaikan Rampung dalam Lima Hari

Rano mengaku terkejut dengan kecepatan proses perbaikan yang dilakukan oleh jajaran Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.

"Saya cukup terkejut, dalam waktu lima hari jalan ini sudah bisa dilalui dengan kondisi sangat baik. Awalnya saya sempat meminta Dinas Bina Marga melakukan pelapisan ulang aspal, tetapi melihat hasilnya sekarang, itu tidak diperlukan lagi," ujarnya, Selasa (2/6).

Menurut Rano, hasil pekerjaan di lapangan menunjukkan kualitas yang baik sehingga jalan dapat kembali difungsikan tanpa memerlukan penanganan tambahan pada permukaan aspal.

Baca juga:

Macet Horor Imbas Jalan Ambles Lenteng Agung Bakal Lama, Perbaikan Bisa 2 Minggu Lebih

Insiden jalan amblas terjadi pada Jumat pagi pekan lalu. Setelah kejadian tersebut, Pemprov DKI Jakarta langsung menutup akses jalan guna menghindari risiko bagi pengguna jalan.

Selain melakukan penutupan sementara, pemerintah juga menurunkan alat berat dan mempercepat proses perbaikan di lokasi.

Petugas bekerja siang dan malam selama hampir empat hari. Alhamdulillah, hari ini dua ruas jalan sudah kembali dibuka dan dapat dilalui normal,

Wakil Gubernur DKI Jakarta, Rano Karno.

Pembenahan Bahu Jalan Tetap Dilanjutkan

Meski jalur utama sudah kembali beroperasi, Rano meminta pekerjaan lanjutan di sisi kiri dan kanan jalan tetap diselesaikan.

Pembenahan tersebut mencakup perbaikan bahu jalan dan area pendukung lainnya untuk memastikan kondisi ruas jalan benar-benar aman dan nyaman bagi pengguna.

Menurutnya, langkah itu diperlukan agar arus lalu lintas dapat kembali lancar sepenuhnya tanpa menimbulkan hambatan baru di kemudian hari.

Baca juga:

Pembukaan Jalan Raya Lenteng Agung Molor dari Target, Warga Depok Siap-Siap Kembali Terisolasi

Rano menegaskan bahwa keputusan menutup sementara Jalan Raya Lenteng Agung saat proses perbaikan dilakukan merupakan langkah yang diperlukan.

Selain untuk menjamin keselamatan masyarakat, kebijakan tersebut juga memungkinkan proses penanganan berlangsung lebih cepat dan menyeluruh. (Asp)

#Pemprov DKI Jakarta #Rano Karno #Jalan Amblas #Lenteng Agung
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Penumpang Transportasi Publik Jakarta Tembus 368,4 Juta, Naik 10,8 Persen
Penumpang Transjakarta, MRT Jakarta, dan LRT Jakarta mencapai 368,4 juta pada triwulan III 2026, naik 10,8 persen dibandingkan 2025.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 21 Oktober 2026
Penumpang Transportasi Publik Jakarta Tembus 368,4 Juta, Naik 10,8 Persen
Indonesia
Rano Karno Janji 214 Sekolah Rusak di DKI Jakarta Segera Diperbaiki, Bertahap Sesuai Anggaran
Penyesuaian itu membuat sejumlah sekolah terpaksa menunggu giliran untuk direvitalisasi, dengan mempertimbangkan kemampuan fiskal Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 16 Oktober 2026
Rano Karno Janji 214 Sekolah Rusak di DKI Jakarta Segera Diperbaiki, Bertahap Sesuai Anggaran
Indonesia
Wagub Rano Minta Sekolah Jakarta Rutin Simulasi Gempa Bumi
Langkah tersebut diambil demi memastikan fasilitas pendidikan tidak hanya layak dan nyaman, tetapi juga aman bagi siswa dan tenaga pendidik.
Dwi Astarini - Jumat, 16 Oktober 2026
Wagub Rano Minta Sekolah Jakarta Rutin Simulasi Gempa Bumi
Indonesia
PAM Jaya Raih Penghargaan Gubernur DKI Jakarta 2026 Bidang Kearsipan
PAM Jaya meraih Penghargaan Gubernur DKI Jakarta Bidang Kearsipan 2026 dengan predikat AA atau Sangat Memuaskan.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 15 Oktober 2026
PAM Jaya Raih Penghargaan Gubernur DKI Jakarta 2026 Bidang Kearsipan
Indonesia
Bank Jakarta Siapkan Potensi Pembiayaan Rp 5,87 Triliun untuk Proyek Strategis DKI
Bank Jakarta menyiapkan Rp 5,87 triliun untuk proyek strategis DKI. Hal ini melalui kerja sama dengan BUMD, BUMN, hingga perangkat daerah DKI Jakarta.
Soffi Amira - Selasa, 13 Oktober 2026
Bank Jakarta Siapkan Potensi Pembiayaan Rp 5,87 Triliun untuk Proyek Strategis DKI
Indonesia
Bayar MRT Jakarta Terintegrasi JakLingko Mulai 12 Oktober 2026
Mulai 12 Oktober 2026, pembayaran MRT Jakarta terintegrasi JakLingko. Simak daftar kartu yang bisa digunakan, cara tapping, dan tarif integrasi Rp10.000.
Frengky Aruan - Sabtu, 10 Oktober 2026
Bayar MRT Jakarta Terintegrasi JakLingko Mulai 12 Oktober 2026
Indonesia
Proyek Jalan Tembus Kelapa Gading-Pulo Gadung Dipercepat, Target Selesai 2027
Pemprov DKI Jakarta mempercepat proyek jalan tembus Kelapa Gading-Pulo Gadung. Jalan ini ditargetkan seleai 2027.
Soffi Amira - Jumat, 09 Oktober 2026
Proyek Jalan Tembus Kelapa Gading-Pulo Gadung Dipercepat, Target Selesai 2027
Indonesia
Tanpa Penggusuran, Begini Rencana Pramono Ubah Wajah Kawasan Kumuh Tanah Abang
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menyiapkan AI untuk revitalisasi kawasan kumuh Tanah Abang tanpa penggusuran, ditargetkan rampung 2028.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 08 Oktober 2026
Tanpa Penggusuran, Begini Rencana Pramono Ubah Wajah Kawasan Kumuh Tanah Abang
Indonesia
Skor GCG PAM Jaya Naik, Target 100 Persen Layanan Air Dikejar 2029
Skor GCG PAM Jaya kini naik menjadi 87,099 dengan prediksi sangat baik pada 2025. Target layanan air pun dikejar pada 2029.
Soffi Amira - Kamis, 08 Oktober 2026
Skor GCG PAM Jaya Naik, Target 100 Persen Layanan Air Dikejar  2029
Indonesia
Tak Hanya Blok M, Pramono Ingin Kembangkan Pasar Baru Jadi ‘Myeongdong-nya Jakarta'
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung berencana mengembangkan Pasar Baru sebagai kawasan TOD 24 jam dan membayangkannya menjadi ‘Myeongdong-nya Jakarta’.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 07 Oktober 2026
Tak Hanya Blok M, Pramono Ingin Kembangkan Pasar Baru Jadi ‘Myeongdong-nya Jakarta'
Bagikan