MerahPutih Keuangan - Nilai tukar rupiah terhadap dollar Amerika Serikat (AS) dibuka menguat pada perdagangan antarspot pagi ini. Penguatan rupiah diperkirakan masih akan bergerak terbatas.
Pada perdagangan hari ini, Kamis (22/9) kurs rupiah terhadap dollar AS dibuka menguat 0,24 persen atau 32 poin ke Rp13.105 per dolar AS. Pada pukul 9:37 WIB, rupiah melanjutkan penguatan, bergerak ke level Rp13.098 per dollar AS. Menguat 0,30 persen atau 39 poin. Sementara gerak rupiah pagi ini Rp13.070-Rp13.105 per dollar AS.
Ekonom Samuel Sekuritas Rangga Cipta memperkirakan rupiah relatif stabil di saat pelemahan melanda mayoritas kurs di Asia kemarin. Namun, kekhawatiran keputusan the Fed bisa menjadi sentimen negatif.
Laporan Xinhua, yang mengutip pernyataan the Fed yang dikeluarkan Rabu (21/9) setelah pertemuan kebijakan dua hari Fed, bank sentral AS memutuskan untuk mempertahankan suku bunga federal fund tidak berubah di tengah data ekonomi lemah dan inflasi rendah baru-baru ini.
"Komite menilai bahwa alasan untuk meningkatkan suku bunga federal fund telah menguat, tetapi memutuskan, untuk saat ini, menunggu bukti lebih lanjut dari kemajuan lanjutan menuju targetnya," kata pernyataan itu seperti dikutip dari Antara.
The Fed juga mengatakan bahwa risiko-risiko jangka pendek untuk prospek ekonomi AS "tampak kurang lebih seimbang," tanda bahwa bank sentral bisa menaikkan suku pada akhir tahun ini.
Indeks dolar AS, yang mengukur greenback terhadap enam mata uang utama, turun 0,14 persen menjadi 95,881 pada akhir perdagangan.
Pada akhir perdagangan New York, euro naik menjadi 1,1173 dolar AS dari 1,1161 dolar AS pada sesi sebelumnya, dan pound Inggris naik menjadi 1,2998 dolar AS dari 1,2975 dolar AS. Dolar Australia naik ke 0,7600 dolar AS dari 0,7550 dolar AS.
Dolar AS dibeli 100,59 yen Jepang, lebih rendah dari 101,83 yen pada sesi sebelumnya. Dolar AS merosot ke 0,9759 franc Swiss dari 0,9790 franc Swiss, dan beringsut turun ke 1,3159 dolar Kanada dari 1,3213 dolar Kanada.
BACA JUGA:
- Harga Emas Melonjak Rp5.000 per Gram
- Nilai Rupiah Melemah ke Rp13.133 per Dollar AS
- Harga Emas Antam Rp602.000 per Gram
- Utang Luar Negeri Meningkat, BI: Masih Sehat
- Paket Kebijakan Ekonomi XIII Dukung Program 1 Juta Rumah