Rusia Blokir Akses ke Google News setelah Invasi Wagner Group

Andrew FrancoisAndrew Francois - Senin, 26 Juni 2023
Rusia Blokir Akses ke Google News setelah Invasi Wagner Group

Warga Rusia kini tak bisa akses Google News. (Foto: Unsplash/Rubaitul Azad)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

PENYEDIA layanan internet di Rusia telah memblokir akses ke Google News setelah Presiden Vladimir Putin menuduh Yevgeny Prigozhin, pemimpin kelompok paramiliter Wagner, terlibat dalam 'pemberontakan bersenjata'.

Beberapa perusahaan telekomunikasi Rusia, termasuk Rostelecom, U-LAN, dan Telplusl, telah memblokir akses pengguna web di dalam negeri ke agregator berita tersebut. Google belum memberikan komentar terkait hal ini saat ini.

Pada Jumat (23/6) malam, tentara bayaran dari Grup Wagner melintasi perbatasan dari Ukraina ke Rostov-on-Don, yang berjarak 20 mil dari Laut Azov, dan tampaknya berhasil merebut kota tersebut tanpa banyak perlawanan dari pasukan reguler.

Baca juga:

Rusia Ditetapkan Sebagai Dark Zone di 'Pokemon Go'

Rusia kecam aksi Wagner Group. (Foto: Unsplash/Filip Andrejevic)

Pada Sabtu (24/6), berita dari BBC melaporkan bahwa pasukan Wagner sedang bergerak ke utara menuju Moskow. Prigozhin telah bersumpah untuk menggulingkan Kementerian Pertahanan Rusia sebagai respons terhadap serangan rudal yang menurutnya dilakukan oleh tentara reguler terhadap personel Wagner di Ukraina.

Selain sebagai pendiri Grup Wagner, Prigozhin juga adalah pendana dan pencipta Badan Riset Internet, sebuah strategi pembajakan yang terlibat dalam Kampanye gangguan pemilu AS pada 2016.

Putin menggambarkan pemberontakan Prigozhin sebagai tindakan yang mengancam nyawa terhadap keamanan Rusia dan mengancam akan memberikan konsekuensi yang keras bagi siapa pun yang bergabung dengan kelompok paramiliter tersebut.

Baca juga:

Jual 49 Persen Saham, Ford Resmi Tinggalkan Rusia

Wagner Group sepakat untuk mundur dari Moskow. (Foto: Unsplash/Diego González)

"Setiap orang yang sengaja memulai jalur pengkhianatan, mempersiapkan pemberontakan bersenjata, memilih jalur pemerasan dan metode teroris - mereka akan menderita hukuman yang tak terhindarkan," katanya seperti dilaporkan The Washington Post.

Kabar terakhir, Prigozhin telah memerintahkan pasukannya utuk mundur dari Moskow dan keluar dari Rostov. Keputusan itu datang setelah Belarusia menengahi masalah tersebut. Melalui kesepakatan itu, Prigozhin setuju untuk meninggalkan Rusia dan pindah ke Belarusia.

Setelah invasi Rusia ke Ukraina pada 2022, banyak perusahaan teknologi Barat menarik diri dari negara tersebut atau melihat layanan mereka diblokir oleh regulator telekomunikasi Roskomnadzor. Facebook dan Twitter adalah contoh platform yang telah sebagian atau sepenuhnya diblokir di dalam negeri sejak Maret 2022. (waf)

Baca juga:

EA Sports Hapus Tim dan Liga Rusia di 'FIFA 22' dan 'NHL 22'

#Google #Rusia
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Andrew Francois

