Rupiah Melemah ke Rp 17.717 per Dolar AS, Menkeu Purbaya Minta Masyarakat Tak Panik

Ananda Dimas PrasetyaAnanda Dimas Prasetya - Selasa, 19 Mei 2026
Rupiah Melemah ke Rp 17.717 per Dolar AS, Menkeu Purbaya Minta Masyarakat Tak Panik

Menteri Keuangan RI, Purbaya Yudhi Sadewa. Foto: MerahPutih.com/Asropih

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Melemahnya nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat hingga menyentuh level Rp 17.717 memicu kekhawatiran masyarakat terhadap kondisi ekonomi dan daya beli, terutama bagi kelompok menengah ke bawah.

Menanggapi hal tersebut, Purbaya Yudhi Sadewa meminta masyarakat untuk tidak panik menghadapi tekanan terhadap rupiah yang terjadi belakangan ini.

“Jadi jangan khawatir,” kata Menteri Purbaya di Istana Kepresidenan Jakarta pada Senin (18/5).

Menurut Purbaya, fundamental ekonomi Indonesia saat ini masih berada dalam kondisi yang kuat. Pemerintah, kata dia, juga terus berupaya mempercepat penguatan ekonomi nasional agar tetap tumbuh positif di tengah tekanan global.

“Kita betul-betul memperbaiki ekonomi dan sudah kelihatan di triwulan keempat dan triwulan pertama tahun ini kita sudah tumbuh semakin cepat dan kita akan jaga terus supaya lebih cepat lagi,” ujarnya.

Baca juga:

Masih Perlu 2 Bulan Lagi, Gubernur BI Berikan Janji Rupiah Menguat di Juli Nanti

Ia menilai tekanan terhadap mata uang domestik hanya bersifat sementara dan diproyeksikan mulai mereda dalam waktu dekat.

Pemerintah saat ini disebut mulai melakukan intervensi di pasar obligasi melalui skema bond stabilization fund (BSF). Langkah tersebut dilakukan seiring mulai masuknya kembali investor asing ke pasar keuangan domestik.

“Saya pikir pertengahan minggu ini juga sudah mulai berkurang. Pemerintah sudah masuk ke bond market sedikit demi sedikit, asing juga mulai masuk, sehingga tekanan di bond mestinya berkurang. Biasanya kalau tekanan di bond berkurang, sentimen negatif juga berkurang ke nilai tukar,” tuturnya.

Baca juga:

Rupiah Tembus Rp 17.701 per Dolar AS, DPR Ingatkan Dampaknya Bisa Terasa hingga Desa

Purbaya juga membantah anggapan sejumlah pihak yang menyebut kondisi fiskal Indonesia sedang bermasalah. Ia menegaskan postur Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara masih dalam kondisi sehat.

Menurutnya, pemerintah bahkan akan menggelar konferensi pers untuk memaparkan data terkait kondisi fiskal dan APBN kepada publik.

“Fundamental ekonomi kita bagus, fiskal kita bagus. APBN kita yang sebagian majalah ekonomi bilang berantakan. Nggak, kita bagus sekali. Dan mereka gak ngerti apa yang kita kerjakan,” tegasnya. (Asp)

