MerahPutih.com - Pemerintah telah menyiapkan pembiayaan untuk penanganan bencana gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT).
Dukungan anggaran tersebut akan disesuaikan dengan kebutuhan penanganan dampak bencana serta tahapan pemulihan yang dilakukan pemerintah.
Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa menuturkan, Senin (17/8), dukungan tersebut ditetapkan melalui rapat bersama Satuan Tugas (Satgas) Penanggulangan Pascabencana DPR.
“Dana tersebut menjadi sumber pembiayaan awal untuk merespons kebutuhan penanganan bencana,” jelas Purbaya kepada wartawan di Jakarta.
Baca juga:
Menko PMK dan Kepala BNPB Ikuti Upacara HUT ke-81 RI di Lokasi Terdampak Gempa NTT
Dana BNPB Masih Tersedia
Menurut Menkeu, masih terdapat dana BNPB sebesar Rp 5 triliun yang biasanya digunakan untuk pembiayaan pada tahap awal penanganan bencana.
Sebagian dana itu sudah terpakai tetapi masih cukup, kalau kurang akan kami tambahkkan langsung,
Menteri Keuangan RI, Purbaya Yudhi Sadewa.
Purbaya menambahkan, penanganan bencana akan dilakukan secara bertahap.
Pada tahap awal, penanganan dimulai dengan respons kedaruratan menggunakan anggaran yang telah disiapkan.
Apabila kebutuhan pembiayaan meningkat, pemerintah akan menyesuaikan dukungan anggaran berdasarkan kondisi di lapangan.
Baca juga:
Prabowo Ajak Doakan Pahlawan dan Korban Bencana NTT saat Upacara HUT ke-81 RI
Pemerintah Siapkan Dana Siaga
Menurut Purbaya, pemerintah memiliki dana yang bersifat siaga. Ketersediaan dana tersebut memungkinkan pemerintah memberikan dukungan pembiayaan untuk menangani dampak bencana sesuai kebutuhan.
Namun, khusus pembangunan kembali fasilitas umum (fasum) yang tidak dapat dibiayai melalui BNPB, diperlukan koordinasi dengan kementerian/lembaga terkait.
“Sehingga seluruh proses penanganan bencana dan pemulihan dapat berjalan dengan kordinasi yang baik,” tutup Purbaya. (Knu)