I write everything about cars, bikes, MotoGP, Formula 1, tech, games, and lifestyle.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Dunia
Putin Tambah 15.500 Personel Militer Rusia, Zelensky Klaim Rencana Korut Kirim 10.000 Tentara
Presiden Rusia Vladimir Putin menandatangani dekret yang menambah 15.500 personel ke dalam struktur resmi Angkatan Bersenjata Rusia.
Yusuf Abdillah - Selasa, 29 September 2026
Putin Tambah 15.500 Personel Militer Rusia, Zelensky Klaim Rencana Korut Kirim 10.000 Tentara
Dunia
15 Pulau Anyar Muncul Kawasan Arktik Akibat Pemanasan Global
Pemanasan global menyebabkan bagian depan gletser, yang dikenal sebagai gletser outlet, mengalami penyusutan
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 29 September 2026
15 Pulau Anyar Muncul Kawasan Arktik Akibat Pemanasan Global
Indonesia
Luncurkan 16 Satelit Setiap Tahun, Rusia Inggin Gandeng Indonesia
AI menjadi bagian dari agenda transformasi digital yang dibahas dalam pertemuan, termasuk pemanfaatannya untuk pendidikan dan penguatan literasi digital masyarakat.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 25 September 2026
Luncurkan 16 Satelit Setiap Tahun, Rusia Inggin Gandeng Indonesia
Tekno
Gemini AI Salah Sasaran Saat Uji Keamanan, Retas 3 Perusahaan Sungguhan
Gemini seharusnya hanya berinteraksi dengan perusahaan fiktif yang menjadi target simulasi.
Yusuf Abdillah - Selasa, 22 September 2026
Gemini AI Salah Sasaran Saat Uji Keamanan, Retas 3 Perusahaan Sungguhan
Dunia
Pesawat Presiden Ukraina Nyaris Tertabrak Drone di Moldova, Memicu Kebakaran Dekat Bandara
Pesawat Zelenskyy nyaris terkena drone saat lepas landas dari Moldova dalam perjalanan menuju Oslo untuk menghadiri pemakaman Raja Harald V.
Dwi Astarini - Kamis, 10 September 2026
Pesawat Presiden Ukraina Nyaris Tertabrak Drone di Moldova, Memicu Kebakaran Dekat Bandara
Indonesia
8 Orang WNI Bergabung di Perang Ukraina-Rusia, Pemerintah Bakal Dengarkan Rusia
Dalam proses verifikasi itu, perlu mendengarkan keterangan dari pihak Rusia, pihak terkait, dan WNI yang bersangkutan.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 09 September 2026
8 Orang WNI Bergabung di Perang Ukraina-Rusia, Pemerintah Bakal Dengarkan Rusia
Indonesia
Kemenlu Dalami Klaim Ukraina soal 8 WNI Direkrut Jadi Militer Rusia
Kemenlu memiliki tugas memberikan pelindungan kepada WNI di luar negeri.
Dwi Astarini - Sabtu, 05 September 2026
Kemenlu Dalami Klaim Ukraina soal 8 WNI Direkrut Jadi Militer Rusia
Indonesia
Indonesia Rayu Rusia Garap 138 Blok Eksplorasi Migas di Indonesia
Indonesia sedang membahas kerja sama dengan kelompok-kelompok perusahaan Rusia untuk mengembangkan sejumlah proyek bersama di bidang energi, termasuk kilang dan terminal penyimpanan.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 04 September 2026
Indonesia Rayu Rusia Garap 138 Blok Eksplorasi Migas di Indonesia
Indonesia
Indonesia Berencana Bangun Pabrik Pupuk di Vladivostok Rusia
Posisi Vladivostok yang menghadap kawasan Pasifik dinilai strategis karena kawasan tersebut selama ini menjadi salah satu pasar utama Pupuk Indonesia.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 04 September 2026
Indonesia Berencana Bangun Pabrik Pupuk di Vladivostok Rusia
Indonesia
Filosofi Rusia-Indonesia Bertemu di Pidato Prabowo: Gotong Royong = Odin v Pole ne Voin
Presiden Prabowo Subianto di EEF 2026 mengaitkan pepatah Rusia Odin v pole ne voin dengan filosofi gotong royong Indonesia.
Wisnu Cipto - Jumat, 04 September 2026
Filosofi Rusia-Indonesia Bertemu di Pidato Prabowo: Gotong Royong = Odin v Pole ne Voin
Bagikan