#Purbaya Yudhi Sadewa #Menteri Keuangan #Kurs Rupiah #Ekonomi
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Anggaran Negara Habis, Sekolah Negeri Kembali Bebankan SPP
Ramai unggahan media sosial yang menyebut anggaran negara habis dan tahun 2027 sekolah akan kembali bebankan SPP. Simak kebenaran informasinya.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 12 Oktober 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Anggaran Negara Habis, Sekolah Negeri Kembali Bebankan SPP
Olahraga
IHSG Hari Ini Anjlok Parah dan Rupiah Loyo pada Penutupan Perdagangan Kamis 8 Oktober 2026
Pergerakan IHSG anjlok parah ke level 6.031 dan nilai tukar Rupiah hari ini melemah hingga Rp17.915 per USD. Simak rincian pergerakan pasar selengkapnya!
Angga Yudha Pratama - Kamis, 08 Oktober 2026
IHSG Hari Ini Anjlok Parah dan Rupiah Loyo pada Penutupan Perdagangan Kamis 8 Oktober 2026
Indonesia
Ungkap Arah APBN 2027, Menkeu Suahasil: Kejar Pertumbuhan 6 Persen Tetap Jaga Disiplin Fiskal
APBN 2027 menganggarkan belanja Rp 4.106,3 triliun dengan defisit Rp 671,2 triliun atau 2,4 persen PDB untuk mendukung target ekonomi 6 persen.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 08 Oktober 2026
Ungkap Arah APBN 2027, Menkeu Suahasil: Kejar Pertumbuhan 6 Persen Tetap Jaga Disiplin Fiskal
Indonesia
Rupiah Hari Ini Tancap Gas Libas Dolar AS, Suku Bunga The Fed Batal Naik?
Cari tahu penyebab nilai tukar rupiah hari ini menguat tajam terhadap dolar AS. Cek update terbaru pergerakan kurs JISDOR dan imbas inflasi Amerika Serikat di sini!
Angga Yudha Pratama - Jumat, 02 Oktober 2026
Rupiah Hari Ini Tancap Gas Libas Dolar AS, Suku Bunga The Fed Batal Naik?
Indonesia
Ketegangan AS-Iran Makin Menjadi, Prediksi Nilai Tukar Rupiah Terancam Tembus Rp18.000
Prediksi nilai tukar Rupiah hari ini melemah hingga Rp18.000 akibat naiknya harga minyak global imbas konflik AS-Iran dan perombakan kabinet Prabowo. Cek analisis lengkapnya di sini!
Angga Yudha Pratama - Jumat, 02 Oktober 2026
Ketegangan AS-Iran Makin Menjadi, Prediksi Nilai Tukar Rupiah Terancam Tembus Rp18.000
Indonesia
Rupiah Kembali Dekati Rp 18.000 Per Dolar, Pengumuman Inflasi Mempengaruhi
Pelemahan rupiah dipengaruhi pengumuman inflasi Indonesia yang mencapai 3,28 persen.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 01 Oktober 2026
Rupiah Kembali Dekati Rp 18.000 Per Dolar, Pengumuman Inflasi Mempengaruhi
Indonesia
Akhirnya Dolar AS Keok ke Rp17.894, Simak Jurus Intervensi BI dan Efek Jatuhnya Harga Minyak Dunia
Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS sukses menguat tajam ke level Rp17.894! Simak faktor utamanya, mulai dari manuver berani Bank Indonesia hingga anjloknya harga minyak dunia.
Angga Yudha Pratama - Rabu, 30 September 2026
Akhirnya Dolar AS Keok ke Rp17.894, Simak Jurus Intervensi BI dan Efek Jatuhnya Harga Minyak Dunia
Indonesia
Dolar AS Keok! Cek Prediksi Kurs Rupiah Hari Ini Usai Arab Saudi Buka Kran Ekspor Minyak
Nilai tukar rupiah hari ini terpantau menguat terhadap dolar AS berkat anjloknya harga minyak dunia dan intervensi sigap Bank Indonesia. Cek prediksi kurs selengkapnya di sini!
Angga Yudha Pratama - Rabu, 30 September 2026
Dolar AS Keok! Cek Prediksi Kurs Rupiah Hari Ini Usai Arab Saudi Buka Kran Ekspor Minyak
Indonesia
Rupiah Hari Ini Loyo ke Rp17.981, Ancaman The Fed & Harga Minyak Jadi Biang Keroknya
Nilai tukar rupiah hari ini ditutup melemah ke level Rp17.981 per dolar AS gara-gara ancaman pengetatan kebijakan The Fed dan naiknya harga minyak. Cek analisis kurs selengkapnya di sini!
Angga Yudha Pratama - Selasa, 29 September 2026
Rupiah Hari Ini Loyo ke Rp17.981, Ancaman The Fed & Harga Minyak Jadi Biang Keroknya
Indonesia
Rupiah Anjlok ke Rp18.000 per Dolar AS, Skenario Intervensi BI dan Pemicu Utamanya
Nilai tukar Rupiah hari ini tembus Rp18.000 per dolar AS. Simak penjelasan lengkap Bank Indonesia (BI) soal penyebab dolar naik tajam dan strategi intervensi pasarnya di sini!
Angga Yudha Pratama - Selasa, 29 September 2026
Rupiah Anjlok ke Rp18.000 per Dolar AS, Skenario Intervensi BI dan Pemicu Utamanya
Bagikan